MobilKomersial.com - Sering kali kita mengalami daya baterai smartphone ynag hilang akibat suhu cuaca yang dingin dan ekstrim. Demi menghindari masalah tersebut, pabrikan otomotif asal Swedia, Volvo Trucks telah menguji ketahanan baterai pada truk listriknya dalam cuaca yang sangat dingin.

Pengujian tersebut dilakukan di ujung utara Swedia dekat Lingkaran Arktik dimana suhu cuaca pada daerah tersebut mencapai lebih dari dibawah nol derajat atau tepatnya hingga mencapai -25 derajat celcius.

"Kami memiliki pelanggan di seluruh dunia dan truk kami perlu bekerja di mana saja, jadi pengujian iklim yang keras sangat penting, tentu saja termasuk jangkauan listrik kami," kata Jessica Sandström, SVP Product Management di Volvo Trucks dalam laman resminya, Rabu (15/12/2021).

Baca Juga: Volvo Buses Lakukan Uji Penelitian Bus Swakemudi

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa saat menguji truknya di dekat Lingkaran Arktik, Volvo menilai bahwa semua elemen alam menjadi faktor yang tak terduga bagi truk listriknya.

"Angin kencang hingga kristal es yang menumpuk di truk telah memberi kami peluang besar untuk memastikan bahwa semuanya bekerja dengan benar dalam keadaan ekstrim. Pengujian kami menunjukkan bahwa itu bekerja dengan sangat baik untuk mengoperasikan truk listrik kami di lingkungan yang sangat dingin ini," ungkapnya.

Salah satu hasil nyata dari pengujian musim dingin adalah fitur baru yang disebut Ready to Run. Fitur ini mempersiapkan truk untuk apabila diperlukan dengan pemanasan awal, atau jika beroperasi dalam cuaca yang sangat hangat, dengan mendinginkan baterai dan kabin truk.

Baca Juga: Volvo Mulai Uji Coba Bus Listrik di Kondisi Iklim Panas, Dubai

Suhu optimal untuk baterai adalah sekitar +25 derajat celcius dan pengemudi dapat dengan mudah memulai pemanasan awal atau pendinginan awal, dari jarak jauh melalui aplikasi.

Truk listrik merupakan bagian penting dari solusi untuk mengurangi emisi CO2, tetapi sejauh ini truk tersebut hanya mewakili sebagian kecil dari total pasar truk. Hanya beberapa ratus truk heavy-duty listrik telah dikirim ke transporter di Eropa tahun ini.

“Kami mendorong perubahan dan memiliki posisi terdepan di pasar Eropa untuk truk listrik. Saat ini kami sudah memiliki truk listrik dalam produksi serial dan mengirimkannya ke pelanggan di seluruh Eropa dan Amerika Utara. Target kami adalah 50% dari total penjualan truk kami akan menggunakan listrik pada tahun 2030,” tutup Jessica Sandström.

Fitur Ready to Run yang lengkap akan tersedia pada Volvo FH, FM dan FMX Electric yang digunakan untuk pengangkutan regional dan konstruksi ringan.

Share :

Iveco Tingkatkan Jangkauan Truk S-Way 4x2 CNG Hingga 15 Persen

Dengan peningkatan tersebut, truk heavy-duty Iveco S-Way bisa menempuh hingga 514 km (320 mil) dalam sekali pengisian bahan bakar gasnya.

Read More
Nikola Tanda Tangani Kesepakatan dengan Proterra Untuk Pasokan Baterai

Pembuat truk listrik, Nikola Corp menandatangani kesepakatan pasokan baterai jangka panjang untuk truk semi kelas 8 nol emisi dengan Proterra.

Read More
Volvo VNR Electric Generasi Berikut Mampu Tempuh Jarak 440 Km

Volvo Trucks Amerika Utara terus memimpin produksi truk zero emisi di seluruh dunia, salah satunya dengan menghadirkan Volvo VNR Electric. Sekarang ini Volvo Trucks Amerika Utara meluncurkan versi yang disempurnakan dari Volvo VNR Electric dengan pengisia

Read More