• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Bus

Begini Cara Kerja Fitur ABS Pada Truk dan Bus

Awalnya, teknologi ABS ini pertama kali diterapkan pada pesawat terbang dan menyusul kemudian pada kereta api. Setelah itu, barulah muncul sebagai standar keselamatan dan keamanan kendaraan.

M. Bagas Putra by M. Bagas Putra
20/11/2023
in Bus, Truk
0
Begini Cara Kerja Fitur ABS Pada Truk dan Bus

Truk Mercedes-Benz Axor 4928T ABS/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

0
SHARES
55
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com — Karena tuntutan pekerjaan yang berat, kendaraan bermuatan besar seperti truk dan bus dituntut untuk beroperasi secara efektif, efisien, dan aman. Itu sebabnya dalam memilih kendaraan komersial wajib mempertimbangkan fitur-fitur keselamatannya.

Ada beberapa fitur keselamatan yang harus dimiliki truk dan bus masa kini, salah satunya adalah fitur anti-lock braking system (ABS) yang merupakan sebuah sistem yang berfungsi untuk mencegah penguncian roda dan mengendalikan kendaraan saat rem mendadak.

Baca Juga: Lebih Efisien, Berikut Cara Kerja Sistem Common Rail pada Truk

Awalnya, teknologi ABS ini pertama kali diterapkan pada pesawat terbang dan menyusul kemudian pada kereta api. Setelah itu, barulah muncul sebagai standar keselamatan dan keamanan pada kendaraan, termasuk kendaraan besar seperti truk dan bus.

Secara prinsip, fitur ABS ini bekerja dengan menggunakan sensor yang mendeteksi putaran roda dan modul ABS. Jika sensor mendeteksi adanya roda mengunci, maka sensor ini memerintahkan modul ABS untuk mengatur tekanan piston rem pada roda yang terkunci.

Sejumlah komponen fitur ABS pada truk dan bus/Foto: dok.ZF

Alhasil, roda pada truk dan bus tidak akan langsung berhenti berputar, melainkan akan sedikit menggelinding dengan kecepatan yang rendah, sehingga roda tetap bisa mengikuti arah sesuai setir yang dibelokkan oleh pengemudi.

Hal ini berbeda ketika kendaraan tanpa ABS, yang rodanya langsung terkunci begitu terjadi pengereman yang kuat. Saat roda terkunci itulah tak bisa diarahkan ke mana pun dan hanya meluncur berdasarkan momentum berat kendaraan saja.

Baca Juga: Mengenal Cairan AdBlue, Pemangkas Emisi Pada Mesin Diesel, Begini Cara Kerjanya

Sebelum adanya ABS, pengemudi bisa sedikit mengendurkan injakan pedal rem sejenak agar roda bergulir kembali dan mengikuti arah yang dimau oleh pengemudi. Namun, dalam kondisi darurat, tidak semua pengemudi sigap melakukan hal itu, sehingga perlu perangkat bantuan berupa ABS.

Sementara itu, saat terdeteksi roda truk dan bus telah terkunci karena pengereman, modul fitur ABS akan membuat piston rem mengurangi tekanan rem yang menyebabkan roda akan berputar dan modul akan membuat piston rem kembali menekan kampas rem.

Ilustrasi mekanisme fitur ABS pada truk dan bus/Foto: dok.ZF

Satu hal yang harus diluruskan adalah, banyak orang yang berpendapat bahwa ABS membuat rem jadi lebih pakem. Pendapat ini secara prinsip tidak dapat dibenarkan karena kuat tidaknya pengereman tergantung dengan besar kecil perangkat yang terlibat pada proses pengereman.

Ditegaskan kembali bahwa tujuan utama kehadiran fitur ABS pada setiap kendaraan ini adalah agar roda tidak terkunci pada saat melakukan pengereman berat, sehingga setiap kendaraan masih bisa dikendalikan dan tidak terjadi oleng atau tergelincir.

Baca Juga: Prioritaskan Keselamatan, Pahami Cara Kerja Rolling Resistance pada Ban Truk dan Bus

Walaupun belum menjadi standar regulasi pada kendaraan berat di Indonesia namun satu per satu pabrikan kendaraan niaga melengkapi armadanya dengan fitur ini mulai dari Hino, Fuso, UD Trucks, Isuzu hingga truk dan bus asal Eropa seperti Mercedes-Benz, Volvo hingga Scania.

Tags: ABSABS BusABS TrukAnti-lock Braking SystemBus ABSFitur ABSFitur BusFitur PengeremanFitur TrukTruk ABS
Previous Post

2.000 Unit Truk DHL Akan Beralih Ke Model Kendaraan Ramah Lingkungan

Next Post

Broom Gandeng Startup AI 6Estates, Perkuat Ekosistem Mobil Bekas Indonesia

M. Bagas Putra

M. Bagas Putra

Related Posts

Sopir Bus AKAP Wajib Periksa Rutin Armadanya Sebelum Operasional
Bus

Sopir Bus AKAP Wajib Periksa Rutin Armadanya Sebelum Operasional

15/12/2025
Mengintip Bus Double Decker Milik PO MTrans di GIIAS 2024
Bus

PO MTrans Buka Rute AKAP Baru Blitar – Jakarta Pakai Bus Double Decker

14/12/2025
Mengupas Tuntas VW e-Delivery, Truk Listrik Canggih Pesaing Berat di Perkotaan
Profil

Mengupas Tuntas VW e-Delivery, Truk Listrik Canggih Pesaing Berat di Perkotaan

13/12/2025
Mengungkap Detail Spesifikasi Bus Listrik Hino Blue Ribbon Z EV
Bus

Mengungkap Detail Spesifikasi Bus Listrik Hino Blue Ribbon Z EV

13/12/2025
Periksa Bus AKAP Menjelang Libur Nataru 2026, Dishub Tangsel Temukan Puluhan Armada Tak Laik Jalan
Berita

Periksa Bus AKAP Menjelang Libur Nataru 2026, Dishub Tangsel Temukan Puluhan Armada Tak Laik Jalan

12/12/2025
Produksi Mercedes-Benz eActros 400 Generasi Kedua Dimulai, Siap Kunci Dominasi Pasar Truk Listrik Eropa
Truk

Produksi Mercedes-Benz eActros 400 Generasi Kedua Dimulai, Siap Kunci Dominasi Pasar Truk Listrik Eropa

11/12/2025
Next Post
Broom Gandeng Startup AI 6Estates, Perkuat Ekosistem Mobil Bekas Indonesia

Broom Gandeng Startup AI 6Estates, Perkuat Ekosistem Mobil Bekas Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com