MobilKomersial.com — Pabrikan otomotif asal Vietnam, VinFast, resmi menggebrak ajang GIIAS 2026 dengan memamerkan deretan lini kendaraan listrik unggulannya, mulai dari tipe VF 3 hingga armada komersial ramah lingkungan Green Series.
Langkah strategis ini menjadi pembuktian akselerasi inovasi mobilitas berbasis baterai di Indonesia. Tak hanya sekadar pamer produk, lini kendaraan tersebut dirancang presisi untuk menjawab kebutuhan efisiensi energi nasional.
Baca Juga: Aletra L7 Diperkenalkan di GIIAS 2026, Siap Dipasarkan Mulai Akhir Tahun?
Guna memperkuat daya saing pasar, VinFast meluncurkan skema terpadu ‘Drive Worry Free’. Konsep purnajual menyeluruh ini ditopang lima pilar teknis mutakhir demi menepis keraguan publik terhadap keandalan mobil listrik.
Kelima pilar itu mencakup Zero Operating Cost, Battery Peace of Mind, Ownership Confidence, Service Confidence, dan Business Confidence. Seluruhnya dikembangkan untuk mengoptimalkan siklus hidup dan efisiensi kendaraan.

“Memilih kendaraan bukan hanya tentang alat transportasi, tetapi juga ekosistem yang memberi dukungan komprehensif,” tegas Antonio Zara, Chief Executive Officer VinFast Southeast Asia, Rabu (29/7/2026).
Ia menambahkan bahwa ekosistem terintegrasi ini sengaja dibangun demi kemudahan konsumen. “Melalui GIIAS 2026, kami ingin masyarakat merasakan langsung pengalaman kepemilikan yang mudah dan bebas khawatir,” lanjut Zara.
Aspek teknis baterai menjadi perhatian utama lewat jaminan garansi seumur hidup dan gratis langganan energi dua tahun. Fasilitas garansi nilai jual kembali hingga 80 persen turut menjaga kestabilan depresiasi aset konsumen.
Para pengunjung pameran juga berkesempatan menguji langsung performa, fitur keselamatan aktif, serta sistem asistensi berkendara canggih lewat sesi test drive eksklusif untuk model VF 3, VF 6, hingga varian VF MPV 7.

Di sektor infrastruktur pengisian daya, VinFast memamerkan integrasi jaringan V-Green. Stasiun pengisian arus cepat ini telah disebar pada ribuan titik strategis nasional demi menjamin mobilitas lintas daerah tanpa kendala.
Perusahaan juga meluncurkan skema Green Rental bertajuk ‘Sewa Jadi Cuan’. Inisiatif komersial ini memungkinkan pemilik mengonversi unit menganggur menjadi aset produktif bernilai tambah melalui platform sewa resmi.
Baca Juga: Pabrik VinFast di Subang Resmi Beroperasi, Bidik TKDN 80%!
Komitmen jangka panjang VinFast ditandai oleh pembangunan fasilitas perakitan lokal. Langkah manufaktur dalam negeri ini secara langsung memperkuat struktur rantai pasok industri otomotif berbasis baterai nasional.
Ekspansi jaringan purnajual pun dipicu masif. Dari 40 outlet operasional saat ini, perusahaan menargetkan penambahan lebih dari 150 showroom baru guna menjamin jangkauan layanan teknis yang semakin merata di Indonesia.











