MobilKomersial.com — PT Sokonindo Automobile, agen pemegang merek (APM) DFSK di Indonesia mencatat antusiasme pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 terhadap SUV PHEV anyar E5 Plus terus menguat.
Antusiasme tersebut terbukti dengan total 625 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang terdiri dari 380 SPK untuk DFSK E5 Plus, 125 SPK untuk Seres E1, dan 120 SPK untuk Gelora E. Tingginya traffic tersebut juga diikuti dengan berbagai aktivitas interaksi langsung, termasuk test drive yang menjadi salah satu fasilitas yang paling diminati.
Director Sales Center of PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin mengungkapkan bahwa menjelang penutupan GIIAS 2026 kemarin, ia melihat antusiasme terhadap E5 Plus tetap sangat tinggi. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat kendaraan, tetapi juga ingin mencoba dan merasakan langsung teknologi PHEV tersebut.
Baca juga: Bukan Sekadar Jual Mobil, DFSK Siapkan SDM Andal untuk Layani Pemilik E5 Plus

“Bagi kami, kesempatan ini sangat penting karena konsumen dapat memahami teknologi kendaraan secara langsung melalui pengalaman berkendara serta merasakan kenyamanan kabin saat sesi test drive,” kata Cing Hok Rifin, Minggu (9/8/2026).
Menurut Cing Hok Rifin, sepanjang GIIAS 2026, tercatat lebih dari 700 aktivitas test drive di booth DFSK, dengan 427 di antaranya menggunakan DFSK E5 Plus. Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh pengunjung yang melakukan test drive memilih untuk menjajal SUV PHEV tersebut secara langsung.
“E5 Plus merupakan game changer baru DFSK di segmen PHEV, kehadiran E5 Plus menjadi langkah penting DFSK dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. E5 Plus hadir menyasar segmen premium passenger vehicle, E5 Plus membawa pendekatan berbeda melalui teknologi Smart Power System DE- i yang mengombinasikan tenaga listrik dengan mesin pembakaran internal untuk memberikan performa sekaligus fleksibilitas perjalanan,” ujarnya.
Baca juga: Catat 1.100 Pre-Booking, Pemesanan DFSK E5 Plus Lebihi Target
Dengan kombinasi antara mesin konvensional dan motor listrik, DFSK E5 Plus diklaim dapat menempuh jarak hingga 1.400 kilometer jika keduanya terisi penuh. Kendaraan ini dirancang untuk menjawab salah satu pertanyaan terbesar konsumen ketika mempertimbangkan kendaraan elektrifikasi.
“GIIAS 2026 menjadi momentum yang sangat penting bagi DFSK. Kami melihat bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap teknologi elektrifikasi dan semakin kritis dalam menentukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, kami memberikan pengalaman baru melalui teknologi PHEV yang menggabungkan efisiensi, performa, kenyamanan, dan fleksibilitas” ungkapnya.
Lebih lanjut Cing Hok Rifin mengungkapkan respons positif terhadap E5 Plus sekaligus memperkuat keyakinan DFSK bahwa teknologi PHEV memiliki ruang yang besar untuk berkembang di Indonesia. Namun, sebagai produk yang berada di segmen premium dan membawa teknologi PHEV yang relatif masih baru bagi sebagian besar konsumen.
“E5 Plus merupakan produk premium dengan teknologi PHEV yang masih tergolong baru bagi pasar Indonesia. Karena itu, kami memahami bahwa membangun penerimaan pasar tidak terjadi dalam waktu singkat. Dibutuhkan proses edukasi dan pengalaman langsung agar konsumen semakin memahami keunggulan serta manfaat teknologi PHEV,” imbuhnya.











