MobilKomersial.com - Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan arus mudik Idul Fitri 2022, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus melakukan koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan terkait.

Hal tersebut dikemukakan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI membahas “Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi Mudik Lebaran Tahun 2022”, di Ruang Nusantara DPR RI, Jakarta, Rabu (6/4).

Baca Juga: Damri Siapkan 460 Armada Bus untuk Mudik Lebaran 2022

Dalam pemaparannya, Menhub menjelaskan sejumlah hal yang diantisipasi oleh pihaknya diantaranya terdapat pada aspek lonjakan pemudik, pengawasan prokes, hingga kelaikan angkutan.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Badan Litbang Perhubungan (Balitbanghub), pengguna kendaraan pribadi baik mobil maupun motor akan mendominasi pergerakan mudik.

"Tercatat, sebanyak 40 juta orang memilih menggunakan kendaraan pribadi, dari total 79,4 juta orang yang diprediksi akan melakukan mudik. Dari 79,4 juta orang yang diprediksi mudik, sebanyak 13 juta orang berasal dari Jabodetabek," ungkap Menhub.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2022, Begini Arahan Menhub Soal Keselamatan Angkutan Jalan

Lebih lanjut Menhub menjelaskan, pilihan moda transportasi terbanyak kedua setelah kendaraan pribadi yaitu, angkutan jalan (bus dan penyeberangan) sebanyak 26,7 juta orang, pesawat 8,9 juta orang, kereta api 8,2 juta orang, kapal, 1,4 juta, dan angkutan lainnya 0,1 juta orang.

Next>

Share :

Damri Hadirkan Layanan Bus Perintis Hingga ke Pelosok Aceh

Damri terus mendukung layanan angkutan perintis untuk menghubungkan daerah satu dengan lainnya guna menjalankan fungsinya sebagai “agent of development” dalam meningkatkan pengembangan wilayah tersebut

Read More
Simak Syarat Perjalanan Terbaru Naik Bus Damri

Diharapkan hal ini mampu meningkatkan kembali animo masyarakat dalam menggunakan transportasi darat, tentunya dengan harapan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia

Read More
Dukung KTT G20, Bus Listrik Merah Putih Buatan ITS Rampung pada Oktober 2022

Pengembangan Bus Listrik Merah Putih tersebut akan terus dilakukan setelah digunakan untuk KTT G20. Bus-bus ini akan digunakan sebagai angkutan umum di Indonesia.

Read More