MobilKomersial.com — Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) terus di gaungkan Pemerintah agar produk Tanah Air semakin banyak digunakan sebagai komponen otomotif termasuk pada kendaraan komersial.
Seperti kandungan lokal yang terdapat di deretan truk Hino, kandungan dalam negeri yang ada di 31 produk yang sudah tersertifikasi TKDN baik truk kecil maupun truk besar dengan besaran kandungan lokal antara 45 sampai 57 persen.
Baca juga: Baru Diluncurkan, 100 Unit Hino300 Series 136 MDLR Ludes ke Perusahaan Logistik

Director Purchasing & Production Planing PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), Harianto Sariyan mengungkapkan bahwa kendaraan komersial seperti truk yang paling utama itu adalah sasis, mesin dan kabin.
“Ketiga hal tersebut kita buat sendiri, untuk sasis produksi dalam negeri dari suplayer, kalau untuk mesin truk kita bikin sendiri di pabrik dan untuk kabin kita bekerja sama dengan Toyota,” kata Harianto dijumpai di GIIAS 2025, Jumat (25/7/2025).
Menurut Harianto, hampir part utama yang ada di kendaraan Hino dikerjakan di dalam negeri berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat oleh tangan terampil dari masyarakat Indonesia.
Baca juga: Karoseri New Armada Resmi Luncurkan Bodi Baru Skylander R25, Apa saja Ubahannya?

“Untuk angka kandungan lokal yang ada di produk Hino kedepannya harus bertambah target ya 70 persen, tetapi ada beberapa part yang memang tidak bisa dikerjakan sendiri terutama bagian elektronik itu memang agask sulit untuk saat ini dan kemungkina kedepannya dapat dibuat di dalam negeri,” ujarnya.
Beberapa produk Hino yang memiliki TKDN seperti Hino 300 115 SD yang memiliki TKDN dan BMP mencapai 54,52%, Hino 500 FG 260 JP dengan TKDN dan BMP 48,56%, Hino Bus RM 280 ABS dengan kandungan lokal dan BMP 43,83% serta Hinno Bus GB 150 L AT TKDN dan BMP 44,35%.
Baca juga: Berikan Pelayanan Bagi Pengguna eCanter, Mitsubishi Fuso Hadirkan EV Mobile Charger