Jakarta, MobilKomersial.com - Kementerian Perindustrian mendukung penuh upaya perusahaan industri yang melakukan pencegahan penyebaran virus korona, baik di dalam maupun luar lingkungan kerja. Hal ini sejalan dengan penerapan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 697 Tahun 2020 tentang Kewajiban Penerapan Protokol Kesehatan.

“Langkah implementasi protokol kesehatan ini dipercaya dapat meningkatkan produktivitas para pekerja karena lingkungannya yang terjaga. Sehingga akan lebih memacu daya saing perusahaan,” ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier di Jakarta.

Dirjen ILMATE memberikan apresiasi kepada PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) yang aktif menjalin kerja sama dengan Kemenperin untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar lingkungan perusahaan KMWI dengan menggunakan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). 

Baca Juga : Pacu Laju Industri Otomotif, Kemenperin Ajukan Insentif Pajak bagi Pembeli Kendaraan

Sterilisasi ini mencakup enam lingkungan Rukun Warga (RW) yang meliputi lebih dari 5.500 penduduk di Desa Karang Asam Timur, Kecamatan Citeureup, Bogor, Jawa Barat.

“Kami bangga terhadap AMMDes selaku karya anak bangsa ini yang memiliki beragam fungsi, hingga mampu membuat aplikasi yang dapat dimanfaatkan dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19,” tutur Taufiek. 

AMMDes yang digunakan sebagai fasilitas penyemprot cairan disinfektan tersebut adalah pengembangan dari unit water tank, yang dilengkapi dengan tangki berkapasitas 600 liter.

Baca Juga : Usung Konsep Circular Economy, Kemenperin Dukung Percepatan Industri Kendaraan Listrik

Taufiek menegaskan, pihaknya aktif mendorong pengembangan AMMDes yang bisa dimanfaatkan di berbagai daerah sesuai kebutuhan saat ini. Misalnya ikut berkontribusi membantu pemerintah dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus korona di dalam negeri.

“Jadi, memang dibutuhkan kegiatan riset terus menerus sehingga bisa menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat atau pelaku industri kita. Tujuan utamanya adalah pemerataan ekonomi dan pembangunan di daerah, serta meningkatkan produktivitas masyarakat dan pelaku usaha,” paparnya.

Sebab, di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, pelaku industri dituntut agar bisa lebih efisien dalam proses produksinya. 

Untuk itu, AMMDes diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kemudahan bagi pelaku industri di tanah air dalam menghadapi era adaptasi kebiasaan baru sebagai imbas pandemi.

Baca Juga : Penjualan Mobil-Motor Naik, Kemenperin Optimis Bisa Recovery Lebih Cepat

“Kami optimistis, AMMDes mampu menjawab persoalan itu karena alat multifungsi ini menjangkau daerah-daerah yang sulit dilalui dengan kendaraan besar,” pungkas Taufiek. 

Sebab, salah satu keunggulan AMMDes adalah menggunakan differential lock dan penggunaan ban yang bisa disesuaikan dengan kontur medan yang akan dilewati, sehingga AMMDes tidak akan selip ketika berada di jalan ekstrim dengan infrastruktur yang minim.

 

(Denny)

Share :

Cititrans Kembali Buka Shuttle Bus Bandung - Bandara Soetta, Segini Tarifnya

Dengan kehadiran kembali rute Cititrans ini, tentunya turut meramaikan kampanye liburan #diindonesiaaja.

Read More
Gaikindo Jakarta Auto Week Resmi Diundur Menjadi Maret 2021

Gaikindo dan para anggotanya tetap berkomitmen penuh meyelenggarakan GJAW yang juga didukung penuh oleh Kementerian Perindustrian RI.

Read More
Tim Red Bull Honda Raih Podium Ganda di Balap F1 Bahrain 2020

Balapan dimulai lewat Max yang start di posisi kedua dan Alex di posisi kelima dan keduanya melaju dengan ban medium di perbatasan pertama sebelum beralih ke ban keras.

Read More