Jakarta, MobilKomersial.com -- Putus cinta sudah biasa. Putus rem, matilah kita. Sekilas kalimat yang kerap djumpai di bak-bak truk itu bernada candaan. Tapi, sesungguhnya berisi pesan yang dalam tetang pentingnya sebuah rem. 

Untuk itu memeriksa sistem pengereman sangatlah penting. terutama kampas rem yang kudu diperiksa setelah mobil menempuh lebih dari 20.000KM.

Pemilihan brake pad sendiri harus lebih cermat. Ada dua jenis kampas rem yakni asbestos dan non-asbestos. 

Menurut Arief Hidayat, Pemerhati Otomotif dan CEO PT Wealthy Group, menjelaskan bahwa rem memiliki dua jenis. “Saat ini ada beberapa jenis untuk break pad, yaitu yang berbahan asbes dan non asbes. Non asbes juga memiliki tambahan, seperti keramik atau caramic base.”

Tambahan bahan keramik dapat memperpanjang masa pakai, dan keramik juga bisa bertahan di suhu tinggi. Seperti produk Wealthy Brake Pad yang mampu bertahan hingga temperatur 1.400 derajat celcius.

BACA JUGA: Kenapa Minyak Rem Tidak Boleh Dicampur?

“Rem bisa gagal jika kampasnya tidak tahan panas. Keramik merupakan salah satu bahan yang tahan panas. Bahan keramik juga membuat kampas lebih tahan lama atau jarak tempuh lebih jauh.” Ujar Arief.

Share :

Berikut Tips menggunakan Ban Serep dengan Aman ala Hankook

Jika dilihat dari segi peruntukannya, ban serep sementara atau ban cadangan cenderung lebih kecil, tipis, dan lebih ringan dibanding ban biasa atau bawaan mobilnya.

Read More
Hindari Kecelakaan, Kenali Area Blind Spot pada Truk

Blind spot sendiri merupakan area di sekitar kendaraan di mana pengemudi tidak dapat melihat kendaraan lain pada saat berkendara,

Read More
Dunlop Beberkan Tips Hindari Hydroplaning di Jalanan Basah

Hydroplaning adalah kondisi di mana ban kendaraan roda empat melayang di atas permukaan jalan karena tidak mampu menepis genangan air

Read More
honda

Terkini

Terpopuler