MobilKomersial.com - Astra UD Trucks sebagai Agen Pemegang Merek (APM) UD Trucks Indonesia telah resmi memperkenalkan model truk terbaru Quester yang sudah memenuhi standar emisi Euro5 beberapa waktu lalu.

Hal tersebut sejalan dengan rencana pemerintah terkait peraturan emisi gas buang Euro4 yang tertuang dalam surat yang diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan No S 786/MENLHK-PPKL/SET/PKL.3/5/2020 tertanggal 20 Mei 2020.

Baca Juga: Di Era Euro4, Astra UD Trucks Rilis Truk Quester Berstandar Emisi Euro5

Selain itu, pemerintah Indonesia juga telah menetapkan dua teknologi untuk memenuhi standar emisi gas buang yakni teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR) dan Exhaust Gas Recirculation (EGR).

Penggunaan Teknlogi Exhaust Gas Recirculation (EGR) mengharuskan pengusaha truk untuk menggunakan bahan bakar bersulfur maksimal 50 ppm dan atau setara dengan Pertamina Dex.

"EGR mengharuskan untuk gunakan BBM bersulfur maksimal 50 ppm, setara dengan Pertamina Dex (nonsubsidi)," jelas Chief Executive Astra UD Trucks, Winarto Martono di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa kemarin (12/04).

Sementara itu, dengan mempertimbangkan peraturan pemerintah terkait standar emisi gas buang harus setara Euro4, UD Trucks telah memutuskan menggunakan teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR) yang dapat beradaptasi dengan berbagai jenis bahan bakar Bio Solar atau B30 atau Solar Subsidi dan tetap menghasilkan emisi gas buang Euro5.

Baca Juga: Sambut Euro 4, Astra UD Trucks Siapkan Layanan Purna Jual dengan UD Pro-Care

"Hal ini merupakan solusi yang tepat bagi tuntutan pemerintah dan kepentingan pengusaha truk di Indonesia," tegas Winarto.

Quester Euro 5 tetap menggunakan mesin yang sama dengan mesin Quester yang diluncurkan tahun 2015 yakni mesin common rail yang dipadukan dengan teknologi Selective Catalytic Reduction atau (SCR) sehingga mampu melindungi mesin tetap awet sepanjang waktu dan aman dengan menyemprotkan cairan urea (AdBlue) ke gas buang.

Teknologi pada truk Quester Euro5 ini dapat beroperasi pada suhu ruang bakar mesin yang optimal, sehingga memberi keuntungan buat para pengusaha dimana konsumsi bahan bakar akan lebih efisien.

Teknologi SCR ini menggunakan Ad Blue sebagai cairan untuk mengurangi kandungan NOx pada gas buang yang dihasilkan oleh mesin, sehingga sesuai standar Euro5. Penggunaan Ad Blue ini sebesar 3-5% dari bahan bakar yang digunakan. Jika 1 liter solar digunakan 3 km, maka 1 liter Ad Blue dapat digunakan untuk 75 km.

Baca Juga: Menperin: April 2022, Semua Mobil Bermesin Diesel Wajib Berstandar Euro4

Pada umumnya pengusaha truk menjalankan armadanya per bulan per unit sejauh 6000 km maka dibutuhkan asumsi solar sebanyak 2000 liter, maka penggunaan Ad Blue diperkirakan sebesar 80 liter atau senilai Rp 800.000,- per bulan.

"Kemasan Ad Blue ini menggunakan jirigen 10 liter, untuk setiap pembelian pertama Quester Euro5 kami memberikan gratis kepada pelanggan kami sebanyak 800 liter yang akan dibagi dalam 4 tahap pengiriman," terangnya.

Perlu diketahui, lanjut Winarto, tangki Ad Blue yang terdapat di Quester Euro5 sebesar 50 liter dan pihaknya telah mengedukasi pelanggan untuk menyediakan 1 jirigen Ad Blue untuk cadangan saat kondisi darurat di dalam kabin truk.

"Ad Blue ini bukan cairan yang berbahaya dan tidak mudah terbakar, jadi aman dalam penyimpanan," papar Winarto.

Baca Juga: Shell Indonesia Hadirkan Bahan Bakar Diesel Euro5

Selain itu, untuk mengontrol penggunaan Ad Blue pengemudi dapat melihat indikator Ad Blue yang sudah ada di dashboard truk seperti indikator bahan bakar selama ini. Di sisi lain pengusaha atau kepala operational truk pelanggan dapat memantau penggunaan Ad Blue melalui fitur di telematics secara akurat dan terkini.

Winarto Martono menjelasakan harga AdBlue di pasaran akan dibandrol sebesar Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah) per liter dan AdBlue bisa didapatkan di seluruh jaringan market place Astra UD Trucks di Indonesia.

Share :

Begini Cara Kerja SCR Pada UD Trucks Euro 5 Yang Bikin Lingkungan Lebih Bersih

Teknologi SCR ini merupakan sistem pengolahan emisi yang mengurangi polutan berbahaya seperti nitrogen oksida (NOx) dan partikulat yang dihasilkan selama pembakaran mesin kendaraan seperti truk.

Read More
Fuso Ubah Truk Canter Jadi Kantor Berjalan, Bikin Kerja Tambah Rileks

NomadPro Canter merupakan kendaraan berbasis Fuso Canter sebagai truk tugas ringan (light duty) yang direnovasi berdasarkan konsep yang berfokus pada pemanfaatan 'kekuatan' alam atau ramah lingkungan berkat penggunaan materialnya.

Read More
Dipakai Pemkab Probolinggo Untuk Perbaiki Jalan, Apa Kelebihan Truk Alpomain?

Guna mempersingkat waktu dan mempercepat proses perbaikan jalan rusak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) membeli truk multi fungsi Alpomain.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler