MobilKomersial.com — Daimler Truck Holding AG secara resmi mengumumkan hasil penjualan unit untuk tahun fiskal 2025 yang menunjukkan dinamika menarik di tengah kondisi pasar global yang menantang.
Meskipun secara keseluruhan volume penjualan Grup mengalami penurunan menjadi 422.510 unit dibandingkan tahun sebelumnya, perusahaan berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dalam transformasi teknologi berkelanjutan.
Salah satu sorotan utama adalah lonjakan penjualan kendaraan listrik yang meningkat tajam sebesar dua pertiga hingga mencapai 6.726 unit, naik 67% dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 4.035 unit.
Baca Juga: Intip Spesifikasi Bus Mercedes-Benz OH 1626 L Rakitan Lokal yang Diekspor ke Thailand
Secara detail, Daimler Truck mencatatkan pencapaian transformatif pada segmen kendaraan listrik berbasis baterai selama tahun 2025 dengan kenaikan penjualan sebesar 67% dibandingkan tahun sebelumnya.
Perusahaan asal Jerman ini menilai bahwa tren pertumbuhan ini terlihat semakin kuat menjelang akhir tahun, di mana pada kuartal keempat saja, penjualan kendaraan ramah lingkungan ini melonjak 52% dengan total 2.902 unit yang terjual.

Performa perusahaan pada kuartal keempat tahun 2025 juga menjadi periode terkuat sepanjang tahun, didorong oleh ketahanan segmen Mercedes-Benz Trucks yang menunjukkan pertumbuhan positif.
Segmen yang secara garis besar berfokus pada pasar Eropa ini berhasil mempertahankan stabilitas penjualannya di angka 159.871 unit untuk setahun penuh, bahkan mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 11% khusus pada kuartal terakhir.
Sementara itu, di wilayah pasar Asia, khususnya pada segmen Trucks Asia yang juga membawahi merek-merek seperti Fuso, BharatBenz, dan Rizon, selain Mercedes-Benz menunjukkan performa yang solid dan stabil.
Sepanjang tahun 2025, segmen ini berhasil meningkatkan penjualan sebesar 4% menjadi 107.055 unit dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 102.870 unit. Khusus pada periode kuartal keempat, Trucks Asia mampu mempertahankan penjualan di angka 30.325 unit.
Perlu dicatat bahwa per tanggal 1 Januari 2025 lalu, Daimler Truck melakukan reorganisasi struktur bisnis di wilayah Asia, di mana operasional di India dan Tiongkok kini diintegrasikan ke dalam segmen Mercedes-Benz Trucks.

Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi dan sinergi antar-wilayah. Fokus perusahaan di Asia tetap konsisten pada penyediaan teknologi dan produk yang mendukung mobilitas barang secara andal dan tepat waktu.
Namun, perjalanan selama tahun 2025 tentunya bukanlah tanpa hambatan, terutama bagi segmen Trucks North America yang harus menghadapi kondisi pasar yang sulit di pasar Amerika Serikat (AS).
Hal ini berdampak pada penurunan volume penjualan di wilayah tersebut menjadi 141.814 unit. Di sisi lain, unit bisnis Daimler Buses tetap menunjukkan performa yang stabil dengan total penjualan 26.991 unit, sedikit meningkat dibandingkan pencapaian tahun 2024.
Baca Juga: Sebagai Angkutan Multifungsi, Hino 500 Series Kuasai Pasar Truk Medium Duty Sepanjang 2025
Daimler Truck kini tengah bersiap untuk memaparkan rincian angka keuangan serta indikator kinerja non-finansial secara lebih mendalam pada Konferensi Hasil Tahunan yang dijadwalkan pada 12 Maret mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, manajemen juga akan menyampaikan proyeksi strategis untuk tahun 2026, sejalan dengan ambisi perusahaan untuk terus memberikan solusi transportasi yang andal, aman, dan ramah lingkungan bagi pelanggan di seluruh dunia.











