MobilKomersial.com -- Bagi pengguna bus, khususnya yang memiliki rute perjalanan ke Jawa Tengah pasti tidak asing dengan bus yang bernama Bejeu. Bus ini memiliki ciri khas dengan body berwarna hitam dengan livery perpadauan warna merah dan kuning.

Perusahaan Otobus (PO) asal Jepara ini rupanya sedang memesan bus baru dari salah satu karoseri besar di Indonesia yang berasal dari Ungaran, yakni karoseri Laksana. Ada dua jenis sasis dari 6 unit yang dipesan oleh Bejeu. Ada sasis Eropa dan juga Jepang.

"Benar, Bejeu memesan unit baru.Sementara ada 6 unit yang dipesan di Laksana. 4 unit Mercedes-Benz 1626 NG dan 2 unit Hino RK. Dan sudah dua unit yang berjalan. Yang menggunakan sasis 1626 NG," ujar M. Rifqy Roosdhani Direktur Pemasaran PO. Bejeu kepada MobilKomersial.com.

Rifqy juga menambahkan, kalau dua unit bus yang sudah berjalan ini akan mengisi trayek yang sudah ada dengan sistem rolling. Kalau dari segi livery tidak ada yang berubah, hanya ditambahkan logo Mercedes-Benz saja.

Model bus baru dari PO yang berjuluk "Balck Bus" ini menggunakan model Legacy SR2 HD Prime ECE.R66.

Oia, apakah kalian sudah tau akronim dari nama Bejeu? Ternyata itu singkatan dari Bongkotan Jati Utama. Untuk nama penggemar bus ini adalah Black Bus Community.

Share :

Karoseri Tentrem Rilis Varian Baru Avante H7X yang Tampil Tanpa 'Bando'

Saat sejumlah operator bus terfokus menyelamatkan perekonomian bisnis transportasinya yang merosot, salah satu karoseri tertua itu diam-diam merilis bodi bus varian baru dari produknya, yakni Avante H7X.

Read More
Damri Lakukan Pembatasan Perjalanan Orang, untuk Percepatan Penanganan Covid-19

Damri selaku Badan Usaha Milik Negara bidang transportasi yang berada dibawah Kementerian Perhubungan, juga ikut mendukung program Pemerintah untuk melakukan Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

Read More
Transjakarta Raih 3 Penghargaan di Ajang Nasional TOP Digital Innovation

Transjakarta sukses meraih 3 penghargaan di ajang nasional TOP Digital Innovation Award 2020. Transjakarta berhasil menang dalam 3 kategori, dengan mengalahkan 30 perusahaan BUMN lainnya.

Read More