Komponen utama lainnya seperti transmisi, propeller shaft dan rear axle juga diproduksi di HMMI, selain komponen komponen lainnya yang terus ditingkatkan dibuat di dalam negeri melalui pemasok (supplier).

Dampak dari meningkatnya proses manufaktur di dalam negeri tersebut, maka tingkat kandungan komponen dalam negeri pun meningkat dengan drastis.

Pada saat ini tingkat kandungan dalam negeri kendaraan bermotor Hino berada pada kisaran 50% sampai dengan 70%.  

Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, HMMI turut mendukung pendapatan devisa melalui kegiatan ekspor komponen dan kendaraan.

Saat ini HMMI tercatat sebagai perusahaan produsen pertama di Indonesia yang melakukan ekspor kendaraan truk dan bus  sejak tahun 2011 ke Vietnam dan Filipina.

HMMI terus melebarkan jaringan ekspor kendaraan ke negara tujuan lainnya dengan total tujuan 15 negara (antara lain: Filipina, Vietnam, Laos, Haiti, Bolivia dan beberapa negara di Afrika Barat) sebanyak 13.000 unit kendaraan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Ekspor komponen kendaraan bermotor Hino juga telah dilakukan ke 17 negara tujuan. Kedepannya, volume dan nilai ekspor akan terus ditingkatkan, sejalan dengan diberlakukannya ambang batas emisi gas buang EURO 4 pada tahun 2021.

Share :

Cara Ringgo Hilangkan Bosan di Rumah, Cuci Mobil hingga Telepon Kerabat

Setelah satu bulan lamanya di rumah, masalah berikutnya adalah mengatasi kebosanan dan bagaimana tetap produktif.

Read More
Lebih Dekat dengan IARS, Komunitas Pecinta Miniatur Bus yang Eksis Hingga Kini

IARS adalah sebuat wadah yg terdiri dari sekumpulan penyuka, pengkoleksi miniatur bu plus sekaligus para pengrajinnya.

Read More
Melongok Perjalanan 50 Tahun Mercedes-Benz di Indonesia

2020 menjadi bersejarah bagi PT Mercedes-Benz Indonesia, karena genap 50 tahun mobil pabrikan Jerman itu melayani mobilitas masyarakat Indonesia

Read More
honda

Terkini

Terpopuler