MobilKomersial.com — Perusahaan Otobus (PO) 168 Trans menambah kekuatan armada baru menggunakan bus double decker Jetbus 5 SDD yang dirakit oleh Karoseri Adiputro dengan kabin mewah untuk menunjang kenyamanan penumpang.
Bus anyar tersebut menggunakan warna biru dengan livery baru yang lebih modern dan sederhana menggunakan simbol PO 168 pada sisi kanan dan kiri bagian belakang bus terlihat lebih simple.
Baca juga:Β 8 Unit Bus Baru PO 168 Trans Meluncur Gunakan Bodi Jetbus 5

Masuk ke kabin, terdapat dua kursi sleeper privat menggunakan pintu geser pada dek bawah bagian depan, di kursi ini terdapat meja lipat, kursi elektrik, cup holder, Audio Video On Demand (AVOD), lampu baca, serta port usb untuk mengisi daya ponsel penumpang.
Di belakang kursi sleeper, terdapat delapan kursi yang cukup lebar dilengkapi legrest serta sandaran kursi yang telah dilengkapi bantal kecil. Pada kursi ini juga terdapat sarana hiburan AVOD, interkom untuk menghubungi kru bus serta port usb untuk mengisi daya ponsel penumpang.
Baca juga:Β Tiga Bus Mewah Baru PO Aneka Transport Mulai Mengaspal Layani Pemudik di Sulawesi

Pada bagian dek atas, terdapat kursi dengan konfigurasi 2-2 serta sarana hiburan AVOD yang hanya ada di sebagian kursi. Untuk kursi di dek atas ini juga dilengkapi dengan legrest agar menambah kenyamanan penumpang selama di perjalanan.
Selama perjalanan berlangsung, nantinya penumpang dapat menikmati fasilitas berupa toilet, dapur mini untuk membuat kopi, teh serta minuman lainnya dan mie cup instan yang disediakan gratis oleh PO 168 Trans.
Baca juga:Β Bus Transjakarta Dilengkapi Teknologi Pemantauan Pramudi, Deteksi Kelelahan dan Potensi Microsleep

Untuk sasisnya sendiri, PO 168 Trans mempercayai Scania K450CB 6X2 yang memiliki tenaga mesin lebih besar, yaitu 450 dk (@ 1900 r/min) dengan mesin 6 silinder berkapasitas 13.000 cc dan torsi sebesar 2150 Nm @ 1000 β 1300 r/min.
Scania K450CB-6X2 juga merupakan bus AKAP yang ramah lingkungan, karena sudah menerapkan sistem emisi Euro 5 yang didukung pula oleh teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR) sehingga bisa menghasilkan emisi karbon yang lebih bersih.











