MobilKomersial.com — Mencuci mobil bukan sekadar membuat bodi terlihat bersih dan mengilap. Mencuci mobil dengan cara yang tepat dapat membersihkan dan menghilangkan kotoran terangkat tanpa berisiko menimbulkan baret, sekaligus membantu menjaga kondisi cat dan eksterior tetap prima.
Jika mencuci mobil dengan cara yang benar, bukan hanya akan membuat mobil penampilan mobil rapi, tetapi juga menjaga nilai kendaraan dalam jangka panjang. Apalagi jika mobil kerap terkena hujan seperti yang saat ini sedang berlangsung di sejumlah daerah.
Mitsubishi Motors membagikan cara yang benar untuk mencuci mobil. Sebelum mulai mencuci, pastikan mobil berada di tempat yang teduh dan permukaan bodi tidak dalam kondisi panas. Mencuci mobil di bawah terik matahari dapat membuat air dan sabun lebih cepat mengering sehingga berpotensi meninggalkan noda pada permukaan cat.
Baca juga: Ini Alasan Lini Mobil Mitsubishi Motors Siap Digunakan untuk Segala Medan Jalan

Mencuci Eksterior
Air laut, noda aspal, debu, zat kimia, getah, kotoran burung, dan bangkai serangga wajib segera dibersihkan dari bodi mobil. Karena jika noda akan menyebabkan karat, warna pudar dan bernoda dalam jangka waktu yang lama. Jangan menyiram atau menyemprotkan air ke komponen elektrik di dalam ruang mesin. Hal ini akan berpengaruh buruk saat menghidupkan mesin.
Mencuci menggunakan air bersih dan sikat pembersih mobil atau busa, cuci kendaraan dari atas ke bawah serta memberikan wax (lapisan lilin) dengan rutin adalah cara terbaik untuk melindungi cat kendaraan dari kerusakan. Hal ini juga efektif untuk melindungi dari pengaruh hujan, salju, air laut dan lain-lain.
Jika kendaraan dilengkapi dengan sensor hujan, tempatkan tuas sakelar wiper di posisi Off untuk menonaktifkan sensor hujan sebelum mencuci kendaraan. Jika tidak, wiper dapat bekerja pada saat air disemprotkan ke kaca depan dan juga dapat menyebabkan kerusakan.
Baca juga: Komitmen Mitsubishi Motors Menjawab Kebutuhan Pelanggan dengan Lini New Xforce
Untuk membersihkan bagian plastik pada bodi gunakan busa atau kain lap (chamois leather). Apabila lilin menempel di permukaan warna abu-abu atau hitam pada bumper, moulding atau lampu, permukaan akan memutih. Jika demikian, bersihkan lilin menggunakan air hangat dan kain lembut atau kain lap
Kendaraan sebaiknya hanya dipoles apabila lapisan cat telah pudar atau luntur. Komponen yang dipernis atau yang terbuat dari plastik tidak boleh dipoles. Sebab akan merusak lapisan permukaannya.
Membersihkan Interior
Membersihkan interior mobil lakukan dengan air pembersih atau sejenisnya, lap dan keringkan di tempat yang teduh dengan ventilasi udara yang baik. Lalu untuk membersihkan bahan kulit cukup lap perlahan menggunakan kain lembut yang direndam dalam larutan sabun lembut dan air.
Gunakan vacuum cleaner dan sikat untuk membersihkan tempat duduk. Jika terkena noda, vinil dan kulit sintetis harus dibersihkan dengan pembersih yang tepat. Kain dapat dibersihkan dengan pembersih tempat duduk (upholstery cleaner) atau campuran air dan sabun.
Baca juga: Fitur Tersembunyi di Mobil Mitsubishi yang Jarang Dimanfaatkan Pemilik
Jangan menggunakan pembersih, conditioner, dan pelindung yang mengandung silikon atau lilin. Produk-produk tersebut dapat memudarkan warna dan, ketika diterapkan ke instrumen panel atau komponen yang lain, dapat menyebabkan pantulan pada kaca depan dan dapat menghalangi pandangan.
Bersihkan karpet dengan vacuum cleaner dan bersihkan noda dengan pembersih karpet. Oli dan noda minyak dapat dibersihkan dengan cara disekap menggunakan kain dan pembersih noda.
Dengan teknik yang tepat, mencuci mobil tidak hanya membuat kendaraan terlihat lebih bersih, tetapi juga menjadi bagian dari perawatan eksterior. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga tampilan kendaraan tetap terawat dan nyaman dipandang saat digunakan sehari-hari.










