<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MTI &#8211; Mobil Komersial</title>
	<atom:link href="https://mobilkomersial.com/tag/mti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mobilkomersial.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 Mar 2024 04:35:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2023/01/ico.png</url>
	<title>MTI &#8211; Mobil Komersial</title>
	<link>https://mobilkomersial.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Truk ODOL Masih Sulit Diurai, Ini Kata DCVI</title>
		<link>https://mobilkomersial.com/2024/03/09/truk-odol-masih-sulit-diurai-ini-kata-dcvi/</link>
					<comments>https://mobilkomersial.com/2024/03/09/truk-odol-masih-sulit-diurai-ini-kata-dcvi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Bagas Putra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Mar 2024 04:35:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Truk]]></category>
		<category><![CDATA[DCVI]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Transportasi Indnesia]]></category>
		<category><![CDATA[MTI]]></category>
		<category><![CDATA[ODOL]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi Truk ODOL]]></category>
		<category><![CDATA[Truk ODOL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilkomersial.com/?p=16275</guid>

					<description><![CDATA[MobilKomersial.com — Kerap menjadi pelaku utama dari sejumlah kecelakaan lalu lintas, truk bermuatan lebih atau ODOL (Over Dimension Over Load) masih menjadi salah satu topik utama di industri transportasi logistik Indonesia. Untuk itulah, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Wilayah DKI Jakarta, Yusa Cahya Permana menegaskan bahwa dalam memberantas truk ODOL ini membutuhkan kolaborasi semua pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>MobilKomersial.com — </b><span style="font-weight: 400">Kerap menjadi pelaku utama dari sejumlah kecelakaan lalu lintas, truk bermuatan lebih atau ODOL (Over Dimension Over Load) masih menjadi salah satu topik utama di industri transportasi logistik Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Untuk itulah, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Wilayah DKI Jakarta, Yusa Cahya Permana menegaskan bahwa dalam memberantas truk ODOL ini membutuhkan kolaborasi semua pihak yang tidak hanya mengandalkan pemerintah.</span></p>
<blockquote><p><b>Baca Juga: </b><a href="https://mobilkomersial.com/2023/04/13/aptrindo-sebut-truk-odol-layaknya-benang-kusut-yang-sulit-diurai/"><strong>Aptrindo Sebut Truk ODOL Layaknya ‘Benang Kusut Yang Sulit Diurai’</strong></a></p></blockquote>
<p><span style="font-weight: 400">“Odol ini adalah PR (tugas) bersama, jadi pemerintah juga tidak bisa ngasih PR Kementerian Perhubungan saja, saya itu tidak akan bisa,” ungkap Yusa dalam mini talkshow di GIICOMVEC 2024, JCC, Jakarta, Jum’at, (8/3/2024).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Yusa memaparkan bahwa dalam menekan eksistensi ODOL ini membutuhkan peran penting dari sejumlah produsen angkutan barang serta para pengusaha untuk selalu mematuhi batas muatan barang dalam setiap operasionalnya.</span></p>
<figure id="attachment_16277" aria-describedby="caption-attachment-16277" style="width: 900px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-16277" src="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/pakai-teknologi-wim-truk-odol-kini-tak-bisa-melintas-di-jalan-tol-trans-sumatera_63a06656001a8.jpeg" alt="" width="900" height="511" srcset="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/pakai-teknologi-wim-truk-odol-kini-tak-bisa-melintas-di-jalan-tol-trans-sumatera_63a06656001a8.jpeg 900w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/pakai-teknologi-wim-truk-odol-kini-tak-bisa-melintas-di-jalan-tol-trans-sumatera_63a06656001a8-300x170.jpeg 300w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/pakai-teknologi-wim-truk-odol-kini-tak-bisa-melintas-di-jalan-tol-trans-sumatera_63a06656001a8-768x436.jpeg 768w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/pakai-teknologi-wim-truk-odol-kini-tak-bisa-melintas-di-jalan-tol-trans-sumatera_63a06656001a8-750x426.jpeg 750w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><figcaption id="caption-attachment-16277" class="wp-caption-text"><em>Ilustrasi pengecekan jumlah muatan angkutan barang/Foto: dok.Istimewa</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-weight: 400">“Kita harus akui, ini masalah yang rumit karena banyak menyangkut berbagai pihak termasuk para APM dan para pengusaha yang masih sering ‘bandel’ untuk menangkut jumlah muatan yang melebih batas yang ditentukan,” terangnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Hal ini pun turut dibenarkan oleh PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) selaku agen pemegang merek (APM) truk dan bus Mercedes-Benz di Indonesia yang mengatakan bahwa perusahannya juga telah melakukan berbagai cara untuk menekan ODOL.</span></p>
<blockquote><p><b>Baca Juga: </b><a href="https://mobilkomersial.com/2024/02/23/berantas-odol-kemenhub-terapkan-sistem-digitalisasi/"><strong>Berantas ODOL, Kemenhub Terapkan Sistem Digitalisasi</strong></a></p></blockquote>
<p><span style="font-weight: 400">“Kami (DCVI) telakukan melakukan berbagai cara untuk menekan hal ini (ODOL), mulai dari edukasi baik untuk supir maupun operator hingga dari kami sendiri untuk menghadirkan kendaraan yang bebas ODOL,” ucap Hendro Sembodo, Truck Bodybuilder Advisor DCVI.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kendati demikian, Hendro turut memaparkan bahwa truk yang melakukan ODOL sangatlah berbahaya, pasalnya, dengan beban muatan yang melebihi batas yang ditentukan akan berdampak pada sejumlah komponen, salah satunya kinerja rem yang kurang optimal.</span></p>
<figure id="attachment_16276" aria-describedby="caption-attachment-16276" style="width: 1024px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-16276" src="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/odol1-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/odol1-1024x576.jpg 1024w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/odol1-300x169.jpg 300w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/odol1-768x432.jpg 768w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/odol1-750x422.jpg 750w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/odol1-1140x641.jpg 1140w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/odol1.jpg 1500w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-16276" class="wp-caption-text"><em>Mini Talkshow &#8216;Road to Transformation with Mercedes-Benz Truck and Bus&#8217;/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-weight: 400">“Kita selalu mengimbau bahwa jika membawa muatan yang melebihi batas yang kita tentukan akan menimbulkan beberapa resiko, seperti rem yang tidak berfungsi baik serta kerusakan struktur yang menyebabkan as pada roda bisa patah,” paparnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tak hanya itu, dirinya juga mengungkap bahwa truk yang membawa muatan berlebih akan menganggu visibilitas pengemudi terhadap sejumlah titik buta atau blind spot. Dimana hal ini juga kerap menjadi salah satu faktor kecelakaan yang sering terjadi.</span></p>
<blockquote><p><b>Baca Juga: </b><a href="https://mobilkomersial.com/2024/03/08/kelengkapan-fitur-jadi-tantangan-baru-industri-bus-di-indonesia/"><strong>Kelengkapan Fitur Jadi Tantangan Baru Industri Bus di Indonesia</strong></a></p></blockquote>
<p><span style="font-weight: 400">“Jika truk mengangkut muatan berlebih tentu akan menganggu visibilitas blind spot yang berlebih. Ini yang juga sering menjadi penyebab kecelakaan, karena ini juga akan mengganggu keselamatan kendaraan lain disekitarnya,” tutur Hendro.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dengan begitu, Hendro turut menekankan bahwa dalam memberantas ODOL ini membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak. Dimana, menurutnya, pemerintah pun juga tidak bisa mengatasi ini sendirian meski telah menerapkan peraturan pemerintah (PP).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Jadi benar, ini butuh kerjasama dengan berbagai pihak, pemerintah pun kami rasa tidak akan sanggup meskipun sudah menerapkan PP. Bagi saya, dukungan dari berbagai pihak merupakan kunci dalam terwujudnya keselamatan jalan, sehingga diharapkan adanya kolaborasi bersama untuk menurunkan angka kecelakaan di Indonesia,” pungkasnya.</span></p>
<blockquote><p><strong>Baca Juga: <a href="https://mobilkomersial.com/2024/03/08/pertama-di-indonesia-hino-resmikan-fasilitas-uji-kir-terintegrasi/">Pertama di Indonesia, Hino Resmikan Fasilitas Uji KIR Terintegrasi</a></strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mobilkomersial.com/2024/03/09/truk-odol-masih-sulit-diurai-ini-kata-dcvi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelengkapan Fitur Jadi Tantangan Baru Industri Bus di Indonesia</title>
		<link>https://mobilkomersial.com/2024/03/08/kelengkapan-fitur-jadi-tantangan-baru-industri-bus-di-indonesia/</link>
					<comments>https://mobilkomersial.com/2024/03/08/kelengkapan-fitur-jadi-tantangan-baru-industri-bus-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Bagas Putra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2024 12:22:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bus]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Mercedes]]></category>
		<category><![CDATA[Daimler]]></category>
		<category><![CDATA[Daimler Commercial Vehicles Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[DCVI]]></category>
		<category><![CDATA[Fitur Bus]]></category>
		<category><![CDATA[GIICOMVEC]]></category>
		<category><![CDATA[GIICOMVEC 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Transportasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes]]></category>
		<category><![CDATA[Mercedes Benz]]></category>
		<category><![CDATA[MTI]]></category>
		<category><![CDATA[Tantangan Baru Industri Bus]]></category>
		<category><![CDATA[Truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilkomersial.com/?p=16244</guid>

					<description><![CDATA[MobilKomersial.com — Seiring dengan peningkatan penumpang serta perubahan demand penumpang atas meningkatnya berbagai layanan yang ditawarkan maka diperkirakan dunia industri bus Indonesia dinilai akan menghadapi tantangan baru. Adapun salah satu tantangan baru ini meliputi adanya kebutuhan fitur-fitur bus untuk mendukung keamanan dan keselamatan selama perjalanan. Baca Juga: DCVI Pamer Truk dan Bus Ramah Lingkungan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>MobilKomersial.com — </b><span style="font-weight: 400">Seiring dengan peningkatan penumpang serta perubahan demand penumpang atas meningkatnya berbagai layanan yang ditawarkan maka diperkirakan dunia industri bus Indonesia dinilai akan menghadapi tantangan baru.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Adapun salah satu tantangan baru ini meliputi adanya kebutuhan fitur-fitur bus untuk mendukung keamanan dan keselamatan selama perjalanan.</span></p>
<blockquote><p><b>Baca Juga: </b><a href="https://mobilkomersial.com/2024/03/08/dcvi-pamer-truk-dan-bus-ramah-lingkungan-di-giicomvec-2024-euro-4-hingga-euro-5/"><strong>DCVI Pamer Truk dan Bus Ramah Lingkungan di GIICOMVEC 2024, Euro 4 Hingga Euro 5</strong></a></p></blockquote>
<p><span style="font-weight: 400">Menurut Yusa Cahya Permana, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) wilayah DKI Jakarta, tantangan baru ini juga disebabkan dengan tren angkutan bus yang terus berkembang pesat baik bus antar kota antar provinsi (AKAP) maupun perkotaan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Kebutuhan fitur-fitur elektronik baik bus AKAP maupun perkotaan perlu adanya pemantauan kualitas sistem pendukung yang terstandar,” ucapnya dalam Mini Talkshow bersama PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI) di JCC, Senayan, Jakarta.</span></p>
<figure id="attachment_16245" aria-describedby="caption-attachment-16245" style="width: 1024px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-16245" src="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/dc1-1024x575.jpg" alt="" width="1024" height="575" srcset="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/dc1-1024x575.jpg 1024w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/dc1-300x169.jpg 300w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/dc1-768x432.jpg 768w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/dc1-750x422.jpg 750w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/dc1-1140x641.jpg 1140w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/dc1.jpg 1500w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-16245" class="wp-caption-text"><em>Mini Talkshow &#8216;Road to Transformation with Mercedes-Benz Truck and Bus&#8217;/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-weight: 400">“Kebutuhan fitur inipun, tetunya juga termasuk pada fitur-fitur keamanan dan keselamatan pada bus, serta kestabilan kendaraan, terutama untuk perjalanan jarak jauh yang membutuhkan kecepatan lebih tinggi,” tambah Yusa.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Menanggapi hal tersebut, M. Thoyib selaku Bus Bodybuilder Advisor PT DCVI menegaskan bahwa dalam menjawab tantangan ini perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak, termasuk perusahannya sebagai produsen truk dan bus Mercedes-Benz di Indonesia.</span></p>
<blockquote><p><b>Baca Juga: </b><a href="https://mobilkomersial.com/2024/03/08/pertama-di-indonesia-hino-resmikan-fasilitas-uji-kir-terintegrasi/"><strong>Pertama di Indonesia, Hino Resmikan Fasilitas Uji KIR Terintegrasi</strong></a></p></blockquote>
<p><span style="font-weight: 400">“Dalam menjawab tantangan ini, perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kami (DCVI) yang telah konsisten untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi baru dengan menghadirkan kendaraan yang andal dan aman,” terangnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dirinya pun menegaskan, bahwa lebih dari 6 tahun hadir di Indonesia, DCVI telah berkomitmen untuk menjadi pioner sebagai produsen truk dan bus yang selalu menawarkan kendaraan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar di Indonesia.</span></p>
<figure id="attachment_16207" aria-describedby="caption-attachment-16207" style="width: 1024px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-16207" src="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/d3-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/d3-1024x576.jpg 1024w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/d3-300x169.jpg 300w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/d3-768x432.jpg 768w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/d3-750x422.jpg 750w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/d3-1140x641.jpg 1140w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2024/03/d3.jpg 1500w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-16207" class="wp-caption-text"><em>Sasis bus Mercedes-Benz O 500 RSD 2445 Euro 5/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-weight: 400">“Lebih dari 6 tahun kita hadir di Indonesia bukan hanya sekedar membawa produk se-adanya, tapi kita terus meng-upgrade apa yang dibutuhkan oleh masyarakat soal kendaraan komersial seperti truk dan bus kita terus beri penyegaran,” ujar Thoyib.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebagai informasi, DCVI sendiri baru-baru ini telah menghadirkan sejumlah model truk dan bus baru yang dilengkapi dengan sejumlah fitur-fitur teknologi, salah satunya ialah sasis bus Mercedes-Benz O500 RSD 2445 6&#215;2 yang baru diluncurkan di ajang GIICOMVEC 2024.</span></p>
<blockquote><p><b>Baca Juga: </b><a href="https://mobilkomersial.com/2024/02/21/daimler-kucurkan-dana-rp500-m-bangun-pabrik-baru-seluas-146-hektar/"><strong>Daimler Kucurkan Dana Rp500 M, Bangun Pabrik Baru Seluas 14,6 Hektar</strong></a></p></blockquote>
<p><span style="font-weight: 400">Mercedes-Benz O500 RSD 2445 6&#215;2 ini merupakan sasis bus tronton yang telah dilengkapi dengan fitur yang melimpah mulai dari Adaptive Cruise Control, Electronic Stability Program (ESP) hingga sistem pengereman Active Brake Assist 5 (ABA 5).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dimana fitur ABA 5 ini merupakan sistem bantuan pengereman darurat dapat mempengaruhi manuver pengereman berhenti penuh otomatis untuk menghindari objek yang bergerak secara tiba-tiba saat terdeteksi oleh sensor bus.</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mobilkomersial.com/2024/03/08/kelengkapan-fitur-jadi-tantangan-baru-industri-bus-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
