Jakarta, MobilKomersial.com - Damri bersama Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) secara resmi melakukan kerjasama, untuk turut serta memberikan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Bentuk dukungan tersebut disinergikan melalui Penandatanganan Kerja Sama antara Damri dan BP2MI tersebut adalah tentang Pemberangkatan dan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia. Penandatanganan sendiri telah dilakukan pada Selasa (10/11/2020) lalu, bertempat di Ruang Serbaguna Gedung BP2MI, Jakarta Selatan.

Baca Juga : Tetap Sehat, Damri Siap Layani Perjalanan Umroh Dan Haji

Direktur Utama Damri Setia N Milatia Moemin, yang juga melakukan secara langsung penandatanganan tersebut menjelaskan bahwa, dalam kerja sama tersebut, terdapat ruang lingkup dalam memberikan perlindungan bagi pekerja migran.

Antara lain memfasilitasi embarkasi ke bandara, debarkasi ke daerah asal, debarkasi ke shelter UPT/BP2MI, dan berbagai tempat lain di wilayah Indonesia.

Baca Juga : Damri Siap Dukung Pengembangan Kawasan Pariwisata Geopark Maros Pangkep

“Keberadaan Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) selain menjadi diaspora di luar negeri, juga berkontribusi bagi negara sehingga Damri siap hadir untuk melindungi dan memberikan dukungan,” ujar Setia.

Seluruh operasional bus Damri di Indonesia sendiri kini telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan mengedepankan 4 K, yaitu Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan dan Kesehatan Penumpang & Pramudi.

Baca Juga : Damri Sediakan Armada Gratis Menuju Wisata di Banyuwangi, Lihat Rute dan Jadwalnya

Damri dalam operasionalnya juga telah memperketat pelaksanaan protokol pencegahan Covid 19 dilapangan, dengan memastikan pengaturan jaga jarak penumpang di dalam armada (physical distancing), wajib penggunaan masker bagi penumpang dan pramudi, mengukur suhu tubuh, mencuci tangan sebelum masuk armada.

“Kami berharap agar kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan diperluas di kemudian hari untuk membantu para pekerja migran, baik ketika merantau maupun kembali ke Tanah Air,” pungkas Setia.

Share :

Bus Mungil Tanpa Pengemudi Mulai Beroperasi di Sakai Jepang

Bus tersebut diprogram untuk melaju dengan kecepatan 18 kilometer per jam dalam perjalanan pulang pergi sejauh 5 kilometer melalui pusat kota.

Read More
Asyik, Halte Transjakarta Kini Disediakan Wifi Berkecepatan Tinggi

Layanan ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh pelanggan Transjakarta baik yang akan melakukan perjalanan atau pun bagi pelanggan saat transit di 13 koridor utama Transjakarta.

Read More
Karoseri Laksana Perkenalkan Teknologi Bio Smart and Safe Bus

Sebagai salah satu pendukung dalam aktivitas masyarakat, Karoseri Laksana meluncurkan prototipe bus bio smart dengan menggunakan bus PO Sumber Alam

Read More
honda

Terkini

Terpopuler