MobilKomersial.com — Daimler Truck resmi mengukir sejarah baru lewat pelepasan ekspedisi truk listrik Mercedes-Benz eActros 600 di IAA Transportation 2026. Misi keliling dunia sejauh 45.000 km ini dipimpin seorang pengemudi yaitu Tobias Wagner.
Perjalanan ambisius tersebut ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun dengan melintasi sekitar 30 negara di lima benua. Menariknya, seluruh rute direncanakan untuk diselesaikan dengan kurang dari 80 kali pengisian ulang daya.
Baca Juga: Mampu Tempuh 660 Km! Ini Spesifikasi Truk Listrik Renault E-Tech T 780 yang Baru Meluncur
Tujuan utama perjalanan ini yaitu membuktikan keandalan teknologi truk listrik jarak jauh di bawah beragam kondisi geografis, iklim, dan infrastruktur, sekaligus mendorong percepatan perluasan fasilitas stasiun pengisian daya.
“Ketika seorang pengemudii tur keliling dunia dengan truk listrik produksi massal, ini lebih dari sekadar petualangan pribadi. Ini sinyal kuat sejauh mana kemajuan teknologi telah kita capai,” ucap Christian Wilz, Chairman of the Management Board of Mercedes-Benz Trucks.

Setelah dilepas secara resmi dari Hanover, rute tahap awal mengarahkan kendaraan dari Jerman melintasi Republik Ceko, Austria, Slovakia, Hungaria, Serbia, hingga Bulgaria, sebelum melanjutkan perjalanan menembus wilayah Turki.
Mulai pertengahan Oktober, perjalanan berlanjut menjelajahi Asia Tengah dan Timur, mencakup wilayah Azerbaijan, Turkmenistan, Uzbekistan, Kirgistan, Kazakhstan, Tiongkok, Laos, Thailand, Malaysia, dan tiba di kawasan Singapura.
Tahapan rute berikutnya dilanjutkan menyeberang menuju Australia, Amerika Serikat, serta berbagai negara di kawasan Amerika Latin. Meskipun demikian, penetapan rute akhir masih mungkin menyesuaikan kondisi nyata di lapangan.
“Saya telah mengendarai truk listrik dalam angkutan jarak jauh internasional selama beberapa tahun dan paham apa yang mungkin dilakukan. Lewat tur ini, saya ingin mengetahui sejauh mana batas kita,” tutur Tobias Wagner, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: MAN TGS 60.540 8×4 BB Resmi Debut, Lahir dengan Spesifikasi ala Militer!

Baca Juga: Detail Spesifikasi Truk Listrik Mercedes-Benz eActros Lowliner, Pakai Sasis Khusus!
Kendaraan ekspedisi ini berbasis produksi massal eActros 600 pabrik Wörth am Rhein. Truk sasis 4×2 tersebut disesuaikan dengan dua dudukan roda cadangan, ban tunggal, lampu tambahan visor, dan karoseri camper dari Bliss Mobil.
Perusahaan logistik global DHL juga memberikan dukungan penuh untuk transportasi kendaraan melalui rute laut antarbenua, sekaligus menangani pengiriman cepat persediaan suku cadang yang dibutuhkan selama perjalanan berlangsung.
Di DHL sendiri, mereka aktif membentuk transformasi berkelanjutan angkutan barang. Lewat kemampuan logistik global, DHL memperlihatkan kepada dunia apa yang sudah dapat diwujudkan dalam pengiriman logistik.
Sisi teknis Mercedes-Benz eActros 600 dibekali tiga paket baterai berkapasitas masing-masing 207 kWh, menghasilkan total daya terpasang 621 kWh. Teknologi sel Lithium Iron Phosphate (LFP) ini bisa dipakai lebih dari 95%.

Kapasitas baterai masif tersebut memungkinkan eActros 600 menempuh jarak 500 km tanpa pengisian ulang daya. Dalam kondisi paling efisien, jarak tempuh mampu mencapai 560 km atau lebih dari 1.000 km sehari dengan pengisian jeda.
Truk ini menggunakan poros penggerak listrik efisien buatan sendiri. Secara teknis, kendaraan dirancang untuk bobot kombinasi kotor hingga 44 ton, serta sanggup membawa muatan bersih sekitar 22 ton dengan semitrailer standar.
Baca Juga: Hanya Ada 30 Unit di Dunia! Truk Renault T High Ultimate Edition Meluncur
Sistem pengisian standar memanfaatkan teknologi CCS berdaya 400 kW. Selain itu, Tobias melengkapi truk dengan stasiun pengisian DC mandiri buatan Alpitronic agar bisa diisi dari stopkontak AC hingga daya 43 kW saat darurat.
Keberhasilan eActros 600 yang sebelumnya meraih gelar International Truck of the Year 2025 kian memperkuat optimisme bahwa masa depan transportasi angkutan barang bebas emisi dapat diwujudkan secara nyata di skala global.










