MobilKomersial.com — Dibekali mesin turbo dengan kode 4B40 berkapasitas 1.500cc MIVEC water-cooled intercooler, perawatan dapur pacu Mitsubishi Destinator sangat mudah dirawat bahkan perawatan dan perlakuannya sama saja dengan mesin bakar konvensional non-turbo tak perlu perhatian khusus.
Dikutip dari laman Mitsubishi Motors, jika di masa sebelumnya mesin turbo wajib dijeda beberapa saat sebelum dimatikan sehabis dipakai, maka isu tersebut tak diperlukan lagi pada mesin Mitsubishi Destinator. Keberadaan sistem pendingin turbo dengan prinsip water-to-air mampu menjaga suhu udara yang dimampatkan ke mesin tetap stabil. Jadi mesin aman dimatikan kapan saja.
Baca juga: Rahasia Mitsubishi Destinator Tak Limbung Saat di Perjalanan

Meski sama perawatan dan perlakuannya dengan mesin konvensional, namun sebaiknya bagi para pengguna Mitsubishi Destinator disarankan untuk mengganti oli mesin secara rutin dan jangan sampai terlewat untuk mengganti oli mesin, karena turbo ini sangat membutuhkan kualitas oli yang sangat baik untuk melumasi bagian-bagian penting di dalamnya.
Selain rutin mengganti oli mesin, menggunakan bahan bakar dengan kadar oktan 95 untuk Destinator menjadi poin utama, Dengan menggunakan bahan bakar sesuai yang dianjurkan pabrikan, terutama pada mesin turbo, performa kendaraan akan lebih optimal, mesin bekerja lebih halus, serta konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.
Kinerja mesin turbo sangat ditentukan dari pasokan udara ke dalam mesin. Sebaiknya pengguna Mitsubishi Destinator selalu jaga kebersihan saringan udara ke mesin agar kinerja turbo tetap maksimal.
Baca juga: Banyak Ruang Penyimpanan di Kabin Mitubishi Destinator, Perjalanan Jauh Semakin Mudah

Lebih lanjut, mesin dari Mitsubishi Destinator mampu menghasilkan tenaga 160 dk dan torsi 250 Nm. Fitur tenaga dan efisiensi mesin ini amat diidam-idamkan para pengguna mobil harian yang menyukai mesin gesit namun irit. Selain itu juga didukung oleh fitur berkendara yang mutakhir.
Lalu, jika mobil tidak akan dipakai dalam waktu yang lama, sebaiknya selalu lakukan pemanasan mesin. Hal ini supaya oli tetap bersirkulasi ke ruang bakar dan turbo, sehingga bagian internalnya tetap terlumasi dengan baik.











