MobilKomersial.com — Dalam mendukung transportasi publik yang rendah emisi, Damri telah mengoperasikan sebanyak 316 bus listrik untuk mobilitas masyarakat lewat armada Transjakarta.
Direktur Teknik dan Fasilitas Damri, Arifin mengatakan bahwa perjalanan implementasi kendaraan listrik di Damri dimulai sejak 2020 melalui uji coba bus listrik sebagai bagian dari percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
“Implementasi bus listrik bukan hanya berbicara mengenai pergantian teknologi kendaraan, tetapi juga kesiapan ekosistem operasional, infrastruktur pengisian daya, kesiapan SDM, hingga pola mobilitas masyarakat yang terus berkembang,” kata Arifin, dalam keterangannya dikutip hari ini, Minggu (24/5/2026).
Baca juga: Sebelum Operasional, Damri Pastikan Bus Listrik dalam Kondisi Optimal

Menurut Arifin, dsst ini Damri terus melakukan penyesuaian agar implementasi transportasi rendah emisi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutanserta menyoroti pentingnya transportasi massal dalam mendukung pengurangan emisi karbon di kawasan perkotaan.
“Melalui pengembangan armada bus listrik dan integrasi layanan transportasi publik, Damri turut mendukung terciptanya sistem mobilitas yang lebih efisien, terintegrasi, dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Baca juga: Purna Tugas, 120 Bus Damri Transjakarta Pintu Tunggal Digantikan Bus Listrik

Sebagai salah satu operator bus listrik nasional, Lanjut Arifin, Damri terus memperkuat implementasi transportasi rendah emisi melalui pengoperasian armada bus listrik yang terintegrasi dengan layanan transportasi perkotaan.
“Ke depan, Damri akan terus mendukung pengembangan ekosistem transportasi publik modern melalui implementasi teknologi yang adaptif, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan transportasi rendah emisi guna menghadirkan mobilitas yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.











