MobilKomersial.com — Sebagai salah satu pemain utama di pasar kendaraan komersial, Toyota secara resmi melengkapi jajaran “Professional Line” mereka dengan menghadirkan Toyota Proace Max.
Kendaraan ini tidak hanya sekedar pelengkap, melainkan telah dinobatkan sebagai salah satu van kargo terbaik di dunia tahun 2025 berkat fleksibilitasnya yang luar biasa, efisiensi mesin yang modern, serta kapasitas angkut yang melampaui standar kelasnya.
Baca Juga: Membongkar Spesifikasi Lengkap Kia PV5 Cargo EV, Pesaing Serius di Dunia Logistik
Toyota memberikan dua pilihan jantung pacu utama untuk Proace Max, yaitu mesin diesel konvensional dan varian bertenaga listrik murni (BEV) yang sengaja dihadirkan untuk menjawab segala kebutuhan para pelanggannya.

Untuk mesin konvensionalnya ialah berupa mesin diesel 4-silinder segaris ini memiliki kapasitas 2.184 cc dengan sistem injeksi common rail yang mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 138 dk di putaran 3.500 rpm.
Untuk penyaluran tenaga, konsumen dapat memilih transmisi manual 6-percepatan yang menghasilkan torsi 350 Nm di putaran 1.400-2.500 rpm, atau transmisi otomatis 8-percepatan dengan torsi yang lebih besar mencapai 380 Nm di putaran 1.400-2.250 rpm.
Dalam hal efisiensi, varian diesel ini diklaim telah mencatatkan konsumsi bahan bakar gabungan antara 31,3-36,7 mpg atau sekitar 13,3-15,6 kml (km/l) dengan emisi CO2 yang berada di rentang 204 hingga 238 g/km.

Sementara itu, varian elektrik menjadi primadona bagi pengusaha yang fokus pada keberlanjutan. Proace Max BEV dibekali baterai Lithium-ion NMC Prismatic berkapasitas 110 kWh dan motor listrik bertenaga 268 dk dengan torsi instan sebesar 410 Nm.
Dengan dukungan pengisian cepat DC 150 kW, baterai dapat terisi dari 0-80 persen hanya dalam waktu 55 menit. Jarak tempuh yang ditawarkan pun sangat kompetitif, yakni mencapai 260 mil atau sekitar 418 km berdasarkan pengujian WLTP.
Baca Juga: Iveco Stralis X-Way, Truk Italia yang Mampu Taklukkan Aspal dan Tambang Sekaligus!
Sebagai kendaraan pekerja, keunggulan utama dari Toyota Proace Max tentu terletak pada kapasitas muatannya yang masif. Dimana, van ini tersedia dalam beberapa tipe ukuran mulai dari tipe L2/H2 hingga yang terbesar L4/H3.

Volume kargo yang disediakan sangat bervariasi antara 10 m3 hingga 17 m3. Aksesibilitas juga menjadi perhatian dengan pintu belakang yang dapat terbuka hingga 270 derajat untuk memudahkan proses bongkar muat di ruang sempit sekalipun.
Pada model terbesar L4/H3, panjang kargo mencapai 4.070 mm dengan lebar standar 1.870 mm, menjadikannya kendaraan dengan volume muat tiga kali lipat lebih besar dibandingkan varian Proace ukuran menengah dengan bobot muatan maksimal 2-3 ton.
Interior Toyota Proace Max bertransformasi menjadi kantor berjalan yang modern dengan panel instrumen digital dan sistem multimedia layar sentuh berukuran 10 inci yang sudah terintegrasi dengan Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel.

Toyota juga menyematkan fitur kenyamanan seperti kontrol iklim otomatis, pengisi daya ponsel nirkabel, serta stop kontak 230V di dasbor untuk mendukung pengoperasian perangkat elektronik selama perjalanan.
Dari sisi keselamatan, Toyota membekali van ini dengan sistem Toyota Safety Sense terbaru, termasuk fitur Lane Support System (LSS) yang aktif menjaga posisi kendaraan di jalur yang benar serta Blind Spot Monitor untuk mendeteksi objek di area titik buta.
Baca Juga: Mengenang Hino Contessa: Saat Hino Lebih Dikenal Lewat Sedan Ketimbang Truk dan Busnya
Kendati demikian, dengan kombinasi daya angkut yang masif, teknologi ramah lingkungan, dan standar keamanan tinggi, Toyota Proace Max menetapkan standar baru dalam industri van kargo global.











