MobilKomersial.com — Suzuki secara resmi telah meluncurkan wujud produksi dari eSky yang terinspirasi dari konsep Vision e-Sky. Mobil listrik mungil ini dijadwalkan hadir di pasar Jepang mulai musim gugur dan siap menyapa Eropa pada 2027.
Sebagai kendaraan listrik murni ketiga dari Suzuki setelah eVitara dan eEvery, eSky diproyeksikan untuk mengisi segmen pasar light EV. Kehadirannya menjadi langkah strategis transisi dari mesin konvensional ke listrik.
Baca Juga: Tak Hanya Bikin Ban Awet, Fitur TPMS Suzuki XL7 Hybrid Ternyata Juga Bisa Bikin Hemat BBM!
Mobil ramah lingkungan ini mengusung platform Heartect-e yang dirancang khusus untuk mobil perkotaan. Desainnya sangat fungsional untuk aktivitas harian dengan menawarkan akselerasi mulus serta kabin yang sangat senyap.
Secara visual, tampilan luar hatchback listrik ini merupakan evolusi matang dari versi konsep tahun sebelumnya. Lampu LED depan dibuat lebih besar berlatar gelap, dipadukan dengan grill hitam dan lambang Suzuki yang tegas.


Sisi samping kendaraan tetap mempertahankan ciri khas floating roof dengan garis bodi tegas yang modern. Penggunaan gagang pintu konvensional dan spion besar justru menambah kepraktisan berkendara untuk penggunaan sehari-hari.
Dimensi fisik mobil ini sangat ringkas sesuai regulasi kei car Jepang, yakni panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.460 mm untuk memberikan ruang interior yang optimal dan pas.
Memasuki bagian interior, kabin 4 penumpang ini dilengkapi layar hiburan berukuran 10,1 inci yang modern. Fitur praktis seperti pemanas kursi dan panel pendingin udara digital turut disematkan untuk kenyamanan ekstra.
Sistem penggerak bertenaga listriknya terintegrasi dalam e-Axle depan dengan perkiraan daya maksimal mencapai 63 dk. Baterai jenis lithium iron phosphate berkapasitas 26 kWh ditempatkan secara presisi di bagian bawah lantai.


Dengan efisiensi aerodinamis dan bobot ringan 1.030 kg, e Sky mampu menempuh jarak hingga 310 km. Jarak tempuh ini terbilang sangat luar biasa dan jauh melampaui standar rata-rata mobil listrik mungil di kelasnya.
Pengisian daya baterai hingga penuh membutuhkan waktu 8 jam dari stopkontak biasa atau 4,5 jam lewat wallbox 6 kW. Layanan fast charging 50 kW DC juga didukung untuk pengisian daya cepat hingga 80 persen dalam 25 menit.
Baca Juga: Intip Efisiensi BBM Suzuki New XL7 yang Bikin Takjub di GIIAS 2026, Tembus 21,6 Kpl!
Menariknya, Suzuki juga menyematkan fitur Vehicle-to-Home yang memungkinkan mobil dijadikan sebagai sumber daya listrik darurat. Outlet listrik AC 100V 1500W tersedia untuk mendukung berbagai peralatan elektronik luar ruangan.
Peluncuran Suzuki eSky di pasar global diperkirakan akan memicu persaingan ketat di segmen mobil listrik mungil perkotaan. Di kawasan Eropa, mobil ini siap menantang dominasi Renault Twingo E-Tech serta Dacia Spring terbaru.










