MobilKomersial.com — Suzuki kembali menghadirkan Jimny Heritage untuk pasar Australia dengan kuota produksi yang terbatas. Pabrikan asal Jepang ini membatasi jumlah produksinya hanya 300 unit saja, persis seperti pada peluncuran edisi 2023 dahulu.
Bagi para konsumen di Eropa, Suzuki Jimny generasi modern mungkin sudah tidak lagi dijual akibat dari regulasi emisi yang amat ketat. Namun, SUV mungil ini tetap hidup serta memikat hati para konsumen di negara lain.
Baca Juga: Suzuki eSky Resmi Diperkenalkan, Jarak Tempuh Tembus 310 Km
Edisi khusus bertajuk Suzuki Jimny Heritage ini menjadi bentuk kebangkitan versi 2023. Seluruh unit yang diproduksi diberi nomor seri 301 hingga 600, serta ditawarkan secara khusus untuk varian bodi berkonsep 3 pintu saja.
Model bergaya retro ini membawa keunikan tersendiri melalui paket eksklusif Jimny Heritage. Keunggulannya meliputi stiker decal klasik, emblem limited-build, karpet bagasi khusus, mud flap, serta opsi dari transmisi otomatis.

General Manager Suzuki Australia, Michael Pachota, mengungkapkan besarnya antusiasme para konsumen. “Sebanyak 300 unit pertama Jimny Heritage manual ludes hanya dalam 5 jam saja,” ungkapnya mengutip Autoevolution, Jumat (2/10/2026).
“Kini untuk pertama kalinya Jimny 3-Door Heritage akhirnya tersedia dengan transmisi otomatis, memberi kesempatan bagi lebih banyak pelanggan untuk memiliki,” tambah Pachota yang meyakini mobil ini bakal laku sangat cepat.
Bagi para pencinta otomotif di Australia yang mendambakan SUV unik ini, kesempatan terbuka lebar. Namun pemesanan harus dilakukan secepatnya mengingat alokasi 300 unit diprediksi bakal ludes dalam waktu yang sangat singkat.
Mengenai harga, Suzuki Jimny Heritage dibanderol sebesar 42.490 Dollar Australia di pasar lokal. Angka tersebut setara dengan Rp 528,8 juta bila dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs penukaran pada saat ini.
Baca Juga: Tak Hanya Bikin Ban Awet, Fitur TPMS Suzuki XL7 Hybrid Ternyata Juga Bisa Bikin Hemat BBM!

Baca Juga: Suzuki Ertiga Hybrid Cruise Sapa Keluarga Indonesia dengan Gaya Baru, Cuma Rp200 Jutaan!
Sektor eksterior mengandalkan lampu utama LED projector otomatis dan lampu kabut depan. Dilengkapi pula spion lipat elektrik, sensor parkir depan belakang, kamera mundur, LED DRL, serta kaca privasi pada area belakang mobil.
Kabin mobil ini menyajikan layar sentuh 7 inci dengan koneksi Bluetooth dan audio 2 speaker. Tersedia juga radio DAB, kemudi kulit multifungsi, integrasi Apple CarPlay dan Android Auto, hingga fitur perintah dari suara digital.
Fasilitas kenyamanan mencakup AC digital, jok kain, soket daya 12V, serta tempat cangkir. Sisi keselamatan ditunjang kontrol traksi, hill-hold control, hill-descent control, kontrol stabilitas, serta rem darurat otonom ini.
Fitur keselamatan aktif mencakup lane departure warning, lane departure prevention, weaving alert, high-beam assist, pengenal rambu lalu lintas, serta adaptive cruise control guna menjaga keamanan pengemudi di jalan raya.

Dapur pacu memakai mesin 1.5L VVT bertenaga 101 dk pada 6.000 rpm dan torsi 130 Nm pada 4.000 rpm. Mesin dipadu transmisi otomatis 4-percepatan dan sistem penggerak 4WD part-time dengan konsumsi BBM 6,9 liter per 100 km saja.
Sektor sasis ditunjang suspensi 3-link rigid axle per ulir, rem cakram depan, drum belakang, daya tarik 1.300 kg, tangki bensin 40 liter, bobot kotor 1.450 kg, serta sudut approach 36 derajat dan sudut departure 47 derajat ini.
Baca Juga: First Drive Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Edition: Setahun Mengaspal, Makin Sempurna!
Panjang mobil 3.650 mm, lebar 1.645 mm, tinggi 1.720 mm, serta wheelbase 2.250 mm. Lini Jimny Australia juga menjual tipe Lite seharga Rp 454,2 juta, tipe standar Rp 479,1 juta, serta varian 5-pintu XL seharga Rp 504,0 juta saja.
Dirakit sejak Mei 2018 di Jepang dan India, Jimny generasi ke-4 dengan sasis tangga ini terbukti andal menaklukkan berbagai medan ekstrem dan tetap menjadi legenda mobil off-road mungil yang paling memikat hingga saat ini.











