<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mobil India &#8211; Mobil Komersial</title>
	<atom:link href="https://mobilkomersial.com/tag/mobil-india/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://mobilkomersial.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Feb 2026 06:14:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2023/01/ico.png</url>
	<title>Mobil India &#8211; Mobil Komersial</title>
	<link>https://mobilkomersial.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polemik Impor 105 Ribu Kendaraan Niaga India, Kemenperin Sebut Pukul Industri Lokal!</title>
		<link>https://mobilkomersial.com/2026/02/23/polemik-impor-105-ribu-kendaraan-niaga-india-kemenperin-sebut-pukul-industri-lokal/</link>
					<comments>https://mobilkomersial.com/2026/02/23/polemik-impor-105-ribu-kendaraan-niaga-india-kemenperin-sebut-pukul-industri-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Bagas Putra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 06:14:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pikap]]></category>
		<category><![CDATA[Truk]]></category>
		<category><![CDATA[Impor Mobil India]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenperin]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil India]]></category>
		<category><![CDATA[Pikap India]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilkomersial.com/?p=28573</guid>

					<description><![CDATA[MobilKomersial.com — Kabar mengenai rencana PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendatangkan sekitar 105.000 unit kendaraan operasional dari India bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menuai sorotan tajam.  Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan respons tegas terhadap rencana importasi kendaraan niaga dalam jumlah besar dari India yang dinilai kontradiktif dengan semangat penguatan struktur manufaktur dalam negeri yang sedang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mobilkomersial.com"><b>MobilKomersial.com</b></a><b> — </b><span style="font-weight: 400">Kabar mengenai rencana PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendatangkan sekitar 105.000 unit kendaraan operasional dari India bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menuai sorotan tajam. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan respons tegas terhadap rencana importasi kendaraan niaga dalam jumlah besar dari India yang dinilai kontradiktif dengan semangat penguatan struktur manufaktur dalam negeri yang sedang gencar dibangun.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Melansir keterangan resminya pada Senin (23/2/2026), Kemenperin menegaskan bahwa sektor kendaraan komersial, khususnya jenis pick-up, merupakan tulang punggung bagi ribuan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di tanah air.</span></p>
<blockquote><p><strong>Baca Juga: </strong><strong><a href="https://mobilkomersial.com/2026/02/21/tata-motors-kirim-70-000-unit-pikap-yodha-dan-truk-ultra-t-7-demi-kemandirian-pangan-indonesia/">Tata Motors Kirim 70.000 Unit Pikap Yodha dan Truk Ultra T.7 Demi Kemandirian Pangan Indonesia</a></strong></p></blockquote>
<p><span style="font-weight: 400">Melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), pemerintah juga secara konsisten melakukan pendampingan agar para pelaku IKM dapat masuk ke dalam rantai pasok global.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Berbagai program mulai dari restrukturisasi mesin, sertifikasi ISO, hingga implementasi Industri 4.0 dilakukan demi memastikan produk lokal mampu bersaing secara kualitas dengan produk global.</span></p>
<figure id="attachment_28562" aria-describedby="caption-attachment-28562" style="width: 1024px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-28562" src="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/tataa2-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/tataa2-1024x576.jpg 1024w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/tataa2-300x169.jpg 300w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/tataa2-768x432.jpg 768w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/tataa2-1536x864.jpg 1536w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/tataa2-750x422.jpg 750w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/tataa2-1140x641.jpg 1140w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/tataa2.jpg 1557w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-28562" class="wp-caption-text"><em>Tata Motors Kirim 70.000 Unit Pikap Yodha dan Truk Ultra T.7 ke Indonesia/Foto: dok.Tata Motors</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-weight: 400">Kekecewaan mendalam turut disuarakan oleh Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO), sebagai asosiasi yang menaungi 110 IKM manufaktur komponen.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">PIKKO memandang rencana impor tersebut sebagai ancaman nyata bagi keberlangsungan ekosistem industri. Saat ini, tingkat utilisasi produksi industri komponen nasional masih berada di kisaran 60 hingga 70 persen.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Masuknya kendaraan utuh dalam jumlah masif dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas kerja bagi sekitar 6.000 tenaga kerja yang menggantungkan hidupnya pada rantai pasok komponen otomotif.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“Secara ekonomi, dampak dari pemilihan produk dalam negeri jauh lebih signifikan dibandingkan dengan opsi impor,” ungkap Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita dalam siarannya.</span></p>
<blockquote><p><strong>Baca Juga: </strong><strong><a href="https://mobilkomersial.com/2026/02/20/wacana-impor-kendaraan-komersial-india-mencuat-gaikindo-industri-nasional-masih-punya-otot-kuat/">Wacana Impor Kendaraan Komersial India Mencuat, Gaikindo: Industri Nasional Masih Punya Otot Kuat!</a></strong></p></blockquote>
<p><span style="font-weight: 400">Menperin pun turut memberikan ilustrasi bahwa apabila kebutuhan 70.000 unit kendaraan pick-up dipenuhi oleh pabrikan lokal, maka akan tercipta dampak ekonomi positif atau backward linkage mencapai Rp 27 Triliun.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Nilai sebesar tersebut mencakup berbagai subsektor industri pendukung seperti ban, kaca, baterai, logam, hingga komponen elektronik yang seluruhnya menyerap tenaga kerja domestik.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kemampuan industri lokal sebenarnya telah teruji melalui proyek Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang diluncurkan sejak 2018 oleh anak perusahaan PT Astra Otoparts Tbk, yaitu PT Velasto Indonesia yang saat ini menjadi PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia.</span></p>
<figure id="attachment_28292" aria-describedby="caption-attachment-28292" style="width: 1024px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-large wp-image-28292" src="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/msc1-1024x576.jpg" alt="" width="1024" height="576" srcset="https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/msc1-1024x576.jpg 1024w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/msc1-300x169.jpg 300w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/msc1-768x432.jpg 768w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/msc1-750x422.jpg 750w, https://mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2026/02/msc1.jpg 1137w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-28292" class="wp-caption-text"><em>Pikap Mahindra Scorpio Single Cabin/Foto: dok.Mahindra</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-weight: 400">Kendaraan niaga hasil sinergi Kemenperin, PIKKO, dan pelaku industri besar ini membuktikan bahwa anak bangsa sanggup memproduksi kendaraan fungsional yang relevan dengan kebutuhan pedesaan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Oleh karena itu, Kemenperin terus mendorong agar pengadaan kendaraan niaga, baik untuk sektor swasta maupun pemerintah, memprioritaskan hasil karya industri dalam negeri demi menjaga kedaulatan manufaktur nasional.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ketua PIKKO, Rosalina Faried dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa pihaknya memahami bahwa kebutuhan ini sangat mendesak, tetapi pengadaannya agar tetap mengutamakan penggunaan produksi dalam negeri.</span></p>
<blockquote><p><strong>Baca Juga: </strong><strong><a href="https://mobilkomersial.com/2026/02/21/inilah-spesifikasi-tata-yodha-pikap-india-yang-bikin-geger-industri-otomotif-tanah-air/">Inilah Spesifikasi Tata Yodha, Pikap India yang Bikin Geger Industri Otomotif Tanah Air</a></strong></p></blockquote>
<p><span style="font-weight: 400">“Mengingat kemampuan industri otomotif dan komponen otomotif dalam negeri sudah sangat mumpuni, hal tersebut (impor) dapat memberikan dampak ekonomi yang tidak bagus terhadap keberlangsungan ekosistem industri otomotif,” tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dengan begitu, Ketua PIKKO berharap bahwa Kemenperin untuk melakukan pembatasan jumlah kendaraan yang diimpor dari India, dan memberikan kesempatan kepada produsen lokal kendaraan bermotor menjadi pemasok kebutuhan kendaraan operasional KDKMP.</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mobilkomersial.com/2026/02/23/polemik-impor-105-ribu-kendaraan-niaga-india-kemenperin-sebut-pukul-industri-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahindra Luncurkan Pikap Bahan Bakar Ganda Supro CNG Duo, Jangkauan Hingga 325 Km</title>
		<link>https://mobilkomersial.com/2023/06/10/mahindra-luncurkan-pikap-bahan-bakar-ganda-supro-cng-duo-jangkauan-hingga-325-km/</link>
					<comments>https://mobilkomersial.com/2023/06/10/mahindra-luncurkan-pikap-bahan-bakar-ganda-supro-cng-duo-jangkauan-hingga-325-km/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mato]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jun 2023 05:16:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pikap]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Komersial]]></category>
		<category><![CDATA[Mahindra]]></category>
		<category><![CDATA[Mahindra Supro CNG Duo]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil India]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Pikap]]></category>
		<category><![CDATA[Supro CNG Duo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://mobilkomersial.com/?p=10260</guid>

					<description><![CDATA[MobilKomersial.com &#8212; Mahindra dan Mahindra Ltd. (M&#38;M), pemimpin pasar Small Commercial Vehicles di India, pada Jumat (9/6/2023) mengumumkan peluncuran pikap Supro CNG Duo, kendaraan dengan bahan bakar ganda pertamanya di segmen kendaraan komersial kecil. Supro CNG Duo memberikan daya angkut terbaik di kelasnya dengan jarak tempuh terdepan di kelasnya serta memberikan kinerja yang baik dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MobilKomersial.com </strong>&#8212; Mahindra dan Mahindra Ltd. (M&amp;M), pemimpin pasar Small Commercial Vehicles di India, pada Jumat (9/6/2023) mengumumkan peluncuran pikap Supro CNG Duo, kendaraan dengan bahan bakar ganda pertamanya di segmen kendaraan komersial kecil.</p>
<p>Supro CNG Duo memberikan daya angkut terbaik di kelasnya dengan jarak tempuh terdepan di kelasnya serta memberikan kinerja yang baik dengan keuntungan maksimum kepada pelanggan.</p>
<p>Pikap Supro CNG Duo menawarkan kombinasi fitur unggulan seperti bahan bakar yang dapat diisi dengan CNG dan bensin, memberikan penghematan bahan bakar kelas operator bersama dengan keandalan dan kualitas Mahindra yang legendaris.</p>
<blockquote><p><strong>Baca juga: <a href="https://mobilkomersial.com/2023/06/10/jadi-angkutan-haji-damri-layani-157-000-calon-jamaah-di-12-embarkasi-kantor-cabang/">Jadi Angkutan Haji, Damri Layani 157.000 Calon Jamaah di 12 Embarkasi Kantor Cabang</a></strong></p></blockquote>
<p>“Supro CNG Duo baru dilengkapi dengan fitur-fitur pertama di industri seperti direct in CNG start yang memungkinkan kendaraan dihidupkan saat dalam mode CNG, menjanjikan penghematan yang lebih baik bagi pelanggan. Terlebih lagi, Supro CNG Duo menawarkan deteksi kebocoran CNG yang cerdas untuk keamanan tambahan dan perpindahan yang mulus antara opsi CNG dan bensin,” kata Presiden Divisi Otomotif M&amp;M, Veejay Nakra.</p>
<p>Menurut Veejay, peluncuran Supro CNG Duo adalah kesaksian atas warisan Mahindra yang kaya dan membanggakan dalam memproduksi kendaraan komersial yang inovatif dan andal, berdasarkan wawasan pelanggan dan kepemimpinan pasar selama beberapa dekade.</p>
<p>“Supro CNG Duo menandai masuknya perusahaan ke segmen bahan bakar ganda, untuk menawarkan biaya pengoperasian yang sangat rendah kepada pemilik dan operatornya. Ini direkayasa untuk memenuhi tuntutan berat dari perusahaan logistik, rantai pasokan, dan e-niaga, sambil menawarkan proposisi nilai yang jauh lebih unggul kepada pelanggan,” ujarnya.</p>
<blockquote><p><strong>Baca juga: <a href="https://mobilkomersial.com/2023/06/09/generasi-baru-ford-ranger-raptor-dan-everest-titanium-mengaspal-di-tanah-air/">Generasi Baru Ford Ranger Raptor dan Everest Titanium Mengaspal di Tanah Air</a></strong></p></blockquote>
<p>Pengenalan Supro CNG Duo, kata Veejay, merupakan cerminan yang jelas dari filosofi Mahindra yang mengakar dalam Rise for Good sehingga mendorong perubahan positif dalam kehidupan individu dan komunitas serta bisnis.</p>
<p>President Automotive Technology and Product Development, M&amp;M, R. Velusamy mengungkapkan bahwa Supro CNG Duo baru telah direkayasa sebagai kendaraan komersial kecil berbahan bakar ganda yang cerdas dan mudah dioperasikan serta tidak hanya menawarkan pengurangan emisi tetapi juga pengoperasian yang lebih rendah biaya.</p>
<p>“Kami telah mengintegrasikan beberapa fitur yang pertama di industri dalam Supro CNG Duo baru ini termasuk CNG langsung, deteksi kebocoran CNG Cerdas untuk keamanan maksimum dan kapasitas muatan 750 kg terbaik di kelasnya,” ungkapnya.</p>
<p>Supro CNG Duo, lanjut Velusamy, menonjol karena beberapa alasan lain termasuk kapasitas muatan 750 kg yang terbaik di kelasnya, jangkauan hingga 325 km dengan kapasitas tangki CNG besar 75 liter di kelasnya dan menghasilkan lebih banyak peluang bisnis serta penghasilan yang lebih besar.</p>
<p>Pikap ini dilengkapi dengan mesin BS6 RDE bertenaga 20,01 kW (27dk), menghasilkan torsi 60 Nm dan jarak tempuh terbaik di kelasnya 23,35 km/kg. Kendaraan ini memiliki ukuran ban 145 R12, 8PR dan memiliki ground clearance 158 mm, memastikan performa dan pikap yang lebih tinggi bahkan dengan muatan penuh.</p>
<blockquote><p><strong>Baca juga: <a href="https://mobilkomersial.com/2023/06/09/mudah-digunakan-wealthy-silicone-spray-bisa-merawat-ban-mobil-dan-motor/">Mudah Digunakan, Wealthy Silicone Spray Bisa Merawat Ban Mobil dan Motor</a></strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://mobilkomersial.com/2023/06/10/mahindra-luncurkan-pikap-bahan-bakar-ganda-supro-cng-duo-jangkauan-hingga-325-km/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
