Jakarta, MobilKomersial.com - Pesatnya pertumbuhan kebutuhan komoditas energi, konstruksi, dan logistik di Indonesia pada tahun 2018 menjadi latar belakang Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) optimis memperkenalkan tujuh kendaraan niaga baru di segmen pikap dan truk.

Ketujuh produk tersebut adalah Tata Super Ace HT2 Facelift, Tata LPT 407-34 WB, Tata Ultra 1014-45&33 WB, Tata LPT 813-38 WB, Tata LPT 1116-42 WB, Tata Prima 3338.K 8x4 52 WB, dan Tata Prima 3123. T.

TMDI bertekad menjadi salah satu pemain utama dalam partisipasinya pada pembangunan di Indonesia. TMDI menyediakan solusi kendaraan niaga yang efisien, produktif, dan menguntungkan.

Baca juga : Sambut Hari Raya, Tata Motors Siapkan Program Lebaran Care 2019

“Kami yakin produk baru kami dapat diminati pengusaha yang membutuhkan kendaraan niaga yang kuat, efisien dan terjamin purna jualnya," ujar Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta di acara Media Gathering di Jakarta (15/5).

Menurutnya, dengan kehadiran 7 produk baru ini pihaknya memberikan pilihan yang cerdas kepada pelanggan Indonesia. "Saat ini, hampir 85% pasar varian truk yang ada di Indonesia sudah kami miliki variannya,” ungkap Biswadev.

Share :

Januari-Oktober 2019, Hino Dutro Telah Diekspor 1.960 Unit

Hino Indonesia memang tercatat sebagai satu-satunya merek kendaraan komersial yang melakukan ekspor kendaraan utuh truk dan bus (light duty) di Tanah Air.

Read More
Mitsubishi Fuso Luncurkan Super Great 2019, Truk Heavy Duty Otonom Pertama di Jepang

Super Great terbaru ini merupakan heavy duty truck (HDT) pertama di Jepang yang dilengkapi dengan teknologi pendukung kemudi otomatis level 2.

Read More
Ini Alasan Hino Fokus Bawa Kendaraan Hybrid Dibanding Kendaraan Listrik

Hino Dutro Hybrid diyakini mampu menghemat konsumsi bahan bakar 13,6 km per liter dengan menggunakan diesel electric hybrid system.

Read More