MobilKomersial.com — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) melakukan langkah terobosan untuk menjamin kelancaran operasional kendaraan niaga para pelanggannya.
Tidak tanggung-tanggung, Hino kembali mengerahkan armada Hino Bus Mobile Workshop, sebuah inovasi bengkel berjalan pertama di Indonesia yang menggunakan sasis bus 12 meter.
Baca Juga: Kawal Mudik Lebaran 2026, Hino Siapkan 18 Posko Siaga 24 Jam di Jalur Jawa-Sumatera
Kehadiran unit ini menjadi solusi strategis untuk mendukung Posko Mudik Lebaran sekaligus memberikan rasa aman bagi para pengusaha otobus dan logistik yang memiliki mobilitas tinggi selama musim raya.


Berbeda dengan unit layanan darurat pada umumnya yang biasanya menggunakan kendaraan kecil, Hino memilih sasis Hino AK8JR sebagai basis utama untuk mengejar kapasitas ruang yang lebih luas dan daya tampung yang lebih besar.
Dengan dimensi yang lapang, bengkel berjalan ini mampu mengangkut hingga tiga drum oli sekaligus dengan total volume 600 liter dalam satu perjalanan yang dapat digunakan setara dengan 65 unit truk Hino 300 Series dan 45 unit truk Hino 500 Series.
Bahkan, di dalam bus ini, Hino telah membawa serangkaian suku cadang atau spare parts lebih dari 300 item parts hingga 3.000 pcs, memungkinkan tim mekanik melakukan perawatan tanpa harus kembali ke pangkalan untuk mengisi ulang pasokan.
Masuk ke dalam kabinnya, Hino telah melengkapi unit ini dengan teknologi bengkel modern yang siap menangani kendaraan berstandar Euro 4. Tersedia fitur Centralized Oil dan perangkat pemindaian canggih DX Tools untuk diagnosa mesin yang akurat.
Baca Juga: Dari Purwakarta untuk Dunia: Konsistensi Hino Membangun Industri Kendaraan Niaga Nasional


Bahkan, bus ini memiliki Hoist Crane untuk memudahkan bongkar pasang komponen berat seperti mesin, transmisi, dan diferensial secara cepat jika terdapat kondisi pelanggan yang membutuhkan penanganan berat di tengah perjalanan mudik.
Hal yang membuat Hino Bus Mobile Workshop ini menonjol adalah kemampuannya untuk beroperasi dalam waktu lama bahkan di lokasi terpencil. Bus ini dirancang sebagai unit pendukung yang mandiri, lengkap dengan fasilitas kamar mandi dan tempat tidur mekanik.
Sementara itu, untuk menjaga presisi pengerjaan, tim mekanik juga dapat memanfaatkan Workbench atau meja kerja khusus lengkap dengan pasokan listrik mandiri dari generator yang tersedia di dalam bus.
Ketangguhan operasional Hino Bus Mobile Workshop didukung oleh spesifikasi mesin diesel J08E-UH berkapasitas 7.684 cc yang mampu menyemburkan tenaga hingga 213 dk di putaran 2.500 rpm dengan torsi maksimal mencapai 608 Nm di putaran 1.500 rpm.


Hino memahami bahwa kecepatan adalah kunci dalam situasi darurat. Oleh karenanya, layanan ini telah terintegrasi dengan ekosistem digital aplikasi MyHino. Konsumen hanya perlu melakukan pendaftaran untuk menikmati fitur Advanced Booking.
Baca Juga: Nahkoda Baru Hino Indonesia, Shingo Sakai Resmi Pimpin HMSI dengan Visi Strategis H.O.P.E
Lewat aplikasi ini, pemilik kendaraan bisa memantau perkembangan perbaikan secara real-time melalui notifikasi di ponsel. Jika terjadi kendala di jalan, pelanggan cukup menghubungi call center Hino untuk mendatangkan bantuan mekanik ke lokasi kejadian.
Dengan fasilitas tersebut, pelayanan service on site dapat dilakukan secara maksimal tanpa terkendala masalah logistik, sehingga setiap kendala teknis pada armada pelanggan dapat tertangani dengan cepat demi mendukung kelancaran transportasi selama Lebaran 2026.











