• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Tips

Mengenal Dwelling Time, Istilah Sederhana yang Bisa Bikin Perusahaan Logistik Gulung Tikar!

M. Bagas Putra by M. Bagas Putra
14/07/2026
in Tips, Truk
0
Mengenal Dwelling Time, Istilah Sederhana yang Bisa Bikin Perusahaan Logistik Gulung Tikar!

Ilustrasi Truk Logistik UD Trucks Quester di Pelabuhan

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com — Aktivitas arus barang dalam rantai pasok global menuntut pergerakan yang serbacepat dan presisi. Namun, dinamika di lapangan sering kali terhambat oleh satu indikator krusial yang dikenal sebagai dwelling time.

Secara teknis, istilah ini merujuk pada total durasi waktu yang dihabiskan oleh komoditas atau kontainer di area penumpukan, baik di pelabuhan, terminal, maupun gudang penyimpanan, sebelum barang tersebut dibongkar atau diteruskan ke destinasi akhir.

Baca Juga: Kenali Fungsi Vital Bushing pada Sistem Suspensi Truk dan Cara Merawatnya

Melansir laman resmi Astra UD Trucks pada Selasa (14/7/2026), ketika durasi penumpukan ini membengkak, efisiensi operasional langsung merosot dan memicu efek domino yang merugikan korporasi.

Anatomi Hambatan Arus Barang di Terminal Logistik

Memperpanjangnya masa tinggal barang di pelabuhan tidak terjadi tanpa sebab. Faktor utama yang kerap memicu stagnasi ini adalah sistem birokrasi administrasi kepabeanan yang belum sepenuhnya terintegrasi secara digital.

Ilustrasi Truk Logistik di Pelabuhan/Foto: dok.JICT

Keterlambatan verifikasi dokumen manifest, hingga minimnya sinkronisasi data antar pemangku kepentingan seperti otoritas pelabuhan, agen pelayaran, dan penyedia jasa logistik menjadi jangkar yang memperlambat arus keluar-masuk barang.

Mengidentifikasi simpul kemacetan ini sangat penting agar manajemen dapat merumuskan langkah mitigasi yang tepat tanpa menabrak regulasi keamanan yang berlaku. Secara operasional, pembengkakan dwelling time berbanding lurus dengan lonjakan pengeluaran. 

Dimana, setiap perusahaan terpaksa mengalokasikan anggaran lebih besar untuk membayar biaya sewa lahan penumpukan (storage fee) serta denda keterlambatan pengembalian kontainer atau demurrage.

Di luar kerugian finansial langsung, efek berantainya menyasar pada aspek non-finansial yang tidak kalah fatal, yaitu rusaknya linimasa distribusi. Jadwal pengiriman yang meleset berpotensi merusak rantai produksi hilir dan menurunkan tingkat kepercayaan pelanggan.

Ilustrasi Downtime Truk Logistik/Foto: dok.Astra UD Trucks

Transformasi Digital dan Integrasi Sistem Terpadu

Guna memangkas waktu tunggu, adopsi teknologi mutakhir mutlak diperlukan, seperti mengintegrasikan sistem internal perusahaan dengan platform interkoneksi pelabuhan dan bea cukai untuk mengotomatisasi pertukaran data dokumen secara real-time.

Selain itu, implementasi perangkat lunak manajemen canggih seperti Warehouse Management System (WMS) dan Transportation Management System (TMS) terbukti mampu mengoptimalkan alokasi ruang simpan serta mempercepat pergerakan armada.

Baca Juga: Cuma 10 Menit! Ritual Sepele Ini Bisa Selamatkan Truk dari Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Pada era industri berbasis digital, kecepatan dan transparansi pengiriman menjadi parameter utama. Perusahaan yang sukses menekan indeks dwelling time akan memiliki keunggulan kompetitif karena mampu beroperasi dengan struktur biaya yang lebih ramping.

Kendati demikian, melalui pemanfaatan analisis data logistik secara berkala, manajemen dapat mendeteksi potensi hambatan operasional sejak dini dan melakukan perbaikan sistem secara berkelanjutan.

Tags: Dwelling TimeIstilah Sopir TrukTips TrukTruk Logistik
Previous Post

Pikap Listrik Farizon F3E Bakal Hadir di GIIAS 2026? Intip Bocoran Spesifikasinya

Next Post

Bukan Cuma Mobil Penumpang, Ini Alasan Truk, Bus, dan Karoseri Raksasa Serbu GIIAS 2026!

M. Bagas Putra

M. Bagas Putra

Related Posts

Hino Jadi Kendaraan Niaga Pertama yang Raih Sertifikasi TKDN
Tips

Agar Tidak Terjadi Kerusakan, Sasis Truk Juga Perlu Perawatan

13/07/2026
Antisipasi Ngobos Pada Kendaraan Diesel, Pakai Oli Mesin yang Berkualitas
Mobil dan Motor

Pentingnya Merawat Kendaraan Saat Cuaca Panas Ekstrem

13/07/2026
MAN TGX Truckers’ Edition, Dirancang oleh Ratusan Sopir Logistik, Simak Keistimewaannya
Truk

MAN TGX Truckers’ Edition, Dirancang oleh Ratusan Sopir Logistik, Simak Keistimewaannya

13/07/2026
Canggihnya Fitur VDS Pada Truk Volvo, Bisa Digerakkan Dengan Remote Control
Truk

Canggihnya Fitur VDS Pada Truk Volvo, Bisa Digerakkan Dengan Remote Control

11/07/2026
Canggihnya Fitur Baru Scania ProDriver, Sopir Truk Kini Punya ‘Dosen’ Virtual
Truk

Canggihnya Fitur Baru Scania ProDriver, Sopir Truk Kini Punya ‘Dosen’ Virtual

11/07/2026
Truk Listrik Rizon Punya Bodi Baru untuk Kebutuhan Konstruksi
Truk

Truk Listrik Rizon Punya Bodi Baru untuk Kebutuhan Konstruksi

10/07/2026
Next Post
Pecahkan Rekor Baru, 475.084 Pengunjung Ramaikan GIIAS 2024

Bukan Cuma Mobil Penumpang, Ini Alasan Truk, Bus, dan Karoseri Raksasa Serbu GIIAS 2026!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com