MobiKomersial.com — Pasar otomotif tanah air kedatangan standar baru. Karakteristik generasi yang aktif dan serba digital seperti Gen Z kini menuntut kendaraan yang tidak hanya ramah di kantong, tetapi juga cerdas dalam memfasilitasi kebutuhan mobilitas harian.
Menjawab tantangan tersebut, Suzuki Indonesia menghadirkan S-Presso sebagai salah satu city car kompak yang memadukan efisiensi konsumsi bahan bakar dengan fleksibilitas konektivitas modern.
Baca Juga: Mudahkan Stop and Go, Begini Skenario Penggunaan Fitur Canggih di Suzuki Grand Vitara
Efisiensi biaya operasional menjadi daya tarik utama. Dapur pacu Suzuki S-Presso dibekali dengan mesin K10C berkapasitas 1.000 cc, 3-silinder yang mampu menyemburkan tenaga 65 dk di putaran 5.500 rpm dan torsi puncak 90 Nm di putaran 3.500 rpm.
Dengan volume tangki bahan bakar 27 liter, pengguna hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 300.000-an untuk pengisian dari kondisi kosong hingga penuh. Angka ini didasarkan pada asumsi harga BBM RON 92 saat ini yang berada di kisaran Rp 12.300 per liter.

Bahkan, berkat fitur Engine Auto Start-Stop, konsumsi bahan bakar mobil ini diklaim mampu menembus angka 20 hingga 25 kpl (km/l) untuk rute luar kota, menjadikannya salah satu yang paling hemat di kelasnya.
Sistem kerja fitur Engine Auto Start-Stop sendiri secara otomatis mematikan siklus pembakaran saat mobil mendeteksi kondisi statis, seperti di tengah antrian kemacetan atau lampu merah, sehingga mereduksi pemborosan bahan bakar secara signifikan.
Mengenai positioning kendaraan ini, Donny Saputra selaku Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menegaskan nilai strategis produknya bagi konsumen pemula.
“Menjadi salah satu city car dengan harga terbaik di Indonesia, kami yakin S-Presso adalah investasi yang sangat tepat untuk dijadikan sebagai mobil pertama,” tegas Donny dalam keterangannya kepada MobilKomersial.com, Selasa (26/5/2026).
Baca Juga: Laris Manis! Suzuki Fronx Dinobatkan Sebagai Mobil Terbaik 2026, Apa Rahasianya?

Baca Juga: Tantang Rival, Suzuki eVitara Hadir dengan ‘Mata Kedua’ yang Bisa Rem Otomatis!
Sisi fungsionalitas S-Presso juga diseimbangkan dengan penyematan teknologi kabin yang menunjang gaya hidup digital. Pada area dashboard, terdapat head unit layar sentuh berukuran 7 inci yang bertindak sebagai pusat kendali infotainment.
Perangkat ini telah mendukung kompatibilitas Apple CarPlay dan Android Auto, memungkinkan pengendara mengintegrasikan sistem navigasi GPS, melakukan komunikasi telepon, hingga memutar audio secara aman tanpa mengalihkan fokus dari jalanan.
Donny Saputra menambahkan bahwa aspek digitalisasi ini memang dirancang secara spesifik untuk target pasar mereka. Seperti halnya informasi mengenai mekanikal kendaraan yang tersaji secara real-time melalui panel Multi Information Display (MID).
Hal itu membuat pengemudi dapat memantau parameter krusial kendaraan secara presisi, mulai dari kalkulasi rata-rata konsumsi bahan bakar hingga estimasi sisa jarak tempuh yang dapat dijangkau berdasarkan volume bahan bakar yang tersisa di dalam tangki.

“Fitur hiburan dan konektivitas S-Presso dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna muda yang terbiasa dengan perangkat digital. Perjalanan sendiri maupun bersama penumpang akan tetap terasa seru dengan berbagai fungsi di head unit,” tutur Donny.
Suzuki memosisikan kendaraan ini pada rentang harga yang kompetitif guna memastikan aksesibilitas bagi pembeli mobil pertama. Dimana, S-Presso ini diharapkan mampu menyederhanakan keputusan Gen Z dalam memilih moda transportasi pribadi yang mandiri.
Baca Juga: Sinyal Kuat Pengganti S-Presso? Ini Spesifikasi Lengkap Suzuki Xbee Yang Tampil di IIMS 2026
Mengacu pada skema harga on the road untuk wilayah DKI Jakarta, Suzuki S-Presso dengan sistem transmisi manual dipasarkan seharga Rp 173,1 juta. Sementara, untuk varian transmisi otomatis Auto Gear Shift (AGS) ditawarkan dengan harga Rp 184,6 juta.
“Kami berkomitmen menjaga mobilitas pengguna tetap aman dan efisien setiap hari, lengkap dengan jaminan layanan purna jual yang mudah diakses dimanapun mereka berada,” pungkas Donny.











