MobilKomersial.com — Dalam ekosistem kendaraan modern, selang bahan bakar seringkali dipandang sebelah mata sebagai komponen karet sederhana dalam sebuah kendaraan.
Namun, dibalik tampilannya yang ringkas, komponen ini memikul tanggung jawab besar dalam memastikan aliran bensin, solar, hingga bahan bakar nabati berjalan aman tanpa resiko kebocoran yang dapat memicu fatalitas.
Baca Juga: Strategi Pendinginan Mesin di Iklim Tropis, Haruskah Menggunakan Antifreeze?
Memahami urgensi tersebut, CEO & Founder Wealthy Group, Arief Hidayat MA., Eng., menekankan bahwa pemilihan material dan presisi manufaktur adalah kunci utama dalam menjaga performa serta keselamatan berkendara.
“Selang bahan bakar bukanlah sekadar saluran plastik biasa, melainkan sebuah mahakarya teknik yang melibatkan kombinasi material sintetis tingkat tinggi,” jelas Arief Hidayat kepada MobilKomersial.com, Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, penggunaan Nitrile Butadiene Rubber (NBR) pada lapisan dalam dan luar selang merupakan standar krusial untuk menghadapi paparan ozon serta suhu tinggi di ruang mesin.
Material NBR dipilih karena fleksibilitasnya yang luar biasa dan ketahanannya terhadap degradasi kimia, terutama saat bersentuhan dengan bahan bakar campuran etanol seperti E10 hingga E85 yang kini semakin umum digunakan di pasar global.
Baca Juga: Jangan Salah Kaprah! Campur Pembersih ke Tangki BBM Tak Efektif Cuci Catalytic Converter
Lebih lanjut, Arief memaparkan bahwa kekuatan sebuah selang bahan bakar sangat bergantung pada struktur penguat di dalamnya. Wealthy mengadopsi teknologi braided fibres atau serat tenun sebagai lapisan penguat di antara dua lapisan NBR.
Proses manufaktur ini dimulai dari tahap ekstrusi tabung dalam, dilanjutkan dengan pelilitan serat tekstil untuk memberikan kekuatan struktural, hingga tahap vulkanisasi atau curing yang memastikan seluruh lapisan menyatu dengan sempurna.
“Hal ini memungkinkan selang untuk menahan tekanan kerja (Working Pressure) yang kontinu serta memberikan batas aman melalui tekanan pecah (Burst Pressure) yang tinggi, sehingga meminimalkan risiko pecah saat terjadi lonjakan tekanan sistem,” paparnya.
Baca Juga: Biodiesel Rentan Masalah? Wealthy B40 Pastikan Mesin Diesel Tetap Prima!
Salah satu keunggulan dari Wealthy Fuel Hose adalah fleksibilitas operasionalnya. Selain dirancang tangguh untuk sistem bahan bakar, konstruksi materialnya yang kokoh memungkinkan selang ini diaplikasikan pada sistem hidrolik dan power steering.
Kemampuan multifungsi tersebut lahir dari formulasi material yang mampu mempertahankan integritas struktural meskipun terpapar getaran hebat dan suhu ekstrem di lingkungan mesin yang sempit.

“Permukaan luar yang halus sengaja didesain untuk memudahkan proses instalasi serta perawatan, sekaligus memberikan tampilan profesional yang bersih di area mesin,” terang pria penyandang gelar Master di bidang Teknik Industri Otomotif itu.
Menutup penjelasannya, Arief Hidayat mengingatkan para pemilik kendaraan dan pelaku industri bahwa aspek permeasi rendah atau minimnya penguapan bahan bakar melalui pori-pori selang adalah standar lingkungan yang tidak boleh diabaikan.
“Dengan menggunakan lapisan fluoroelastomer pada varian tertentu, Wealthy memastikan efisiensi bahan bakar terjaga dengan maksimal,” tuturnya.
“Memilih selang bahan bakar yang tepat bukan hanya soal fungsionalitas mesin dalam jangka pendek, melainkan investasi pada keamanan jangka panjang dan perlindungan lingkungan dari emisi penguapan bahan bakar yang merugikan,” pungkas Arief.











