MobilKomersial.com - Industri truk internasional kini sedang mengalami transformasi menuju transportasi yang lebih berkelanjutan dengan penjualan truk bertenaga baterai listrik yang mulai meningkat.

Hingga detik ini, truk-truk listrik mulai dari kelas ringan (Light Duty) hingga kelas berat (Heavy Duty) telah hampir secara total mengakuisi pasar kendaraan komersial di dunia.

Baca Juga: Kolaborasi Volvo dan Unicon, Kenalkan Generasi Baru Truk Mixer Berbasis Listrik

Seperti di benua Eropa, menurut statistik dari grup analisis pasar IHS Markit telah menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2021 sebanyak 346 truk listrik 16 ton (Heavy Duty) telah terdaftar di Eropa yang artinya telah mengalami peningkatan 193% dari tahun 2020.

Hal positif ini pun juga dialami oleh salah satu produsen truk terbesar asal Swedia, Volvo Trucks yang memiliki pangsa pasar (Market Share) terbesar mencapai 42% disepanjang 2021 dengan pemesanan lebih dari 1.100 truk di lebih dari 20 negara di dunia.

Mengutip laman resmi Volvo Trucks pada Rabu (16/2/2022), beberapa negara di Eropa yang telah memegang kunci truk listrik 16 ton Volvo terbanyak yakni Swiss dengan 77 unit, Norwegia 56 unit, Swedia 47 unit, Belanda 42 unit dan Jerman sebanyak 37 unit.

Baca Juga: Layanan Pos Norwegia Tempatkan Pesanan Bersejarah untuk Truk Listrik Volvo

Presiden Volvo Trucks, Roger Alm, mengatakan bahwa perusahaannya telah bertekad untuk mendorong revolusi truk listrik pada posisi terdepan di pasar komersial di Eropa.

"Sekalipun volumenya masih rendah, kami melihat minat yang berkembang pesat, baik di Eropa, Amerika Utara, dan di belahan dunia lain. Saya yakin ini menjadi keunggulan kompetitif utama untuk menawarkan transportasi listrik tanpa emisi,” ungkapnya.

Volvo Trucks telah memulai produksi serial truk listrik sejak tahun 2019, sebagai salah satu merek truk pertama di dunia yang melakukannya dengan menghadirkan truk listrik heavy duty Volvo FH, FM, dan FMX serta dilanjutkan dengan berbagai model lainnya yang menjadikan Volvo sebagai pabrik truk listrik terlengkap di industri truk global.

Volvo telah mengirimkan kendaraan listrik ke berbagai pelanggan di Eropa, Amerika Utara, dan Australia. Target perusahaan adalah bahwa setengah dari total penjualan truk akan bertransisi ke tenaga baterai listrik pada tahun 2030.

Baca Juga: Ambisi Dalam Elektrifikasi, Volvo Akan Bangun Pabrik Baterai Terbesar di Eropa

“Jelas, angka-angka ini menunjukkan bahwa kami memulai penjualan dengan sangat baik. Dengan jajaran truk listrik yang lebih luas dan akan memungkinkan untuk menggemparkan hampir setengah dari transportasi jalan raya yang berat," jelas Roger.

"Proporsi ini akan tumbuh lebih besar lagi seiring dengan bertambahnya jarak yang dapat ditempuh oleh truk listrik dan infrastruktur pengisian daya untuk truk berat semakin berkembang,” pungkasnya..

Share :

Begini Anjuran Suzuki Soal Merawat Baterai pada All New Ertiga Hybrid

Meski komponen tersebut bebas perawatan, namun PT SIS tetap memberikan edukasi dan informasi ringan seputar baterai Lithium-ion kepada konsumen agar kinerja dan durabilitas baterai tetap terjaga serta bekerja optimal.

Read More
Hyundai Indonesia Hadirkan Jaringan Bengkel 'Body & Paint' Berstandar Global

Dealer resmi Hyundai yang menyediakan bengkel body & paint dan bengkel mitra yang ditunjuk tersebut, tersebar di berbagai kota, mulai dari Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Solo, Surabaya, Bali, Lampung, Palembang, Pekanbaru, Medan, Makassar, Balikpapan,

Read More
Nissan Umumkan Kerja Sama Jangka Panjang Dengan McLaren Racing Pada Balapan Formula E

Nissan juga akan bersaing di Formula E dengan namanya sendiri di era Gen3 hingga dan termasuk tahun 2026, menyusul akuisisi tim balap e.dams, sehingga McLaren adalah tim pelanggan untuk perusahaan Jepang tersebut.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler