MobilKomersial.com — Dunia transportasi berat baru saja memasuki babak baru. Volvo Trucks secara resmi memperkenalkan jajaran truk listrik terbaru mereka yang memecahkan rekor jarak tempuh.
Melalui model unggulan Volvo FH Aero Electric, pabrikan asal Swedia ini berhasil menembus batas jangkauan hingga 700 km dalam sekali pengisian daya, menjadi jawaban bagi tantangan logistik yang selama ini sulit lepas dari ketergantungan mesin diesel.
Loncatan teknologi yang mampu membawa truk listrik ini melaju melebihi jarak Jakarta-Surabaya dalam sekali cas berpusat pada penggunaan e-axle, sebuah inovasi yang mengintegrasikan motor listrik dan transmisi langsung ke poros roda belakang.
Desain yang ringkas ini memberikan ruang ekstra di sasis truk untuk menampung lebih banyak baterai tanpa harus mengorbankan kapasitas muatan. Dimana, keunggulan teknis ini tetap memungkinkan truk membawa beban total hingga 48 ton.

Salah satu kendala utama kendaraan listrik skala besar tentu adalah durasi pengisian daya. Namun, Volvo FH Aero Electric telah menjawab kekhawatiran tersebut dengan mengadopsi standar Megawatt Charging System (MCS).
Dengan teknologi ini, pengisian baterai dari 20% ke 80% hanya membutuhkan waktu sekitar 50 menit. Durasi tersebut sengaja diselaraskan dengan waktu istirahat bagi pengemudi truk di banyak negara, sehingga produktivitas operasional tetap terjaga maksimal.
“Kami benar-benar mempertajam penawaran kami di sini. Kami memperluas jangkauan dan memungkinkan solusi listrik untuk berbagai penugasan transportasi yang lebih luas,” ungkap Presiden Volvo Trucks, Roger Alm mengutip keterangannya, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: 65% Truk Indonesia Sudah ‘Uzur’, Aptrindo: Masa Depan Logistik Terancam Jika Tak Segera Peremajaan!
Selain model jarak jauh, Volvo juga menyegarkan lini FH, FM, dan FMX Electric mereka. Generasi terbaru ini menawarkan jarak tempuh hingga 470 km dan dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari konstruksi hingga distribusi perkotaan.
Keunggulan utamanya terletak pada sistem transmisi baru yang memungkinkan truk mengoperasikan peralatan tambahan seperti mesin pengaduk semen atau derek tanpa memerlukan mesin tambahan.

Seluruh model terbaru ini juga dilengkapi dengan transmisi otomatis 8-percepatan untuk seri standar dan 6-percepatan untuk seri Aero. Semua dirancang untuk meminimalkan getaran dan kebisingan di kabin, sehingga pengemudi dapat bekerja dengan lebih nyaman.
Langkah besar ini merupakan bagian dari visi global Volvo Trucks untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2040. Perusahaan meyakini bahwa masa depan transportasi akan didominasi oleh kendaraan listrik dan didukung teknologi mesin pembakaran terbarukan.
Baca Juga: Profil Sany SE588, Truk Listrik Heavy Duty yang Bisa Tukar Baterai Cuma 5 Menit
“Kami berdiri teguh pada keyakinan bahwa kendaraan listrik akan menggerakkan sebagian besar transportasi truk dunia di masa depan. Melihat performa luar biasa dari semua truk baru kami, alasannya sangat jelas terlihat,” tambah Roger Alm.
Jajaran truk canggih ini dijadwalkan akan mulai meluncur ke berbagai pasar secara bertahap mulai tahun 2026. Dengan ini, Volvo membuktikan bahwa keberlanjutan lingkungan tidak harus mengorbankan kekuatan dan efisiensi bisnis.











