MobilKomersial.com - Siapa yang tak kenal dengan Fuso sebagai merek kendaraan komersial asal Jepang. Ya, Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) telah mengumumkan perayaan ulang tahunnya yang kini memasuki usia ke-90 untuk merek Fuso pada Mei 2022.

Nama "Fuso" yang saat ini sangat dikenal diseluruh penjuru dunia merupakan sebuah usulan dari karyawan Mitsubishi dan disarankan oleh seorang insinyur di Kobe Shipyard dengan alasan bahwa nama tersebut cocok untuk mewakili pabrikan Jepang, sederhana dan sangat familiar untuk diucap dan diingat.

Baca Juga: Sebanyak 29 Varian Fuso Canter dan Fighter X Resmi Berstandar Euro4

Sejak tahun 1932, nama “Fuso” pertama kali digunakan untuk bus B46 yang diproduksi di Kobe Shipyard of Mitsubishi Shipbuilding Co., Ltd. yang saat ini namanya menjadi Mitsubishi Heavy Industries, Ltd.

Bus sepanjang 7 meter dan berkapasitas 38 tempat duduk itu dilengkapi dengan mesin bensin 6 silinder 7.000 cc yang diklaim dapat menghembuskan tenaga sebesar 100 dk. Dalam rangka memperingati penyerahan pertama bus tipe B46 ke Kementerian Perkeretaapian, terpilihlah “Fuso” dari antara usulan internal untuk julukannya.

Kata "Fuso" sendiri  awalnya mengacu pada pohon suci besar yang pernah dikatakan sebagai tempat matahari terbit di Cina. Kata itu sekarang digunakan sebagai nama untuk bunga kembang sepatu. Dikatakan juga bahwa itu digunakan sebagai sinonim untuk Jepang di Tiongkok kuno.

Baca Juga: Transformasi Produk Euro4, KTB Pensiunkan Truk Fuso Maru-P

Sebelum ulang tahun ke-90 tahun ini, Fuso telah menetapkan “Future Together” sebagai tagline merek barunya pada tahun 2021. Di bawah tagline ini, Fuso bertujuan untuk memimpin transformasi kendaraan komersial bersama dengan pelanggannya di industri otomotif, yang menghadapi titik balik bersejarah.

Tak hanya itu, tagline “Future Together” juga mengomunikasikan ambisi untuk masa depan dengan solusi transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan.

Usai sukses memasarkan kendaraan pertamanya, julukan "Fuso" mulai digunakan satu demi satu untuk produk utama seperti truk 4-ton mesin bensin KT1 (1946), truk kabin besar pertama T380 dan minibus pertama, Rosa (1960) .

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Jepang yang tinggi pada 1950-an hingga 70-an, jajaran produk Fuso yang mencakup berbagai truk dan bus kecil hingga besar menjadi merek yang memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi baik regional maupung global.

Baca Juga: Begini Spesifikasi Fuso eCanter yang Bakal Mengaspal di Tanah Air

Singkat cerita, MFTBC yang kini menjadi produsen kendaraan merek Fuso, lahir ketika Mitsubishi Motors Corporation memisahkan divisi kendaraan komersialnya dari bisnis mobil penumpang pada tahun 2003, dan bergabung dengan grup truk yang diorganisir dalam Daimler Chrysler pada musim semi 2006 yang kini dikenal dengan Daimler Truck AG.

Fuso sekarang telah mengirimkan truk dan bus ke lebih dari 170 negara dan wilayah untuk mendukung transportasi dan bisnis tidak hanya di Jepang tetapi di seluruh dunia. Truk "Canter" tugas ringan sangat dihormati di seluruh dunia dan memegang pangsa teratas di banyak negara.

Pada tahun 2017, Fuso berinovasi dengan meluncurkan truk “eCanter” listrik ringan pertama yang diproduksi secara massal di Jepang demi memimpin elektrifikasi kendaraan komersial serta bertujuan untuk melanjutkan sebagai merek yang dicintai dan dipercaya dalam mengembangkan produk dengan “kualitas, aman, dan ramah lingkungan” sebagai prioritas utama.

Baca Juga: Jalani Uji Coba, Generasi Baru Fuso eCanter Siap Meluncur

Share :

Hankook Tire Raih Silver Winner pada K-Brand Award 2022

Penghargaan ini diharapkan dapat memfasilitasi kesepahaman bisnis dan budaya antara Indonesia dan Korea.

Read More
Sinergitas Lima APM Otomotif, Dorong Popularitas EV di Indonesia

EV Smart Mobility - Joint Project ini merupakan wujud kontribusi lima brand mobil raksasa untuk mengambil peran dalam upaya pengurangan emisi karbon di industri otomotif Indonesia.

Read More
Mulai Pekan Depan, Ganjil Genap Jakarta Akan Diperluas Jadi 25 Titik, Ini Lokasinya

Perluasan itu akibat terjadinya peningkatan volume kendaraan pekan lalu setelah dilonggarakannya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta.

Read More