Memasuki ruang interior, nuansa walnut brown dan carbon black langsung menyambut dengan kesan elegan dan berkelas. Kami merasakan langsung kenyamanan dari fitur ventilated seat pada baris depan yang sangat membantu di cuaca Jakarta.
Atmosfer kabin juga terasa lebih lapang berkat kehadiran electric panoramic sunroof yang membentang luas, memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan bagi seluruh keluarga.
Baca Juga: Sukses di Dalam Negeri, Wuling Darion Buatan Cikarang Siap Invasi Pasar Brunei dan Hong Kong
Bagian dashboard tak kalah menarik perhatian dengan sentuhan material soft touch yang meningkatkan kesan mewah. Pengemudi akan dimanjakan dengan leather-wrapped steering wheel yang dilengkapi multifunction switch.
Segala informasi kendaraan terpampang jelas melalui TFT multi-information display sebesar 8,8 inci, sementara pusat kontrol hiburan dan pengaturan kendaraan terpusat pada layar kontrol raksasa berukuran 12,8 inci yang sangat responsif.

Untuk urusan fungsionalitas, Wuling Eksion benar-benar memikirkan aspek praktis. Kursi baris kedua dan ketiga dapat dilipat hingga rata dengan lantai, sehingga mampu menciptakan kapasitas bagasi yang luar biasa luas hingga 1.788 liter.
Dari sisi performa elektrifikasi, Wuling menawarkan dua opsi yang sangat kompetitif. Varian EV telah dibekali dengan Magic Battery Pro yang mampu menempuh jarak hingga 530 km dalam sekali pengisian daya, memberikan ketenangan bagi penggunanya.
Berlanjut ke sektor performa, kami mendalami teknis varian PHEV yang mengandalkan mesin 1.5L dedicated hybrid engine. Mesin konvensional ini sanggup memproduksi tenaga 105 dk dan torsi mencapai 130 Nm.
Namun, kekuatan sesungguhnya hadir dari kolaborasi motor listrik bertenaga 195 dk dengan torsi yang sanggup mencapai 230 Nm yang disalurkan melalui sistem transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Baca Juga: Intip Teknologi Plug-in Hybrid pada Wuling Darion

Dengan dukungan baterai berkapasitas 20,5 kWh dan teknologi Ling Power, Wuling Eksion PHEV diklaim mampu menempuh jangkauan gabungan hingga lebih dari 1.000 km berdasarkan pengujian CLTC.
Sebagai bukti fungsionalitas fitur pendukung berkendara yang disematkan Wuling pada Eksion. Tim MobilKomersial.com berkesempatan menguji kepraktisan fitur Auto Vehicle Hold (AVH) di area simulasi stop-and-go.
Fitur ini bekerja dengan sangat halus, menahan posisi mobil dengan kokoh tanpa perlu menginjak pedal rem terus-menerus, sebuah fitur yang krusial untuk meminimalisir kelelahan kaki saat menghadapi kemacetan khas ibu kota.
Kemudahan bermanuver di ruang terbatas juga diperlihatkan melalui sistem 360° Camera. Layar kontrol 12,8 inci yang responsif menampilkan visual sekeliling kendaraan dengan resolusi tinggi dan angle yang presisi.

Hal tersebut memberikan ketenangan dan kepercayaan diri tinggi bagi pengemudi, terutama mengingat dimensi Eksion yang cukup bongsor saat harus melintasi area sempit atau saat parkir di lokasi yang sulit.
Memasuki sesi yang lebih dinamis, kami membawa Eksion melakukan manuver zig-zag untuk menguji stabilitas sasis dan suspensinya. Meski sebagai SUV 7-seater dengan ground clearance khas mobil keluarga, gejala body roll terasa minim dan terkontrol dengan baik.
Baca Juga: SUV Kompak Makin Ramai, Wuling Tawarkan New Alvez ‘It’s All You Need’
Kombinasi suspensi depan MacPherson dan suspensi belakang Multi-link Independent bekerja sinergis memberikan handling yang tajam namun tetap empuk, terlebih kala menghadapi polisi tidur atau jalan yang tak rata.
Hingga saat ini Wuling masih menutup rapat soal harga resminya nanti. Namun, dengan segala keunggulan spesifikasi dan fitur yang ditawarkan, Wuling Eksion tampaknya siap menjadi penantang kuat di segmen SUV elektrifikasi Indonesia dalam waktu dekat.











