MobilKomersial.com — Damri kini melayani angkutan yang terintegrasi dengan kebutuhan para pedagang dan petani, dengan Angkutan Perintis salah satunya di Surabaya. Guna kelancaran distribusi barang dan aksesibilitas pasar, Damri menghadirkan rute-rute strategis yang siap melayani masyarakat di berbagai wilayah.
General Manager Damri Cabang Surabaya, Heru Warsono mengungkapkan inisiatif ini berhasil mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama di sentra-sentra perdagangan yang mengandalkan distribusi barang secara cepat dan efisien.
“Selama Semester I tahun 2025, Damri telah melayani lebih dari 3.000 pelanggan. Angka ini menunjukkan kebutuhan besar para pelaku usaha dan petani serta masyarakat akan layanan transportasi publik yang andal dan terjangkau,” kata Heru dikutip hari ini, Rabu (27/8/2025).
Baca juga: PO Sumber Alam Tambah Bus AKAP Baru Ramah Disabilitas

Menurut Heru, pelayanan yang konsisten di setiap jadwal keberangkatan pagi pukul 07.00 dari titik awal dan siang hari pukul 12.00 dari titik sebaliknya, memberikan kemudahan bagi pedagang dan petani untuk mengangkut barang dagangan mereka ke berbagai titik ekonomi utama seperti pasar dan terminal.
“Inovasi layanan angkutan ini diyakini mampu mempercepat distribusi barang, memperluas jangkauan pasar, dan mengoptimalkan pasokan kebutuhan pokok di berbagai daerah. Sinergi ini juga dapat mengurangi biaya logistik, menghemat waktu tempuh, serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar regional,” ujarnya.
Lebih lanjut Heru mengatakan bahwa dalam jangka panjang, Damri ingin terus memperkuat kolaborasi dengan para pedagang, petani, UMKM, dan pemerintah daerah demi menciptakan jaringan transportasi yang semakin luas dan merata.
Baca juga: Wealthy Engine Diesel Treatment Dapat Bersihkan EGR, Turbocharged Hingga Catalytic Converter
“Damri yakin keberadaan DAMRI sebagai mitra distribusi barang dan mobilitas warga akan membawa perubahan positif dalam pemerataan ekonomi, serta mendorong pertumbuhan sektor perdagangan lokal yang semakin dinami,” ungkapnya.
Rute angkutan perintis Damri meliputi Mojoagung – Wonosalam, Desa Marmoyo – Terminal Ploso, Terminal Type C Angkot Nganjuk – Desa Ngetos, Terminal Type C Angkot Nganjuk – Desa Jatikalen, dan Pelabuhan Batu Guluk – Kecamatan Kangayan.
“Untuk tarifnya dikenakan harga yang bersahabat, yaitu Rp5.000 hingga Rp7.000 per perjalanan, memberikan solusi ekonomis tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Dengan biaya yang terjangkau, para pedagang dan petani dapat mengalokasikan lebih banyak modal usaha untuk pengembangan dan pertumbuhan bisnis mereka,” tambahnya.
Baca juga: Resmi Diperkenalkan, Intip Spesifikasi Nissan Kicks 2026