MobilKomersial.com — Bak truk menjadi salah satu komponen yang bekerja paling berat, terutama saat digunakan mengangkut muatan setiap hari. Agar tetap kokoh dan tidak cepat mengalami kerusakan, perawatan rutin menjadi hal penting yang tak boleh diabaikan oleh pemilik maupun operator truk.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi lantai dan dinding bak. Pemeriksaan secara berkala penting dilakukan untuk melihat adanya retak, penyok, korosi, atau bagian yang mulai mengalami perubahan bentuk. Kerusakan kecil sebaiknya segera ditangani agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Kalau untuk wing box itu ya dijaga aja jangan sampai lebih muatannya karena dampaknya jika over muatan rusak sih enggak tapi akan memperpendek usia dari wing box tersebut,” kata Kepala Produksi Putra Mandiri Tehnik (PMT) Karoseri, Yudi kepada MobilKomersial.com beberapa waktu lalu.

Selain tidak boleh over muatan, kata Yudi, pemilik armada juga harus merawat hidrolik yang ada di truk tersebut, seperti memperhatikan oli hidrolik jangan sampai kurang serta rutin rutin memeriksa kondisi dari hidrolik tersebut.
“Yang penting power packnya (alat yang mengangkat wing dari box) jangan sampai oli itu kurang, paling tidak untuk perawatan yang baik itu satu tahun sekali seperti ganti oli. Selama oli tidak kurang mudah-mudahan tidak ada kerusakan yang berarti,” ujarnya.
Pada dasarnya, kata Yudi, untuk perawatan truk hidrolik selama yang diangkat tidak melebihi kapasitas dari hidrolik tersebut serta oli terjaga tidak sampai kurang maka masa pakai akan lebih lama daripada yang tidak dirawat.
Baca juga: Rute Baru PO MTrans Ponorogo-Muncul Mulai Beroperasi
“Perawatan itu berlaku untuk semua truk yang menggunakan sistem hidrolik dibagian pengangkutnya, kalau terjaga, dirawat dan selama tidak melebihi kapasitas daya angkut saya raya bisa bertahan lebih lama,” ungkapnya.
Dengan pemeriksaan dan perawatan yang dilakukan secara rutin lanjut Yudi, kondisi bak truk dapat lebih terjaga dan masa pakainya menjadi lebih panjang. Perawatan sederhana tersebut juga membantu mengurangi risiko kerusakan saat kendaraan digunakan untuk menjalankan aktivitas operasional sehari-hari.










