MobilKomersial.com — MAN Truck & Bus, Rheinmetall MAN Military Vehicles (RMMV), dan WB Group resmi mengumumkan kemitraan strategis baru. Kerja sama ini diumumkan pada pameran pertahanan MSPO di Polandia untuk memperkuat pasar pertahanan Eropa.
Aliansi ini menggabungkan keahlian teknologi, industri, dan operasional guna memenuhi kebutuhan pasukan militer Eropa. Lewat European Defence Initiative, ketiga perusahaan mengeksplorasi pengembangan sistem pertahanan bersama.
Baca Juga: Mercedes-Benz Rilis Truk Sultan Edisi 130 Tahun, Cuma 400 Orang Bisa Punya!
Fokus utama kemitraan ini difokuskan pada pengembangan solusi mobilitas militer yang skalabel serta memiliki interoperabilitas tinggi. Integrasi ini memadukan platform tangguh RMMV dengan sistem komando canggih WB Group.
Sistem komunikasi, pengintaian, serta teknologi tanpa awak buatan WB Group akan melengkapi platform armada MAN. Kolaborasi industri ini diharapkan mampu menciptakan kapabilitas pertahanan Eropa yang lebih mandiri dan kuat.

Reaktivasi Merek Lokal Star
Pada ajang MSPO tersebut, MAN juga mengumumkan pengaktifan kembali merek legendaris, Star ,di Polandia. Merek ini difokuskan untuk kendaraan logistik militer serta armada pendukung melalui skema kolaborasi yang luas.
Aktivitas militer MAN disatukan lewat Joint Venture bersama Rheinmetall untuk menggarap pasar komersial pertahanan. Armada berbasis MAN TGS 6×6 dipamerkan secara khusus sebagai simbol lahirnya kembali merek ikonik Star.
Ke depan, kendaraan non-tempur seperti armada pemadam kebakaran, Palang Merah, dan militer akan memakai merek Star. Strategi ini memadukan warisan kebanggaan nasional Polandia dengan rekayasa teknologi modern buatan MAN.
“Meningkatnya kebutuhan logistik dan dinamika geopolitik membutuhkan kemitraan industri yang kuat. Lewat Star, kami memadukan produksi lokal dan jaringan servis unggulan,” ujar Alexander Vlaskamp, CEO MAN Truck & Bus mengutip keterangannya, Senin (14/9/2026).
Baca Juga: Volvo Trucks Indonesia Jamin Truk Volvo FMX Edge Aman Tenggak BBM B50!

Baca Juga: Toyota dan Iveco Kembangkan Truk Hidrogen Bersama, Tahan Operasional 25.000 Jam?
Tradisi Lokal dan Spesifikasi Modern
Sejak berdiri pada 1948, Star menjadi merek kendaraan komersial legendaris yang membentuk logistik Polandia. Merek ini makin mendunia setelah truk Star dijadikan basis kendaraan Popemobile pertama Paus Yohanes Paulus II.
Saat ini, lebih dari 10.000 unit kendaraan Star masih beroperasi aktif di berbagai penjuru Polandia. Relaunch ini menyatukan sejarah panjang tersebut dengan kapasitas manufaktur modern yang dimiliki oleh pihak MAN.
Truk Star masa depan menggunakan basis seri MAN TGM dan TGS dengan spesifikasi penggerak 4×4 hingga 6×6. Varian TGS 6×6 mengusung mesin diesel canggih berdaya hingga 510 hp serta dilengkapi sistem penggerak roda all-wheel.
Sasis canggih kendaraan ini diproduksi langsung di pabrik utama MAN yang berlokasi di Krakow, Polandia. Semua unit baru dijamin dibekali fitur keselamatan tertinggi serta sistem asisten pengemudi paling modern saat ini.

Langkah mereaktivasi Star merupakan bagian dari komitmen investasi jangka panjang MAN di pasar Polandia. Selama lebih dari tiga dekade, Polandia telah menjadi pusat produksi dan pasar paling krusial bagi MAN di Eropa.
MAN menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah Polandia senilai 1,2 miliar euro untuk pabrik Krakow. Investasi raksasa ini bertujuan memperluas kapasitas produksi dan memperkuat rantai nilai industri lokal negara.
Baca Juga: Profil Truk Tambang Shacman X5000 8×4 Hybrid
Saat ini MAN mempekerjakan sekitar 7.000 karyawan di pabrik truk Krakow, bus Starachowice, dan Poznan. Pada 2025 lalu, MAN berhasil mendistribusikan sekitar 9.000 unit kendaraan di seluruh wilayah pasar Polandia.
Pabrik Krakow kini diperluas dari 130.000 m2 menjadi 270.000 m2 dengan kapasitas 300 unit per hari. Fasilitas ini memegang peranan kunci dalam memproduksi truk MAN generasi terbaru, termasuk varian pemfokusan listrik.











