MobilKomersial.com - Daimler Buses telah mengumumkan bahwa mereka telah bertujuan untuk menawarkan kendaraan lokal netral karbon (CO2) berbasis baterai dan hidrogen di setiap segmen pada tahun 2030.

Dilansir laman resmi Daimler pada Kamis (5/5/3033), produsen bus Mercedes-Benz ini memungkapkan bahwa  pada tahun 2039, Daimler hanya akan menjual kendaraan komersial bebas emisi mulai di pasar Eropa dan Amerika Latin.

Sementara, di segmen bus kota, hal ini akan terjadi di Eropa lebih cepat pada awal tahun 2030. Daimler Buses juga siap memperluas penawaran layanannya sebagai kontraktor umum untuk infrastruktur kelistrikan lengkap pelanggan.

Baca Juga: Bus Mercedes-Benz Tourrider Dapat Penghargaan "Busplaner Innovation Award 2022"

"Sebagai produsen bus terkemuka di dunia, ambisi kami jelas, kami ingin memberikan kontribusi untuk menghadapi perubahan iklim dan menjadi pendorong perubahan transportasi yang diperlukan untuk mencapai hal ini," jelas Till Oberwörder, Head of Daimler Buses dalam keterangannya.

Sejalan dengan strategi jalur ganda dari perusahaan induknya Daimler Truck, Daimler Buses juga berfokus pada teknologi baterai-listrik dan berbasis hidrogen. Hal ini diklaim sebagai satu-satunya cara untuk menawarkan solusi nol-emisi yang disesuaikan untuk kebutuhan pelanggannya yang beragam.

Mulai tahun depan dan seterusnya, Daimler Buses akan melengkapi bus kota baterai listrik Mercedes-Benz eCitaro dengan sel bahan bakar berbasis hidrogen sebagai perluasan jangkauan hingga 400 kilometer, dan dapat memenuhi semua persyaratan jangkauan operator transportasi.

Baca Juga: Daimler Tingkatkan Teknologi dan Fitur Sasis Bus Mercedes-Benz OC 500 Euro6

"Untuk tujuan ini, kami mengejar strategi elektrifikasi yang jelas dan menempatkan bus dengan teknologi penggerak alternatif di jalan dalam produksi seri," ucapnya.

Di sisi lain, Daimler Buses juga akan menawarkan eCitaro dengan generasi baru baterai berkinerja tinggi mulai akhir tahun ini. Baterai lithium-ion berenergi tinggi akan meningkatkan kapasitas per sel baterai sekitar 50% untuk bobot yang sama dan memungkinkan jangkauan yang andal sekitar 280 km.

“Kami ingin menawarkan powertrain lokal netra CO2 untuk setiap segmen di pasar kami yang paling penting pada tahun 2030. Kami memfokuskan upaya pengembangan kami sepenuhnya pada eCitaro tanpa emisi dan bertenaga listrik sepenuhnya”, tambahnya.

Baca Juga: Karoseri Laksana Rilis Bus Baru Legacy SR2 Suites Combi Family Series, Begini Kenyamanannya

Berdasarkan informasi, perusahaan telah mengungkapkan bahwa produksi sasis bus baterai-listrik murni pertama dari Daimler Buses untuk Amerika Latin dan pasar di wilayah Oseania akan dimulai tahun ini.

Mereka mengungkapkan bahwa sasis bus baru "eO500U" dengan jangkauan sekitar 250 km akan siap diproduksi di situs São Bernardo do Campo di Brasil, dan sebagian besar didasarkan pada teknologi eCitaro.

Share :

Damri Hadirkan Layanan Bus Perintis Hingga ke Pelosok Aceh

Damri terus mendukung layanan angkutan perintis untuk menghubungkan daerah satu dengan lainnya guna menjalankan fungsinya sebagai “agent of development” dalam meningkatkan pengembangan wilayah tersebut

Read More
Simak Syarat Perjalanan Terbaru Naik Bus Damri

Diharapkan hal ini mampu meningkatkan kembali animo masyarakat dalam menggunakan transportasi darat, tentunya dengan harapan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia

Read More
Dukung KTT G20, Bus Listrik Merah Putih Buatan ITS Rampung pada Oktober 2022

Pengembangan Bus Listrik Merah Putih tersebut akan terus dilakukan setelah digunakan untuk KTT G20. Bus-bus ini akan digunakan sebagai angkutan umum di Indonesia.

Read More