MobilKomersial.com — Sebuah legenda lahir kembali, namun kali ini ia benar-benar lepas kendali. Subaru dan Hoonigan secara resmi memperkenalkan kendaraan pahlawan terbaru untuk serial Gymkhana yang disebut dengan Brataroo 9500 Turbo.
Diperkenalkan pada ajang SEMA 2025, kendaraan ini adalah reinkarnasi brutal dari pikap ikonik tahun 1978, Subaru BRAT, yang dirancang ulang, dibangun kembali, dan secara total ‘di luar nalar’ oleh Vermont SportsCar.
Baca Juga: Kenalan Dengan ‘Hoonitruck’, Truk Pikap Drifting Milik Mendiang Ken Block
Brataroo 9500 Turbo tidak dibangun untuk dilihat, melainkan untuk dihancurkan. Mesin ini adalah monster yang siap membintangi film, Gymkhana: Aussie Shred, dengan ikon motorsport Travis Pastrana di belakang kemudi, siap merobek lanskap Australia.


Brataroo menggabungkan DNA pemberontak Subaru BRAT yang original dengan teknologi motorsport modern yang paling ekstrim, memastikan ia bisa terbang lebih tinggi dan menahan penyiksaan yang lebih parah daripada pendahulunya.
Subaru Brataroo 9500 Turbo ini dipersenjatai dengan mesin Boxer berkapasitas 2.000 cc (2.0L) yang diklaim sanggup menghasilkan tenaga sebesar 670 HP dan torsi maksimal sekitar 921 Nm di putaran 9.500 rpm.
Mesin buas itu terintegrasi dengan transmisi sequential yang menciptakan penggantian gigi yang sangat cepat dan presisi untuk kontrol maksimal dalam skenario drift, lengkap dengan penggerak All-Wheel-Drive (AWD) untuk memastikan traksi yang seimbang.
Subaru Brataroo 9500 Turbo bukan hanya sekedar mobil bertenaga tinggi, tetapi juga sebuah platform aerodinamis bergerak, seperti keseluruhan bodinya yang sudah dirancang dengan carbon fiber dengan stance yang jauh lebih lebar dan agresif (widebody).


Baca Juga: Modifikasi Unik, Porsche 944 1997 Disulap Menjadi Pikap 6 Roda
Namun, fitur paling mencengangkan pada mobil Subaru Brataroo 9500 Turbo ini adalah pada sistem Aero Aktif-nya. Sistem ini dirancang untuk menyesuaikan keseimbangan mobil bahkan saat sedang melayang.
Dimana, louver di fender depan dapat berputar untuk mengontrol sudut kendaraan saat di udara, memastikan Pastrana dapat mengatur pendaratan setelah melompat 160 kaki melintasi ngarai setinggi 10 lantai!
Serta ada pula dua spoiler belakang yang dapat dipertukarkan. Dimana, spoiler besar itu dapat mengembang saat digunakan (Deploying-Expanding Wing) untuk menambah area permukaan dan kontrol ekstra, atau sayap lebih kecil untuk kelincahan.
Soal desain, Pastrana mempercayakan desainer ternama Khyzyl Saleem (The Kyza) yang akhirnya mampu menjaga siluet BRAT klasik namun memberikan aura yang lebih agresif dan berotot, dengan livery perpaduan warna Subaru 1970-an dan flair Gymkhana modern.


Livery khasnya pun mencakup detail unik seperti kanguru yang mengacungkan jempol, pola kotak-kotak khas Pastrana (Pastrana Plaid), dan sentuhan sponsor dari KMC Wheels, Mercury Marine, Yokohama, Heat Wave, dan Dixxon.
Baca Juga: Jimny Custom Contest, Jadi Panggung Aktualisasi Ide Modifikasi Legenda Offroad Suzuki di Indonesia!
Bahkan, interiornya pun memperpadukan nuansa vintage dan fungsional, seperti dasbor karbon dengan aksen kayu komposit rami (flax-composite), Radio orisinal yang berfungsi, dan kontrol HVAC yang kini mengelola sistem aero aktif.
Brataroo 9500 Turbo lebih dari sekadar mobil Gymkhana berikutnya. Ini adalah evolusi dari sebuah serial yang terus mencari cara baru untuk mendorong batas, dan siap untuk mengoyak pedalaman Australia dalam film Gymkhana: Aussie Shred











