• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Mobil dan Motor

Ternyata Berbeda! Begini Cara Kerja Teknologi MIVEC di Mesin Bensin dan Diesel Modern Mitsubishi

M. Bagas Putra by M. Bagas Putra
23/04/2026
in Mobil dan Motor
0
Ternyata Berbeda! Begini Cara Kerja Teknologi MIVEC di Mesin Bensin dan Diesel Modern Mitsubishi

Ilustrasi Mesin MIVEC Mitsubishi/Foto: dok.Mitsubishi

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com — Sejak debutnya pada unit Mitsubishi Mirage di tahun 1992, Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control atau yang lebih dikenal dengan sebutan MIVEC telah bertransformasi menjadi jantung mekanis yang mendefinisikan standar baru dalam dunia otomotif.

Teknologi ini lahir dari ambisi untuk menyatukan dua kutub yang seringkali bertolak belakang, efisiensi bahan bakar yang hemat di kantong serta performa mesin yang galak saat pedal gas diinjak dalam.

Baca Juga: Praktis! Begini Cara Cerdas Mitsubishi Xforce Hapus Drama ‘Turun-Naik’ Mobil Saat Parkir dan Buka Bagasi

Alih-alih menggunakan pengaturan katup statis yang kaku, MIVEC bekerja layaknya sistem pernapasan manusia yang mampu beradaptasi secara otomatis, mengambil napas pendek saat bersantai dan menarik napas dalam-dalam saat sedang berlari kencang.

Dalam ekosistem mesin bensin, kita bisa melihat kecerdasan ini bekerja pada Mitsubishi Destinator. Pada mesin ini, MIVEC memegang kendali penuh atas durasi dan seberapa tinggi katup isap terbuka, atau yang dalam istilah teknis disebut valve timing dan valve lift.

Mesin 4B40 Mitsubishi Destinator/Foto: dok.MMKSI

Mitsubishi Destinator sendiri dipersenjatai dengan mesin berkode 4B40 generasi kedua, turbo water-cooled intercooler berkapasitas 1.499 cc (1.5L) yang menghasilkan tenaga 161 dk di putaran 5.000 rpm serta torsi puncak sebesar 250 Nm di putaran 2.500-4.000 rpm.

Saat mobil melaju santai di kemacetan dengan rpm rendah, sistem akan menggunakan profil camshaft yang lebih kecil, memastikan campuran udara dan bensin masuk ke ruang bakar dalam takaran presisi, sehingga tidak ada setetes bahan bakar yang terbuang sia-sia.

Baca Juga: Bisa Berhenti Sendiri! Begini Cara Kerja Fitur Forward Collision Mitigation Mitsubishi yang Selamatkan Nyawa di Jalan

Namun, begitu melakukan kecepatan tinggi, sistem secara instan berpindah ke profil camshaft yang lebih agresif, katup akan terbuka lebih lebar dan lebih lama untuk memasok oksigen maksimal, menghasilkan tenaga yang responsif dengan tetap emisi yang bersih.

Sementara itu, pendekatan yang sedikit berbeda diterapkan pada mesin diesel modern, seperti yang tersemat pada dapur pacu pikap double cabin Mitsubishi Triton generasi terbaru, termasuk juga pada Pajero Sport.

Baca Juga: Tak Lagi Takut Mobil Gede, Ini Alasan Mitsubishi Destinator Jadi ‘Soulmate’ Baru Kaum Hawa

Pada dasarnya, Mitsubishi Triton dibekali dengan mesin diesel berkode 4N16, 4-silinder segaris, DOHC, turbo intercooler berkapasitas 2.442 cc yang menghasilkan tenaga 182 dk di putaran 3.500 rpm dan torsi 430 Nm di putaran 2.250-2.500 rpm.

Berbeda dengan mesin bensin yang lebih fokus pada besaran bukaan katup, mesin diesel MIVEC justru lebih menitikberatkan pada presisi waktu pembukaan katup isap atau yang biasa disebut intake valve timing. 

Mengingat karakteristik diesel common rail yang mengandalkan kompresi tinggi tanpa bantuan busi, pengaturan waktu masuknya udara menjadi sangat krusial, terutama saat suhu mesin masih dingin.

Mesin All-New Mitsubishi Triton/Foto: dok.Mitsubishi

Aktuator elektrik pada mesin Triton bekerja sangat cepat untuk menggeser waktu buka katup agar sesuai dengan beban kerja mesin. Hasilnya, proses pembakaran terjadi jauh lebih sempurna dan meminimalisir gejala mesin kasar yang identik dengan diesel konvensional.

Implementasi teknologi MIVEC pada kedua jenis mesin ini membuktikan bahwa inovasi tidak harus rumit untuk dirasakan manfaatnya. Pengguna Destinator akan merasakan kelincahan akselerasi yang halus, sementara pemilik Triton mendapat ketangguhan torsi yang efisien.

Baca Juga: Kini Dijual Mulai Rp 239 Jutaan, Ini Rahasia Mitsubishi L300 Tetap Digdaya di Tahun 2026

Melalui kendali elektronik yang dinamis ini, Mitsubishi berhasil membuktikan bahwa mesin pembakaran internal masih memiliki ruang luas untuk terus berevolusi menjadi lebih ramah lingkungan tanpa harus kehilangan jati dirinya sebagai mesin berperforma tinggi.

Dengan demikian, teknologi ini bukan sekedar komponen tambahan, melainkan sebuah kecerdasan buatan dalam bentuk mekanis yang memastikan setiap tetes bahan bakar dikonversi menjadi energi yang optimal.

Tags: Cara Kerja Mesin MIVECMesin MIVEC MitsubishiMitsubishi IndonesiaMitsubishi Motors Indonesia
Previous Post

Deretan Truk Pemadam Kebakaran yang Ada di Indonesia

Next Post

Hadirkan Ekosistem EV Terlengkap, Wuling Pimpin Transformasi Energi Otomotif Indonesia

M. Bagas Putra

M. Bagas Putra

Related Posts

DFSK E5 Plus Segera Mengaspal di Indonesia, Efisiensi BBM dengan Teknologi PHEV
Mobil dan Motor

DFSK E5 Plus Segera Mengaspal di Indonesia, Efisiensi BBM dengan Teknologi PHEV

22/06/2026
Kia All-New Carens Tawarkan Kenyamanan Setara dari Baris Depan Hingga Belakang!
Mobil dan Motor

Kia All-New Carens Tawarkan Kenyamanan Setara dari Baris Depan Hingga Belakang!

21/06/2026
5 Aspek Yang Buat Suzuki Jimny 5 Pintu Diserbu Masyarakat Indonesia
Mobil dan Motor

Setir Mulai Berat? Kenali Tanda Kerusakan Rack Steer Sejak Dini dan Penyebab Utamanya

20/06/2026
Akselerasi Penggunaan EV, Wuling ABC Stories Raih Tanda Kehormatan
Mobil dan Motor

Kabar Baik Buat Driver Grab! Kini Bisa Sewa Wuling BinguoEV Murah Lewat Jalur Ini

19/06/2026
Hyundai Resmi Luncurkan All New Santa FE Dengan Dua Pilihan Mesin
Mobil dan Motor

Pakai Sasis Monokok, Hyundai All-New Santa FE Diklaim Lebih Stabil dan Nyaman untuk Perjalanan Jauh

19/06/2026
Bisa Jadi Kantor Berjalan, Fitur Peugeot Partner Active Ini Manjakan Pengemudi Tunggal!
Mobil dan Motor

Bisa Jadi Kantor Berjalan, Fitur Peugeot Partner Active Ini Manjakan Pengemudi Tunggal!

19/06/2026
Next Post
Rayakan Hari Jadi ke-8 Tahun, Wuling Indonesia Perluas Jejak Ekspor Hingga ke Sri Lanka

Hadirkan Ekosistem EV Terlengkap, Wuling Pimpin Transformasi Energi Otomotif Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com