4. Rem ABS

Fitur yang berfungsi menghindari agar rem tidak mengunci ketika harus melakukan pengereman keras atau saat melintasi lintasan licin. Fitur ini dilengkapi juga dengan electronic brake distribution (EBD) dan brake assist (BA).

Fitur ABS ini sudah langsung aktif sejak pertama kali mesin mobil dihidupkan. Jadi ketika terjadi pengereman mendadak, pengemudi masih bisa menghindar dengan memutar lingkar kemudi ke kanan atau ke kiri.

5. Pedestarian Protection

Meminimalisir dampak kecelakaan kepada pejalan kaki melalui built impact-absorbing yang terdapat pada material di kap mesin dan bumper. Desain bagian depan Mitsibishi Xpander dibuat sedemikian rupa agar lebih aman bagi pejalan kaki.

Jika terjadi benturan dengan orang, cidera diminimalkan dengan bentuk depan yang membulat, tidak tajam dan terbuat dari bahan non-logam.

Baca Juga: Keren, Begini Keunggulan Plug in Hybrid pada Mitsubishi Outlander PHEV

6. Emergency Stop Signal (ESS) System.

Fitur ini memberikan informasi kepada kendaraan lain yang berada di belakang melalui lampu hazard yang akan menyala berkedip-kedip jika pengemudi mengerem secara mendadak. Sehingga pengemudi kendaraan lain bisa lebih waspada.

Fitur ini hanya aktif saat terjadi pengereman mendadak dan tidak akan berfungsi jika pengemudi hanya melakukan aktivitas pengereman biasa.

7. Hill Start Assist (HSA)

Fitur ini tersedia pada tipe Ultimate dan Sport, HSA akan mengaktifkan rem secara otomatis selama beberapa detik saat akan melaju di jalanan menanjak sehingga mobil tidak bergerak mundur.

Fitur ini akan aktif seketika jika Xpander berada di posisi tanjakan dan mobil berhenti, lalu saat mobil kembali melaju HSA akan menahan mobil selama 3 detik agar tidak mundur ketika pengemudi memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas.

8. Active Stability Control (ASC)

Terdapat pada tipe Ultimate dan Sport. Fitur ini akan secara otomatis bekerja mengontrol laju mobil saat bermanuver di jalanan licin sehingga tidak mudah tergelincir. Fitur ini akan otomatis menyala saat mobil dihidupkan dan bekerja berdasarkan perintah dari komputer atau ECU mobil.

Baca Juga: Mitsubishi New Xpander Cross dan Triton Raih Penghargaan Otomotif Award 2022

Ketika ECU mendeteksi mobil akan terjadi understeer atau oversteer, maka secara otomatis ECU akan mengatur system pengereman dari masing-masing roda. Sehingga mobil akan lebih terkontrol dan tetap berada di jalurnya.

Fitur ASC ini sebenarnya bisa dinonaktifkan oleh pengemudi melalui tombol yang ada di samping kanan setir, ada tanda peringatan yang muncul di layar MID ketika fitur ASC dinonaktifkan. Tapi ketika mobil mati dan dihidupkan lagi maka otomatis fiturnya akan kembali aktif. 

Share :

BMW Indonesia Jadi Partner Transportasi Resmi BNI Java Jazz Festival 2022

Dalam kolaborasinya ini, BMW menghadirkan rangkaian dari BMW Seri 3 terbaru diantaranya, BMW 320i Sport dan BMW 320i Dynamic.

Read More
Honda Rilis Teaser Generasi Baru CR-V, Pakai Mesin Hybrid

Pabrikan asal Jepang itu mengklaim bahwa mesin hybrid kali ini dirancang lebih canggih

Read More
Indonesia Pimpin Penjualan Terbesar Mitsubishi Motors Secara Global, Terima Kasih Xpander

Hal itu dibuktikan oleh MMKSI melalui capaian penjualan positif pada keseluruhan tahun fiskal 2021 (April 2021 - Maret 2022) dengan total penjualan lebih dari 114.265 unit, atau berkontribusi lebih dari 12% terhadap penjualan MMC.

Read More