MobilKomersial.com — Salah satu produsen otomotif legendaris asal Perancis, Renault telah resmi menghidupkan kembali nama besar Duster melalui peluncuran generasi terbarunya di pasar India.
SUV yang sempat mempopulerkan segmen midsize SUV, termasuk di Indonesia ini kini tampil dengan perombakan total, menggunakan basis platform modular terbaru dan integrasi teknologi digital yang jauh lebih dalam.
Secara visual, Renault Duster tetap mempertahankan siluet kekar namun dengan detail yang lebih presisi. Kendaraan ini memiliki dimensi panjang 4.346 mm, lebar 1.815 mm, dan tinggi 1.703 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) sepanjang 2.657 mm.
Dimensi ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kelincahan di dalam kota dan kestabilan di medan berat. Apalagi, dengan ground clearance setinggi 212 mm, New Duster memiliki approach angle 26,9° dan departure angle 34,7°.

Angka ini memungkinkan mobil melewati rintangan terjal tanpa khawatir. Estetika luarnya dipertegas dengan lampu depan LED khas Renault, pelek diamond-cut 18 inci, dan pilihan warna eksklusif Mountain Jade yang terinspirasi dari hutan Himalaya.
Masuk ke bagian kabin, Renault menerapkan konsep driver-centric yang terinspirasi dari kokpit pesawat tempur. Konsol tengah dibuat lebih tinggi dengan tuas transmisi elektronik untuk memudahkan pengoperasian.
Sektor teknologi menjadi lompatan terbesar pada model ini. Duster terbaru dilengkapi dengan sistem multimedia OpenR Link 10,1 inci yang sudah terintegrasi dengan ekosistem Google. mulai dari Google Maps, Play Store, dan asisten suara AI Google atau Gemini.
Selain layar utama, terdapat layar instrumen TFT sebesar 10,25 inci yang berada di hadapan pengemudi yang mampu menampilkan data navigasi secara real-time untuk menjaga fokus berkendara.
Baca Juga: Bersama Wuling Darion PHEV, Mudik Lebih Nyaman Bebas Khawatir

Renault membangun Duster di atas Renault Group Modular Platform (RGMP) yang dirancang untuk memenuhi standar keselamatan bintang lima. Di balik kap mesinnya, tersedia tiga pilihan dapur pacu utama.
Untuk beberapa varian yang lebih ekonomis, Renault menyematkan mesin Turbo TCe 100, 3-silinder segaris, berkapasitas 999 cc (1.0L) yang dapat menghasilkan tenaga 98 dk di putaran 5.000 rpm dan torsi 166 Nm di putaran 2.000-3.750 rpm.
Sementara untuk varian diatasnya, Renault membenamkan mesin yang lebih berperforma yakni Turbo TCE 160, 4-silinder segaris, berkapasitas 1.333 cc (1.3L) yang menghasilkan tenaga 161 dk di putaran 5.250 rpm dan torsi 280 Nm di putaran 2.000-3.500 rpm.
Terakhir, Renault juga menawarkan mesin Strong Hybrid E-Tech 160 yang menggabungkan mesin 1.8L dengan baterai 1,4 kWh. Sistem ini diklaim sebagai yang paling efisien, di mana mobil dapat beroperasi dalam (EV) hingga 80% saat digunakan di kondisi perkotaan.

Duster terbaru tidak hanya menawarkan fitur keselamatan aktif (ADAS), tetapi juga fleksibilitas dalam pengaturannya. Pengemudi dapat memilih fungsi ADAS mana yang ingin diaktifkan atau dimatikan.
Pengaturan ini akan tersimpan secara otomatis di profil Google pengguna, sehingga mobil akan menyesuaikan preferensi tersebut setiap kali pengemudi atau pemilik New Duster masuk ke dalam kabin.
Baca Juga: Bisa Tempuh Jarak 1.300 Km, Ini Alasan Lepas L8 Jadi Teman Perjalanan Mudik
Fitur kenyamanan tambahan mencakup panoramic sunroof elektrik, kursi depan berventilasi dengan pengaturan elektrik 6 arah, AC dual-zone otomatis dengan filter PM2.5, serta bagasi elektrik juga turut menambah kenyamanan.
Di pasar India, Renault New Duster ini dipasarkan dengan rentang harga Rp 188 juta untuk varian terendahnya hingga Rp 300 jutaan dengan pengiriman unit ke konsumen dijadwalkan mulai April 2026 mendatang.











