• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Berita

Dukungan Shell Menuju Indonesia Net-Zero Emissions di Tahun 2060

mobkom by mobkom
30/09/2022
in Berita
0
Dukungan Shell Menuju Indonesia Net-Zero Emissions di Tahun 2060
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mobilkomersial.com — Shell Indonesia mengumumkan telah meluncurkan Scenarios Sketch Indonesia (Indonesia Sketch) di Jakarta yang memaparkan peta jalan atau road map yang dapat ditempuh Indonesia untuk mencapai target net-zero emissions (NZE) di tahun 2060.

Berjudul “Transisi menuju masa depan energi yang berkesinambungan dan inklusif”, hal ini bertujuan mensukseskan Indonesia dalam transisi mencapai NZE pada tahun 2060 dengan mengubah sistem energi dan penggunaan lahan (land use) secara mendasar.

Baca Juga: Pertamina Tegaskan Kualitas BBM Pertalite Sesuai Regulasi Pemerintah

Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, Ingrid Siburian, mengatakan, sebagai investor di sektor energi Indonesia yang sejalan dengan strategi Powering Progress, Shell berkomitmen menjadi mitra yang berperan aktif dalam perjalanan transformasi energi Indonesia.

“Peluncuran Indonesia Sketch merupakan wujud nyata kontribusi Shell dalam diskusi yang sedang berlangsung mengenai masa depan ekosistem energi di Indonesia.” jelasnya mengutip laman resminya pada Jum’at (30/9/2022).

Ingrid menambahkan, sebagai salah satu produsen dan konsumen energi terbesar, Indonesia dapat mendorong upaya dekarbonisasi yang komprehensif untuk mendukung aspirasi pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

Peta jalan dekarbonisasi untuk perekonomian dan industri Indonesia diuraikan dalam Indonesia Sketch yang melibatkan adopsi dan implementasi elektron rendah karbon (low-carbon electrons) yang lebih besar dan solusi energi rendah karbon (low-carbon energy solutions) seperti bioenergi.

Baca Juga: Shell Eco-marathon Siap Digelar, Tantang Mahasiswa Asia Rancang Kendaraan Hemat Energi

Pada bioenergi, biofuel dapat mencapai hingga 60% dari keseluruhan bahan bakar cair, untuk menggantikan minyak dalam jumlah besar dan untuk mendukung dekarbonisasi sektor yang sulit untuk dielektrifikasi seperti sektor penerbangan dan industri kimia.

Menurut Dr. Mallika Ishwaran selaku Chief Economist Shell rencana strategi ini harus dilakukan dengan tetap memastikan pasokan energi yang terjangkau dan aman untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan ekonomi selama transisi.

“Sebagai contoh, pengembangan pasokan biofuel generasi kedua dan termutakhir dalam jangka panjang akan sangat penting untuk meminimalkan dampak pada produksi pangan dan lingkungan yang lebih luas,” paparnya.

Indonesia Sketch juga membahas mengenai percepatan elektrifikasi, perkembangan berkelanjutan dalam peningkatan efisiensi energi, serta penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) sebagai tindakan utama yang perlu dilakukan.

Baca Juga: BBM Naik, DFSK Sebut Kendaraan Elektrik Jadi Solusinya

Shell percaya bahwa embangun sistem energi net-zero di Indonesia pada tahun 2060 merupakan tantangan dan secara teknis memungkinkan bagi Indonesia. Untuk dapat mencapai ambisi ini, Indonesia harus bertindak cepat dengan pendekatan yang berorientasi pada tujuan.

Langkah penting lainnya mencakup penghentian pembangkit listrik tenaga batu bara secara bertahap, investasi dalam pembangkit listrik dari energi terbarukan, fleksibilitas teknologi, dan infrastruktur ketenagalistrikan.

Previous Post

Lalamove: Digitalisasi, Jadi Solusi Turunkan Biaya Logistik Antarkota

Next Post

Agar Hemat Solar Saat Mengantar Barang, 6 Cara Ini Bisa Diikuti Pengemudi Truk

mobkom

mobkom

Related Posts

Jelang Libur Nataru, Kemenhub Prediksi 12,29 Juta Orang Berpegian Naik Bus
Berita

Pembelian BBM Subsidi Dibatasi, Bagaimana Nasib Bus dan Truk?

01/04/2026
Sany Bawa Truk Listrik EV350 6×4 di Mining Expo 2023, Tarikan Lebih Enteng dari Truk Konvensional
Berita

Tiga Merek Baru Bergabung, Siap Hadirkan Inovasi Unggulan di GIICOMVEC 2026

31/03/2026
Servis Mobil Sebelum Atau Sesudah Mudik di Bengkel Fast N Frugal, Banyak Diskonnya
Aftermarket

Rahasia Sukses Bengkel Naik Kelas, Wealthy Group Ungkap Trik Tinggalkan Produk Murah Demi Cuan Melimpah

31/03/2026
Dibanderol Rp591 Juta, Ini Spesifikasi Minibus Listrik Foton eView
Berita

Masih Misterius, Foton Siapkan Kendaraan Komersial Listrik Terbaru di GIICOMVEC 2026

31/03/2026
Teknologi Mandiri Harga Kompetitif? Intip Rencana Besar Leapmotor di Pasar Otomotif Indonesia
Berita

Teknologi Mandiri Harga Kompetitif? Intip Rencana Besar Leapmotor di Pasar Otomotif Indonesia

28/03/2026
Jasa Marga Berlakukan Diskon Tarif di 9 Ruas Jalan Tol saat Arus Mudik dan Balik
Berita

Mulai Besok, Jasa Marga Berikan Potongan Tarif Tol 30% saat Arus Balik Lebaran

25/03/2026
Next Post
Agar Hemat Solar Saat Mengantar Barang, 6 Cara Ini Bisa Diikuti Pengemudi Truk

Agar Hemat Solar Saat Mengantar Barang, 6 Cara Ini Bisa Diikuti Pengemudi Truk

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com