Meskipun begitu, ia tetap optimis karena Isuzu sudah semakin diterima di kalangan para pebisnis logistik maupun jasa-jasa e-commerce untuk distribusi barang.

"Karena di tengah pandemi, segmen yang masih tetap berjalan seperti segmen logistik dan distributor retail justru yang kini semakin tumbuh pesat," tukasnya. 

Skenario Isuzu Indonesia

Ia melanjutkan, saat ini yang dilakukan IAMI di masa pandemi dan pasca pandemi fase new normal agar tetap bisa bertahan adalah dengan membuat dua skenario.

"Dua skenario besarnya, pertama kita defend dulu, yang penting mengapung dulu di tengah badai ini. Jangan berfikir untuk race atau balap. Artinya kita masih ada, masih terlihat hidup. Lalu sambil persiapan strategi offense di masa new normal," ungkap Attias.

Jangan lewatkan : Dukung Pelanggan Fleet, Isuzu Berikan Layanan Perpanjangan Garansi hingga Santunan Sopir

Seiring berjalannya waktu, lanjut dia, perusahaan menyiapkan dua skenario yakni reaksi (reaction) dan resesi (recession) agar lini bisnisnya tetap bisa berjalan memberikan yang terbaik kepada pelanggan.

"Pertama, di reaction kita menyiapkan protokol kesehatan tentunya, harus cuci tangan pakai masker dan sebagainya. Lalu kita tetap menjaga hubungan baik dengan memberi informasi rutin kepada seluruh stakeholder kita dan juga tentunya kita meninjau semua persyaratan kontrak baik IAMI maupun diler, kita review lagi, kita tinjau ulang, kita negosiasi," pungkasnya.

Lalu, hal yang paling penting saat ini adalah bagaimana melakukan disiplin dan fokus pada cash flow. Hal itu dilakukan pada tahapan resesi. 

Kemudian tentunya kita harus selalu mengamati bagimana pergerakan ekosistem kita sendiri, seperti diler, karoseri dan supplier.

"Ketiganya itu kita sebut sebagai ekosistemnya IAMI, karena kita tidak bisa berdiri sendiri. Itu rutin kita monitor, ada yang masih oke dan mengalami kesulitan dan sebagainya. Kemudian kita juga menyiapkan assesment untuk berbagai macam skenario yang mungkin terjadi," imbuhnya.

Share :

Menhan Prabowo Jajal Maung, Mobil Taktis 4x4 Buatan Pindad

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto mencoba secara langsung performa kendaraan taktis 4x4 terbaru PT Pindad (Persero)

Read More
Hyundai Ekspor Truk Fuel Cell ke Eropa, Perdana 10 Unit ke Swiss

Hyundai XCIENT didukung oleh sistem sel bahan bakar hidrogen 190 kW dengan tumpukan sel bahan bakar 95-kW ganda.

Read More
Mudahkan Pelanggan, DCVI Beri Kemudahan Layanan Purna Jual

PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) memberikan berbagai kemudahan bagi para pelanggan kendaraan niaga Mercedes-Benz yang ingin kembali beroperasi

Read More