• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Tips

Tekan Kecelakaan, Ini Sejumlah Tips Berkendara Angkutan Barang Yang Aman

Menyikapi banyaknya insiden kecelakaan yang melibatkan kendaraan angkutan barang pada beberapa bulan terakhir, Kemenhub telah melakukan aksi sosialisasi keselamatan pada pengemudi angkutan barang.

M. Bagas Putra by M. Bagas Putra
26/11/2024
in Tips, Truk
0
Hino Tambah Produk TKDN Diatas 40 Persen, Ini Daftarnya

Truk Hino 500 Series/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com — Menyikapi banyaknya insiden kecelakaan yang melibatkan kendaraan angkutan barang pada beberapa bulan terakhir, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan aksi sosialisasi keselamatan pada pengemudi angkutan barang.

Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat), aksi sosialisasi ini dilakukan di Rest Area Tol Merak Km 14A dan 43A. Dimana, para pengemudi kendaraan angkutan barang setidaknya menerima berbagai ilmu materi tentang keselamatan selama perjalan.

Baca Juga: Sopir Truk Indonesia Juarai UD Extra Mile Challenge 2024, Cerminkan Praktik Terbaik di Industri Logistik

“Ada dua materi sosialisasi yang disampaikan kepada pengemudi, pertama mengenai cara mengemudi ketika berada di jalan menurun dan kedua bagaimana melakukan pemeriksaan terhadap rem sebelum kendaraan melakukan perjalanan,” ujar Direktur Lalu Lintas Jalan, Ahmad Yani mengutip keterangannya, Selasa (26/11/2024).

Ia mengungkapkan bahwa sebelum memasuki jalan menurun, pengemudi memindahkan posisi transmisi ke gigi rendah. Ketika jarum rpm pada tachometer menuju ke zona merah (zona bahaya) segera aktifkan exhaust brake (rem angin) untuk menurunkan rpm ke zona aman.

Berbagai jenis kendaraan angkutan barang/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

“Selanjutnya, pertahankan exhaust brake dan jangan dimainkan. Jika jarum rpm masih naik dan menuju ke zona merah injak pedal rem lepaskan kembali pedal rem jika jarum rpm sudah berada di zona putih,” jelas Yani.

Ia menekankan bahwa penggunaan rem pedal di jalan menurun bukan untuk menghentikan kendaraan melainkan untuk menurunkan jarum rpm ke zona aman dan jangan memindahkan gigi di jalan menurun serta hindari penggunaan rem pedal secara berulang karena dapat menyebabkan rem blong.

Baca Juga: 98 Persen Kecelakaan Truk dan Bus Karena Kelalaian Pengemudi, Ini Strategi Pemerintah

Pada kesempatan ini, Ia juga memaparkan enam langkah melakukan pemeriksaan rem sebelum kendaraan melakukan perjalanan di antaranya, pertama parkirkan kendaraan di tempat yang benar dengan roda terganjal dan rem tangan diturunkan, putar kunci kontak ke posisi “ON” pastikan semua fungsi kendaraan bekerja (tidak ada lampu indikator yang menyala) dan tabung angin terisi penuh.

“Yang kedua, kita perlu pastikan tidak ada kebocoran pneumatic dengan cara injak pedal rem selama kurang lebih 2 menit. Penurunan tekanan angin tidak boleh lebih dari 0,5 bar. Jika tekanan angin >0,5 bar menandakan kondisi kampas rem tidak baik dan jika tekanan angin mengalami penurunan terus, menandakan adanya kebocoran,” paparnya.

Sejumlah Truk Tonase Besar di Jalan Tol/Foto: dok.IAMI

Ketiga, pastikan tabung angin dalam kondisi baik. Periksa dengan menarik tuas/cincin tabung angin, jika keluar air/oli, stop operasi dan minta mekanik memeriksa filter air dryer atau kompresornya. Kemudian keempat, pastikan exhaust brake dan rem tangan berfungsi dengan baik.

Tahap kelima yaitu memastikan tidak ada kebocoran hydrolik dengan memeriksa persediaan minyak rem dalam kondisi cukup dan yang keenam memeriksa ban, tekanan angin dan kondisi fisik ban dalam keadaan baik. Setelah aman untuk melakukan perjalanan, pengemudi bisa memulai perjalanan.

Baca Juga: Simak, Ini Pengertian Dan Pentingnya Uji KIR Bagi Kendaraan Niaga

Adapun, materi sosialisasi tersebut merupakan tips dari investigator KNKT sebagai temuan terhadap indikasi terjadinya suatu kecelakaan fatal pada angkutan barang dan bus serta merupakan hal yang sangat penting diketahui oleh para pengemudi.

“Hari ini dilakukan sosialisasi kepada pengemudi angkutan barang umum sebanyak 55 orang dan pengemudi angkutan barang khusus sebanyak 15 orang. Di samping itu terdapat juga pengemudi angkutan pariwisata sebanyak 8 orang,” imbuhnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi tatap langsung dengan para pengemudi dapat menambah pengetahuan pengemudi dan mereka dapat menyebarluaskan informasi penting ini pada pengemudi lainnya.

Baca Juga: Mitsubishi Fuso Wajibkan Sopir Truk Periksa Kendaraan Sebelum Lakukan Perjalanan

Tags: Angkutan BarangBusDitjen HubdatKemenhubKeselamatan Truk dan BusTruk
Previous Post

Tunjukkan Bukti Tinta, Tiket GJAW 2024 Hanya Rp 50 Ribu Selama Pilkada

Next Post

Gandeng Pertamina dan TRAC, Toyota Siap Uji Coba Bahan Bakar Bioetanol E10

M. Bagas Putra

M. Bagas Putra

Related Posts

Mitsubishi Fuso Siapkan Jajaran Truk Hidrogen di JMS 2025, Bisa Tempuh Jarak 1.200 KM!
Truk

Hino dan Fuso Resmi ‘Menikah’! Archion Corporation Mulai Operasi, Siap Kuasai Pasar Truk Dunia

02/04/2026
Perusahaan Tekstil Ini Operasikan Truk Listrik Foton Lewat Kalista, Efisiensi BBM Capai 40%
Truk

Perusahaan Tekstil Ini Operasikan Truk Listrik Foton Lewat Kalista, Efisiensi BBM Capai 40%

02/04/2026
Pakai Teknologi Ini, Volvo Uji Coba Truk Hidrogen dengan Tenaga Setara Diesel
Truk

Pakai Teknologi Ini, Volvo Uji Coba Truk Hidrogen dengan Tenaga Setara Diesel

02/04/2026
Pemilik Kia Bisa Cek Kendaraan Gratis Oleh Teknisi Ahli Dari Korea Selatan dan Asia Pasifik
Mobil dan Motor

Pulihkan Mobil Pasca Mudik, Kia Berikan Layanan Diagnosa Teknologi Gratis

02/04/2026
Baterai Masih 30% Tapi Mobil Listrik Sudah Kasih Sinyal? Ini 5 Alasan Mengapa Harus Berhenti!
Mobil dan Motor

Baterai Masih 30% Tapi Mobil Listrik Sudah Kasih Sinyal? Ini 5 Alasan Mengapa Harus Berhenti!

02/04/2026
Profil Isuzu D-Max Single Cabin, Pikap Tangguh Penakluk Medan Tambang
Pikap

Isuzu Siapkan Kejutan di GIICOMVEC 2026, Varian Baru Siap Meluncur dan Langsung Bisa Dibeli!

02/04/2026
Next Post
Gandeng Pertamina dan TRAC, Toyota Siap Uji Coba Bahan Bakar Bioetanol E10

Gandeng Pertamina dan TRAC, Toyota Siap Uji Coba Bahan Bakar Bioetanol E10

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com