MobilKomersial.com — Saat berkendara ke satu tempat lalu menuju area parkir, kadang kala antrean kendaraan di pintu masuk serta lahan parkir yang sempit menjadi kendala apalagi jika tidak menemukan slot untuk parkir.
Situasi tersebut semakin terasa di pusat perbelanjaan dengan tingkat mobilitas tinggi, pengemudi kerap harus berputar mencari ruang parkir, lalu kembali menghadapi tantangan lain seperti lupa lokasi kendaraan atau berjalan cukup jauh menuju area parkir.
Menjawab tantangan tersebut, Jaecoo Indonesia menghadirkan fitur teknologi canggih Super Intelligent Valet Parking (SIVP) yang dirancang untuk memberikan pengalaman parkir yang lebih nyaman dan efisien.
Baca juga: Jaecoo Uji Coba J7 SHS-P di Indonesia, Tonjolkan Fitur Parkir Sendiri Tanpa Pengemudi

Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama mengungkapkan bahwa seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan, perhatian industri otomotif mulai bergeser.
“Jika sebelumnya inovasi kendaraan fokus pada performa, efisiensi, atau keselamatan berkendara, kini berbagai produsen mulai mengembangkan teknologi yang dirancang untuk membantu menyelesaikan tantangan mobilitas sehari-hari, termasuk kendaraan di area parkir,” kata Ilham, Kamis (23/7/2026).
Menurut Ilham, perkembangan tersebut sejalan dengan tren global intelligent parking. Berdasarkan laporan Fortune Business Insights, sistem intelligent parking mampu mengoptimalkan pemanfaatan ruang parkir melalui integrasi sensor, kamera, dan navigasi digital.
Baca juga: Omoda dan Jaecoo Raih Sertifikasi UN/ECE R171 Berkat Fitur Parkir Pintar
“Teknologi ini diperkirakan dapat memangkas waktu pencarian parkir hingga 45–55 % sekaligus meningkatkan kelancaran arus kendaraan di area parkir. Di Indonesia, intelligent parking kembali mencuat setelah memperlihatkan sebuah Jaecoo J7 SHS-P SIVP melakukan manuver parkir secara otomatis,” ujarnya.
Melalui SIVP, kata Ilham, pihaknya ingin menghadirkan solusi yang membuat pengalaman parkir menjadi lebih praktis dan nyaman, serta saat ajang GIIAS 2026 nanti, masyarakat dapat melihat langsung bagaimana teknologi ini bekerja.










