Jakarta, MobilKomersial.com - GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 akan kembali bergulir pada 18 - 28 Juli 2019 di ICE, BSD City, Tangerang Selatan.

Rizwan Alamsjah, Ketua III GAIKINDO yang sekaligus Ketua Penyelenggara pameran menjelaskan, GIIAS 2019 akan menampilkan setidaknya 25 merek kendaraan penumpang dan juga brand komersial.

"Hingga 13 Mei 2019 yang konfirmasi yakni Audi, BMW, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Renault, Suzuki, Toyota, VW, Wuling, serta merek kendaraan komersial FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Tata Motors, dan UD Trucks," terang Rizwan dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (14/5).

Baca juga : Usung Future in Motion, GIIAS 2019 Siap Suguhkan Inovasi Industri Otomotif

Untuk roda dua, Rizwan menyebut setidaknya 11 merek sepeda motor juga akan hadir meramaikan pameran ini.

"Mulai dari Benelli, Harley Davidson, Honda, Kawasaki, Kymco, KTM, Nozomi, Piaggio, Suzuki, Vespa, dan Viar," sambungnya.

Selain itu, tiga perusahaan karoseri juga telah bergabung di GIIAS 2019. "Adi Putro, Laksana, dan Tentrem ikut berpartisipasi, sementara dari industri pendukung, lebih dari 300 merek telah mencatatkan komitmennya pada The 27th GIIAS 2019," tutup Rizwan.

Share :

Dorong Industri 4.0, Shell Lubricants Kembangkan Inovasi Bidang Energi

Shell Lubricants memahami akan pentingnya riset dan inovasi teknologi untuk menghadapi dunia yang terus berkembang dan tantangan energi di masa depan.

Read More
Usai Teken Perpres Mobil Listrik, Apa Saja Insentif yang Diberikan Pemerintah?

Perpres tersebut antara lain berisi kelonggaran impor mobil listrik, dengan catatan wajib memproduksinya secara lokal dalam jangka waktu tertentu.

Read More
Bus dan Truk Catatkan Paling Banyak Semburkan CO2 di Jakarta

Dari 318.840 ton CO2 yang dihasilkan per harinya, emisi gas buang dari bus tercatat sebesar 145.778 ton CO2 per hari atau setara dengan 46 persen. Sedangkan emisi dari truk sebesar 106.057 ton atau 33 persen membuat truk menghasilkan paling banyak kedua

Read More