Jakarta, MobilKomersial.com - Di perhelatan Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, Suzuki mengandalkan generasi terbaru Carry Pick Up. Selain membawa Carry versi standar dengan bak terbuka, Suzuki juga turut menampilkan versi modifikasi yang dibuat karoseri, salah satunya New Carry Box.

Donny Saputra, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menuturkanm kehadiran kendaraan komersial Suzuki sejak tahun 1976 tak hanya menjadi alat transportasi. Namun sudah menjadi andalan tiap generasi untuk menggerakkan perekonomian. 

"Kebutuhan masyarakat akan kendaraan niaga ringan tidak berhenti pada model pick up saja. Bertepatan dengan peluncuran global New Carry Pick Up, hari ini kami juga menampilkan Suzuki New Carry yang telah dimodifikasi. New Carry Pick Up telah dirancang untuk dapat dimodifikasi ke berbagai jenis kendaraan multiguna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," papar Donny saat di Jakarta, Kamis (25/4).

Baca juga : Suzuki New Carry Berbalut Angkot, Lebih Muat Banyak Penumpang

New Carry Box didesain dengan bodi box yang terbuat dari composite panel berwarna white glossy dengan rangka box dan pintu yang terbuat dari plat besi, menjadikan New Carry Box kokoh, kuat, dan aman saat membawa barang. Mobil niaga box ini diklaim sanggup membawa beban berbobot 1 ton. 

Box pada New Carry Box memiliki dimensi luar dengan panjang 2.600 mm, lebar 1.760 mm, dan tinggi 1.320 mm serta dimensi dalam dengan panjang 2.510 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 1.250 mm, memberikan ruang yang luas sehingga mampu menampung muatan yang lebih banyak.

Baca juga : Suzuki New Carry Ada yang Berbalut Ambulance Lho. Apa Saja Fasilitasnya?

All-new Suzuki Carry dilengkapi dengan mesin baru K15B yang dipakai juga pada Suzuki All New Ertiga. Mesin baru itu dikatakan memiliki spesifikasi kubikasi 1.462 yang mampu menghasilkan tenaga 97 PS pada putaran mesin 5.600 rpm dan torsi puncak 135 Nm pada 4.400 rpm. 

Selain lebih bertenaga dibandingkan mesin lama, generasi kelima Carry ini juga dikatakan lebih irit bahan bakar hingga 15 persen. Mesin juga sudah berstandar Euro 4 sesuai dengan regulasi pemerintah.

Share :

Pikap Bakal Jadi Produk Pertama Mobil Esemka

Saat ini SMK sedang mempersiapkan fasilitas produksinya di pabrik SMK di desa Demangan, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah.

Read More
Triton di Jadiin Dump Pick Up, Berapa Biayanya?

Makin Keren nih Triton di Jadiin Dump Pick Up

Read More
Mitsubishi New Triton Diklaim Bisa Minum Solar Kualitas Rendah

Mobil pekerja keras andalan Mitsubishi ini diketahui telah mengalami berbagai penyegaran, termasuk pada sektor mesin yang menjadikannya tampil lebih bertenaga.

Read More