MobilKomersial.com — VinFast secara resmi melakukan langkah ambisiusnya ke sektor transportasi publik Eropa dengan meluncurkan strategi bus listrik dan pengisian dayanya pada pameran Busworld Europe 2025 di Brussels, Belgia.
Debut ganda ini memperkenalkan dua model bus bebas emisi yang baru, menawarkan opsi vital bagi operator bus yang menghadapi target emisi Uni Eropa yang semakin ketat, termasuk target tahun 2030 agar 90% bus baru harus bebas emisi.
VinFast meluncurkan dua model berbeda yang disesuaikan untuk persyaratan jalan dan mobilitas di Uni Eropa mulai dari EB8 (8 meter) yang dirancang untuk efisiensi dan kelincahan di jalur perkotaan dan EB12 (12 meter), model yang lebih besar.
Kedua model bus asal Vietnam tersebut diklaim sepenuhnya mematuhi peraturan Uni Eropa. Model EB12 bahkan telah sepenuhnya di homologasi (memenuhi standar) UNECE dan CE dan siap dipesan di Eropa.

“Peluncuran ini adalah ‘tanda kuat dari komitmen jangka panjang VinFast’ terhadap masa depan yang hijau dan berkelanjutan, yang sejalan dengan visi Eropa,” tegas Ms. Le Thi Thu Thuy, Ketua Dewan Direksi VinFast, Selasa (14/10/2025).
Soal spesifikasinya, bus listrik VinFast EB8 dibuat menarik perhatian dengan desain inovatifnya, dirancang sebagai solusi transportasi berkapasitas menengah yang mampu menampung hingga 60 penumpang.
Model ini dipersenjatai dengan paket baterai listrik jenis LFP Gotion berkapasitas 360 kWh yang ditempatkan sebagian di atap dan sebagian di lantai sesuai dengan homologasi di Eropa dan diperkirakan mampu menempuh jarak hingga 300 km.
Baca Juga: Bus Listrik Mercedes-Benz eIntouro Resmi Meluncur, Klaim Jarak Tempuh Hingga 500 KM
Berbeda dengan EB8, untuk model tertingginya, VinFast EB12 diklaim dirancang secara khusus untuk memenuhi standar ketat di pasar Eropa yang sepenuhnya mematuhi peraturan Eropa dan standar UNECE dan CE, serta memiliki homologasi Eropa penuh.
Bus listrik 12 meter yang mampu menampung hingga 90 penumpang itu dilengkapi dengan paket baterai listrik jenis LFP CATL berkapasitas 422 kWh yang memberikan jarak tempuh lebih dari 400 km berdasarkan siklus SORT2.
Untuk menyederhanakan pemeliharaan dan perbaikan di Eropa, VinFast memilih komponen-komponen utama dari pemasok Eropa seperti menggunakan as roda portal ZF AVE130 dengan dua motor hub berdaya 125 kW.

Sementara itu, sebagai kendaraan elektrifikasi, bus-bus listrik tersebut juga dikabarkan telah menggunakan plug standar CCS2 dengan daya maksimum 140 kW yang memungkinkan pengisian penuh hanya dalam 2 hingga 3 jam.
Bus-bus baru ini dilengkapi dengan serangkaian teknologi bantuan pengemudi canggih (ADAS) untuk memastikan keamanan maksimum bagi penumpang dan pengguna jalan lainnya sesuai dengan regulasi keselamatan transportasi di Eropa.
Baca Juga: Mengupas Spesifikasi Gahar Skywell NJL6126BEV, Bus Listrik Andalan Transjakarta
Beberapa teknologi itu mulai dari Bantuan Kecepatan Cerdas (Intelligent Speed Assistance), Peringatan Tabrakan Depan (Forward Collision Warning), Pemantauan Kantuk Pengemudi (Drowsiness Monitoring), hingga Deteksi Titik Buta (Blind Spot Detection).
VinFast menyatakan bahwa peluncuran bus listrik ini adalah pernyataan kuat tentang komitmen jangka panjang VinFast terhadap kawasan Eropa, yang memiliki visi yang sama untuk masa depan yang hijau dan berkelanjutan.











