Mobilkomersial.com --- Ajang pameran transportasi IAA yang diselenggerakan pada 20-25 September 2022 di Hanover, Jerman menjadi ajang perkenalakan inovasi-inovasi baru yang diciptakan oleh para produsen kendaraan komersial global. Tak hanya kendaraan, komponen-komponen baru pun juga turut diluncurkan.

Seperti salah satu pabrikan truk asal Swedia, Volvo Trucks yang baru saja meluncurkan e-axle atau gandar belakang elektrik baru yang dirancang khusus agar truk listrik Volvo dapat menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengosongkan ruang untuk lebih banyak baterai.

Baca Juga: Daimler Rilis Truk Listrik Baru Mercedes Benz eActros LongHaul, Bisa Tempuh Jarak 500 Km Dalam Sekali Isi Daya

"Ini adalah terobosan untuk truk listrik dan sinyal yang jelas bahwa akan ada permintaan besar untuk pengisi daya cepat publik untuk truk berat dalam waktu dekat, tidak terkecuali di sepanjang jalan raya,” kata Jessica Sandstrom, SvP Global Product Management Volvo Trucks dalam siarannya, Selasa (20/9/2022).

Volvo Trucks memiliki penawaran truk listrik baterai terluas di industri, dengan enam model berbeda dalam produksi serial. Dengan e-axle baru ini, setiap model truk listrik Volvo akan dibekali dengan lebih banyak baterai yang juga mengintegrasikan motor listrik dan transmisi ke gandar belakang.

Alhasil, pihak Volvo mengatakan bahwa truk yang memiliki lebih banyak baterai berarti akan memiliki jangkauan yang lebih jauh yang juga akan sekaligus menciptakan peluang bagi para pengelola transportasi jarak jauh di era elektrifikasi.

Tak hanya bagi modrl truk baterai listrik, Volvo juga mengungkapkan bahwa e-axle ini juga dapat digunakan pada truk listrik sel bahan bakar (FCEV) yang akan diperkenalkan pada paruh kedua dekade ini dengan tambahan ruang yang berguna untuk memasang komponen lain.

Baca Juga: Truk Listrik Volvo Kembali Di Uji, Ambisi Dalam Elektrifikasi

Volvo Trucks akan memulai produksi serial truk dengan e-axle baru dalam beberapa tahun dari sekarang dan akan melengkapi jajaran truk listrik saat ini.

“Kami akan melanjutkan dengan truk listrik baterai serbaguna kami yang sudah berproduksi. Mereka saat ini dapat mencakup berbagai tugas transportasi. Dalam beberapa tahun, kami akan menambahkan e-axle belakang baru ini untuk pelanggan yang menempuh rute yang lebih panjang dari hari ini,” lanjut Jessica Sandström.

Diketahui, Volvo Trucks memiliki strategi tiga jalur untuk mencapai nol emisi yaitu, baterai listrik, sel bahan bakar listrik (FCEV) dan mesin pembakaran yang menggunakan bahan bakar terbarukan seperti biogas, HVO atau bahkan hidrogen hijau.

“Solusi teknis yang berbeda diperlukan untuk mengatasi perubahan iklim, karena ketersediaan infrastruktur energi dan bahan bakar berbeda antara negara dan wilayah dan juga antara penugasan transportasi yang berbeda,” simpul Jessica Sandström.

Baca Juga: Generasi Baru Truk Listrik Fuso eCanter Resmi Meluncur, Fitur Makin Apik

Share :

Profil Sitrak C7H 50.430 8x4 BB Tipper, Truk China Berteknologi Jerman

Sitrak C7H 50.430 ini merupakan truk heavy duty tipper berkonfigurasi 8x4 yang diklaim sangat andal dioperasikan di berbagai medan ekstrim. Truk ini juga biasa dioperasikan sebagai armada truk kebutuhan tambang batu bara hingga nikel.

Read More
Gandeng DB Schenker, Volta Trucks Selesaikan Fase Uji Jalan Pertama Truk Listrik Volta Zero

Sebelumnya, pada tahun 2021, Volta Trucks dan DB Schenker telah menjalin kemitraan strategis dengan melakukan pemesenan sekitar 1.500 unit truk listrik Volta Zero yang merupakan pesanan terbesar untuk truk listrik tugas menengah (medium duty) di Eropa hin

Read More
Uji Coba Truk Tim F1 Mercedes Pakai Bahan Bakar Biofuel, Mampu Kurangi Emisi 89 Persen

Tim F1 Mercedes-AMG PETRONAS baru-baru ini menyelesaikan uji coba penggunaan biofuel di 16 truk Mercedes Actros Gigaspace yang dipergunakan untuk mengangkut logistik tiga balapan terakhir musim Eropa.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler