Jakarta, MobilKomersial.com - Seiring di longgarkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta menjadi Level 2, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali memperluas aturan ganjil genap bagi pengendara di wilayah DKI Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo mengatakan, waktu pemberlakuan ganjil genap dimulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB pada siang hari, dan pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB pada malam hari. Ini berlaku mulai Senin (25/10).

“Waktu pemberlakuan pagi dan sore 06.00-10.00 WIB pagi, kemudian malam atau sore jam 16.00-21.00 WIB,” kata Sambodo di Polda Metro Jaya mengutip laman resminya, Minggu (24/10/2021).

Baca Juga: PPKM Level 2, Transjakarta Mulai Terapkan Kapasitas Angkut Penumpang 100 Persen

Sambodo menyebut, aturan tersebut berlaku mulai Senin hingga Jumat. Sedangkan pada hari libur tidak berlaku.

“Berlaku hanya pada Senin-Jumat. Kemudian, Sabtu-Minggu serta hari libur gage tidak berlaku,” ujarnya.

Untuk 13 ruas jalan yang bakal menerapkan ganjil genap mulai 25 Oktober 2021, terdiri dari:

- Jl Sudirman
- Jl MH Thamrin
- Jl Rasuna Said
- Jl Fatmawati
- Jl Panglima Polim
- Jl Sisingamangaraja
- Jl MY Haryono
- Jl Gatot Subroto
- Jl S Parman
- Jl Tomang Raya
- Jl Gunung Sahari
- Jl DI Panjaitan
- Jl Ahmad Yani

Baca Juga: Kemenhub Komitmen Sempurnakan Regulasi dan Manajemen Keselamatan Jalan

Share :

Gandeng OMB Saleri, Bosch Siap Produksi Komponen Sistem Tangki Hidrogen Kendaraan

Bosch dan OMB Saleri berharap bahwa kemitraan yang mereka lakukan sekarang untuk komponen sistem pengisian bahan bakar hidrogen akan memperluas posisi pasar mereka di sektor hidrogen.

Read More
Raih Indonesia Best Brand Award, Presiden Bridgestone: Kado Terbaik di Tahun 2021

Penghargaan kepada Bridgestone sebagai Indonesia Best Brand Award adalah kado terbaik buat kami untuk menutup tahun 2021.

Read More
Stop Produksi Karimun Wagon R, Suzuki Fokus Kembangkan Kendaraan Hybrid

Komitmen untuk mengembangkan kendaraan ramah lingkungan ini mengharuskan perusahaan mengalihkan prioritasnya. Sehingga dengan adanya kendaraan elektrifikasi akan berdampak terhadap berhentinya produksi salah satu kendaraan konvensional legendaris Suzuki,

Read More
honda

Terkini

Terpopuler