MobilKomersial.com — Keluarga bus listrik Mercedes-Benz eCitaro dari Daimler Buses baru-baru ini dinobatkan sebagai pemenang dalam German Sustainability Award 2026 di bidang transformasi iklim.
Penghargaan bergengsi ini mengakui kontribusi signifikan dan terbukti dari jajaran bus listrik ini terhadap upaya dekarbonisasi dan pengurangan kebisingan di lingkungan perkotaan.
Baca Juga: Mengenal Canggihnya Fitur Fleetboard Bus dan Truk Mercedes-Benz Indonesia
“German Sustainability Award 2026 adalah pengakuan penting atas kerja keras kami pada keluarga eCitaro dan eMobility Consulting kami,” ujar Till Oberwörder, CEO Daimler Buses dalam keterangan resminya, Sabtu (6/12/2025).
“Sejak diluncurkan pada tahun 2018, eCitaro telah beroperasi secara massal, membuktikan di berbagai kota Eropa bahwa transportasi perkotaan bebas CO2 secara lokal adalah kenyataan yang dapat dicapai hari ini,” sambungnya.

Beliau menekankan bahwa Daimler Buses berkomitmen untuk terus mengembangkan eCitaro dan memberikan dukungan konsultasi yang komprehensif bagi pelanggan dalam perjalanan transformasi mereka dan untuk terus memimpin perubahan transportasi publik.
Juri ahli dalam penghargaan ini tidak hanya menilai inovasi teknologi semata, melainkan dampak terukur dari produk tersebut. Aspek-aspek seperti penghematan sumber daya, pengurangan emisi, hingga kepemimpinan pasar menjadi kriteria utama.
Paket keseluruhan yang ditawarkan dari Mercedes-Benz eCitaro mencakup pilihan penggerak bertenaga baterai-listrik dan sel bahan bakar yang turut memastikan operasi yang bebas CO2 secara lokal dan senyap.
Baca Juga: Tahan Banting! Uji Tabrak Ekstrem Buktikan Baterai Truk Listrik Mercedes-Benz eActros 600 Tetap Utuh
Bus ini didukung oleh konsep baterai modular dengan kapasitas energi hingga 588 kWh untuk bus tunggal dan 686 kWh untuk bus gandeng 18 meter, menetapkan standar baru untuk mobilitas berkelanjutan dalam transportasi umum
Secara khusus, penawaran konsultasi dan layanan menyeluruh dari Daimler Buses, yang secara signifikan mempermudah operator transportasi untuk beralih ke penggerak alternatif, memperkuat transportasi umum sebagai pilar sentral dalam transisi mobilitas global.
Daimler Buses memiliki road map elektrifikasi yang jelas, mencakup semua segmen kendaraan. Sesuai dengan strategi teknologi ganda Daimler Truck, perusahaan ini mengandalkan teknologi baterai-listrik dan berbasis hidrogen.

Setelah bus kota listrik diproduksi massal sejak 2018, bus antarkota listrik, Mercedes-Benz eIntouro, akan menyusul pada tahun 2026. Selanjutnya, Daimler Buses berencana untuk menghadirkan bus AKAP bertenaga baterai-listrik pada akhir dekade ini.
Bahkan rencana itu diikuti oleh bus AKAP sel bahan bakar hidrogen dalam tahap berikutnya. Saat ini, uji coba sedang berlangsung dengan kendaraan teknologi “H2 Coach” yang menampilkan penggerak sel bahan bakar berbasis hidrogen.
Baca Juga: Bus Listrik Mercedes-Benz eIntouro Resmi Meluncur, Klaim Jarak Tempuh Hingga 500 KM
Kendati demikian, dengan penghargaan bergengsi tersebut turut menegaskan betapa pentingnya peran sentral sektor transportasi umum dalam mewujudkan mobilitas ramah lingkungan di masa depan.
Dan Daimler Buses menunjukkan bagaimana transportasi perkotaan bebas CO2 secara lokal dapat berhasil diimplementasikan saat ini, dan bagaimana konsep kendaraan, layanan, dan infrastruktur terintegrasi memainkan peran penting dalam mendorong transisi mobilitas.











